Tag Archive | spoiler

#MKMspoiler – Wonder Woman

Hi readers, it’s been a while since the last #MKMspoiler. Well, today MKM will give you the spoiler and review about Wonder Woman. Why in English? It is been a while also since the last English article. Now, let’s see the trailer first:

Anyway, Wonder Woman is having a good critics and rating so far. But personally, MKM kind of disagree. Well, let’s start with some positive things. First of all, Gal Gadot is stunning! No doubt! I think DC knows how to put girls in costume and make them gorgeous. First Margot Robbie, and now Gal Gadot. If you want to find your best Halloween girl, watch DC. Sorry Marvel, Sorry Scarlett Johansson.

The message of this movie is so strong. Unlike the previous movie (Suicide Squad and Batman V Superman), Wonder Woman movie gives the audience the message clearly. This movie is about how evil human is and how love can save the world. That is just beautiful.

Now, lets talk about Chris Pine. Don’t you think Chris Pine is too soft to be a soldier? He is handsome, body-ripped, but He doesn’t have the military face. Unlike Chris Evans in Captain America. “But he is not regular soldier, he is a spy.” Still…. This is world war 2, your face need to be more miserable than that.

I love how DC makes Diana Prince so innocent in this movie. But, the jokes in the boat scene between Diana and Steve, I think it just doesn’t work. Other than that, funny!

All the battle scene is great. BUT! The last battle with Ares is overly animated. DC did the same mistake as they did in Batman V Superman. DC could really learn from Marvel’s Guardians of The Galaxy how to display a battle between Alien/God/Mutant/Whataver. And I think, the front line scene is well-presented. The scene of Wonder Woman and her Shield, overly animated, but okay.

Ares personality is confusing! What is his motivation? To make Zeus realize that he is doing something wrong? Zeus is dead! Yeah, Zeus is our God in this universe. Why Ares bother to invite Diana to join him? Why? What is his ultimate goal? To ruin the world? Without his help, HE KNOWS that human will eventually destroy earth.

The goal of the villain is very important. If not, then the movie will be very cliché. There is a supervillain, then superhero kill him. Very cliché. Although, MKM loves how this movie conceal the identity and existence of Ares until the battle. For MKM, the moment Ares reveals his identity, it is kind of déjà vu with Harry Potter-Prisoner of Azkaban.

Well, overall, the plot is predictable. Maybe because we knows that World War 2 is over and we knows that Wonder Woman will be alive for next movies. It is taking so much time introducing the Amazons tribe, and…. They are not coming back on screen until the end. Just a waste of cuts.

And MKM hates the inconsistency. In Batman V Superman, we got so much easter eggs for Justice League. In Suicide Squad, we know that Harley Quinn and Joker is on the loose. But here, we got zero clue about the upcoming movie. Well, easter eggs and post credits are how to keep your audience watch your next movie, so… actually it is okay if you don’t watch this movie and jump to the Justice League. You can still keep up with the story.

But again. Wonder Woman is a new hero. And we deserve her. Thanks DC.

#MKMspoiler Suicide Squad

Hi readers. MKM baru aja nonton Suicide Squad. Menurut Rotten Tomatoes, film ini jelek. Dan  somehow, menurut mereka film ini jauh lebih jelek dibandingkan Ghostbuster. Well. Untuk menjawab semuanya, MKM sebagai fans berat Batman akan berusaha mengulasnya satu per satu.

Suicide_Squad_Poster

Pertama, pertanyaan yang sering muncul: Mana lebih cocok jadi Joker? Heath Ledger atau Jared Leto? Sebelum mengajukan pertanyaan ini, haruslah dipahami bahwa ini adalah dua hal yang berbeda. Joker milik Heath Ledger adalah Joker ciptaan Christopher Nolan yang memiliki tujuan hidup untuk membuktikan bahwa setiap manusia sesungguhnya sejahat dirinya. Konsep ini sangat keren dan dibawakan dengan bagus oleh Heath Ledger. Sayangnya, film Suicide Squad belum begitu menggali pribadi Joker karena memang fokusnya bukan pada Joker. Namun yang tampak jelas adalah Joker seperti memiliki perasaan pada Harley Quinn. Sangat berbeda dengan Joker ciptaan Nolan yang dengan mudah membunuh bawahannya.

Satu lagi perbedaannya adalah Joker di Suicide Squad memiliki pasukan yang lebih nyentrik daripada di The Dark Knight. Pasukan Joker ciptaan Nolan terbatas dengan topeng badut. Tetapi di Suicide Squad, kita bisa menjumpai topeng dengan berbagai bentuk yang lucu. Dan tampak bahwa pasukan Joker lebih kuat dan solid di Suicide Squad. Maka kesimpulannya, Joker di The Dark Knight adalah individu yang mengerikan karena ia adalah pribadi yang tak terkalahkan dan jahat. Sedangkan di Suicide Squad, Joker dikenal sebagai bos dari kumpulan penjahat nyentrik. Dan untuk menggambarkan konsep itu Jared Leto sudah maksimal melakukan tugasnya. (Ya. MKM tahu mungkin bagi sebagian besar konsep Jokernya Nolan bakal lebih keren. MKM juga merasa hal yang sama kog. Tapi ini hal baru yang tidak mengecewakan).

Film ini memiliki plot yang cukup ringan (tidak seberat Batman V Superman) sehingga penonton tak perlu menerka-nerka apa yang terjadi. Di awal cerita, penonton diingatkan kembali bahwa Superman telah mati (oops, spoiler Batman V Superman). Lalu juga ada penjelasan yang cukup tentang siapa saja penjahat yang tergabung dalam Task Force X/Suicide Squad. Lalu dalam beberapa penjelasan, muncul cameo mengejutkan dari Batman dan Flash. (Well, Flash udah dua kali jadi cameo, apakah ia akan jadi cameo lagi di Wonder Woman? Tunggu saja)

Kisah cinta sangat kuat ditekankan pada film ini. Harley dan Joker, Deadshot dan anaknya, Diablo dengan keluarganya, Katana dengan suaminya, dan tentu yang jadi pusat masalah: Enchantress dan Saudaranya, The Incubus. Film ini berhasil mengaduk-aduk perasaan penonton dan membuat penonton percaya bahwa setiap penjahat, sejahat apapun mereka, masih punya cinta. MKM sendiri, somehow ikut sedih melihat kisah cinta Harley Quinn dan Joker.

Overall, Film ini sukses memuaskan dahaga MKM. Dan MKM harap, film ini juga bisa dinikmati oleh orang lain, sehingga sadar: DC lebih baik dari Marvel.

Oiya. Sering ada sanggahan, DC gak bisa bercanda kalo bikin film. Di Suicide Squad, kalian akan bergantian tertawa dan terharu.

Oke. Sekarang masuk ke kelemahan film. Tenang, MKM bukan fans buta yang gak peka sama kelemahan. Pertama, tiap tokoh kurang begitu digali potensinya. MKM belum melihat kebrutalan Killer Croc (bila kita bandingkan dengan game Arkham Series misalnya), Aneka macam boomerang dari Captain Boomerang (bila kita bandingkan dengan Serial Flash),  dan jurus-jurus pedang Katana (bila dibandingkan dengan Serial Arrow). Adegan perang lawan penjahat utama punya potensi besar untuk lebih keren. Sayangnya bukan Zack Snyder yang menyutradarai film ini, sehingga kita tidak lagi melihat action yang artistik seperti di Batman V Superman (atau bahkan mungkin sebenarnya bisa selevel dengan 300).

Kalau orang lain bilang Viola Davis berhasil memerankan Amanda Waller, MKM sebagai orang yang baca komik Suicide Squad justru bilang ini sebuah kesalahan Casting. Udah jutek dan jahat sih. Tapi Amanda Waller di sini kurang independen (dan sama seperti di atas, kurang digali). Jahat dan tegas, tapi kurang kuat secara fisik.

Selain Viola Davis, kehadiran Karen Fukuhara sebagai Katana juga kurang efektif. MKM sendiri merasa bahwa seharusnya Katana lebih bisa berkomunikasi dengan anggota yang lain daripada berbahasa Jepang melulu setiap kali ada kesempatan. Dan entah kenapa logat Jepangnya kurang kerasa, mungkin karena Karen Fukuhara lahir dan besar di California dan bukan Jepang. Rekomendasi MKM untuk mengganti Karen Fukuhara: Kiki Sukezane (dari Heroes Reborn) atau Rila Fukushima (pemeran Katana dari Arrow).

Plot hole terbesar yang dirasakan oleh MKM dari film Suicide Squad adalah: Sang penjahat sebenarnya sedang membangun sebuah mesin. “Mereka kini menyembah Mesin. Akan kubuat mesin untuk menghancurkan mereka.” Kata penjahatnya. Nah, Film ini kurang menunjukkan, sebenarnya mesin apa yang dibangun. Buat MKM itu hanya terlihat sebagai hal supernatural dengan elemen petir (bukan mesin).

Tapi adegan paling akhir dari film ini mengobati semuanya. Haha.

Overall, Film ini 7 dari 10. Buat orang yang udah biasa nonton Avengers, nonton film ini kalian akan merasakan hal yang jauh lebih keren. Percayalah.

Undang-Undang Spoiler

Hi readers, besok banget MKM baru akan nonton Batman V Superman. Dan udah banyak temen MKM yang mau kasih spoiler. Apapun lah kecuali Batman V Superman and Suicide Squad. Jangan pernah kasih spoiler Batman ke MKM kecuali emang mau dikubur di BatCave.

Menurut MKM, spoiler itu dosa besar. MKM juga nulis spoiler sih, tapi tujuannya beda. Spoiler yang dibikin MKM adalah spoiler yang memberikan informasi yang cukup untuk orang yang gak tau mau donlot film apa buat nonton di laptop. Nah kalo spoiler Batman V Superman H-1 sebelum orangnya nonton, itu memberi informasi bagaimana kamu minta dibunuh.

Ngasih spoiler adalah bentuk tindakan tidak menyenangkan. Ini bisa dituntut di pengadilan KUHP. Dan mestinya pemerintah bisa bikin undang-undang baru. Undang-Undang Spoiler:

Spoiler yang baik adalah spoiler yang tidak menceritakan spoof dari ceritanya. Tidak merusak kejutan yang ditulis. Spoiler yang baik harus membantu orang menentukan prioritas film yang akan dia tonton. Barang siapa yang memberikan spoiler berbahaya pada temannya dapat dikenakan denda sebesar 1.000.000.000 Rupiah (Satu Milyar Rupiah) atau lidah disita hingga dapat melunasinya.

Ya. Lidah Disita. Dengan paksa!

Spoiler itu dibutuhkan, tetapi dengan kadar yang secukupnya. Cowo kalo mau nonton film, perhitungannya ribet. Mereka harus tau siapa yang main, siapa sutradaranya, siapa arranger musiknya, studio mana yang produksi, ada sambungannya sama film lain gak. Kalo cewe simple, pertanyaannya satu, “Yang main ganteng gak?”

Ayo kita bikin simulasi. Cowo pacaran ama cewe. Cewenya bilang,

“Yang main ganteng gak?”

“Kalo yang main ganteng mau kamu pacarin?”

“Gak lah, kan aku sayang kamu.”

“Trus ngapain nanya?”

“Penasaran aja.”

“Kamu berharap apa? Ini film documenter tentang penjajahan di Indonesia.”

“Oooo…. Emang orang Indonesia gak ada yang ganteng ya?”

Bete kan ngomong ama cewe? Cewe pun kalo nonton gak asik. Mereka itu selalu merusak suasana dengan nanya. “Itu kenapa?” “Yang jahat siapa?” “Dia mati?” “Dia ganteng ya?” “Cantik mana dia atau aku?”

Intinya, sekarang sudah saatnya mengajukan revisi di undang-undang perfilman Indonesia. Majukan perfilman Indonesia.

#ArtForLife #Shalom1Jiwa #ShareTheLove

#MKMspoiler 8 – Interstellar

Hi readers, udah sabtu nih …. It’s time for… MKM spoiler!! Well, let’s give a break for marvel thing. You know Christopher Nolan, right? After his entire mind-f*cking movie: Batman begins, The Dark Knight, Inception, The Dark Knight Rises, Man of Steel, and so on, last year, 2014, this genius director gave us another great job. Interstellar.

interstellar3

Here is the trailer.

Interstellar bercerita tentang bumi yang udah rusak. Global warming menyebabkan perubahan cuaca yang sangat mengerikan. Bumi jadi badai banget. Iya, badai, angin topan, tsunami, ulala…

Nah, atas dasar itu, Cooper (Matthew McConaughey) yang dulunya adalah pilot NASA, direkrut lagi oleh NASA untuk melakukan misi ke luar angkasa mencari planet baru untuk dihuni manusia. Ia ditemani oleh Amelia Brand (Anne Hathaway) dan 2 pilot lain. perjalanan ini dirancang oleh Professor John Brand (Michael Caine). Jadi kalo kalian sadar, kalian akan liat ada orang AIDS yang dibawa ke luar angkasa sama Catwoman gara-gara disuruh Alfred (Dallas Buyers Club-Batman).

Tapi buat kalian yang nonton ini Cuma buat liat lagi si maha sexy Anne Hathaway jadi seperti yang dia lakukan dengan Catwoman, kalian kurang beruntung. Di sini Anne Hathaway berperan jadi astronot. Jadi dari awal sampe akhir dia pake baju astronot. Buat pencari tonjolan-tonjolan, makan tuh tabung oksigen!

Perjalanan ini dimulai dengan anomaly grafitasi yang ada di rumah Cooper, tepatnya di kamar putrinya, Murphy Cooper (Mackenzie Foy), dibarengi munculnya wormhole di dekat saturnus. Di sini, Mackenzie Foy menebus perannya di Breaking Dawn sebagai anak vampire yang gitu-gitu aja dengan memerankan anak pilot NASA yang sangat terikat pada ayahnya. Kedekatan antara Cooper dan Murphy inilah yang akan menyayat hati penonton dari awal hingga akhir.

selain manusia itu, ada juga CASE (Josh Stewart) dan TARS (Bill Irwin). robot berbentuk kotak. literally kotak. bayangin aja ada kulkas yang bisa ngomong jayus ke kamu. kerennya robot ini bisa berjalan dengan mengubah bentuknya yang kotak-kotak itu.

Cooper menjalani perjalanan dalam relativitas. Tau relativitas kan? Ya. Semacam 1 menit di planet A sama dengan berapa tahun di bumi. Jadi buat kalian yang bingung gimana cara ngelupain mantan, pergi aja ke luar angkasa. Cari planet yang waktunya berbanding jauh sama bumi. Jadi kalian pergi sebentar, balik-balik mantan kalian udah mati.

Baru beberapa hari Cooper di luar angkasa, dia sudah mendapatkan rekaman surat dari bumi setelah beberapa tahun. Dan gara-gara surat inilah, penonton akan dibikin sangat sedih dan dipaksa menyeret kesedihan ini dari pertengahan hingga akhir cerita.

Di luar angkasa, Cooper bertemu dengan astronot yang lebih dahulu mengamati planet baru itu, Dr. Mann (Matt Damon). Yup, buat pengikut Bourne Trilogy, ini dia your favorite Jason Bourne! Tapi sayang dia gak melakukan aksi laga seseru di Bourne Trilogy. Dia Cuma pukul-pukulan kucing sama si Cooper. Tau pukul-pukulan kucing kan? Ya pukul-pukulan yang terjadi antara dua cabe-cabean yang rebutan posisi bonceng 3 di sepeda motor.

Film ini ditutup dengan Cooper yang tersesat di black hole. Dan ternyata, selama ini Cooper lah yang kembali ke masa lalu dan membuat kelainan grafitasi pada rumahnya. Dia membuat pesan buat Murph yang akhirnya membuat Murph bisa merumuskan teori manipulasi grafitasi yang akhirnya bisa menyelamatkan dunia. Jadi kalo grafitasi Murph ini bener-bener diaplikasikan, setiap kali kita nyanyi, “Cicak-cicak di dinding…” anak kita akan nyela, “Pah! Itu manusia!”

Well, film ini menang Oscars buat The Best Special Effect. Dan bener, penggambaran planet lainnya itu bener-bener real. Kerasa banget kayak di luar angkasa, gak dibikin-bikin. Well itu dibikin sih, tapi kerasa real.

Atas prestasinya yang luar biasa, dan plotnya yang sangat mind-blowing, dari 1 sampe 10, this movie deserve 9. Highly Recommended!

Satu hal yang menarik dari film ini. Ilmuwan bilang, Wormhole dan Blackhole tidak mungkin tercipta kalo bukan diciptakan. Tapi di film ini, awalnya mereka percaya kalo ada kekuatan lain yang ingin membantu manusia sehingga kekuatan itu menciptakan Wormhole. Tetapi nyatanya, orang yang membantu manusia adalah Cooper sendiri. Lalu, siapa yang menciptakan Wormhole? God. God will never abandon human, His creation. Trust in Him. He can make anything possible.

#Shalom1Jiwa #ShareTheLove

#MKMspoiler 5 – P.K

Hi readers, saatnya kita nge-review Bollywood! Acha-Acha… Acha cantik Acha Septriasa. Acha juga biasa dikasi kalo kita beli nasi goreng. #ACAR. Acha juga ada di kendaraan. Acha Spion.

Anyway, hari ini MKM mau ngebahas tentang sebuah film komedi berjudul P.K. Kalian pasti udah gak asing dengan film India 3 idiots kan? Nah, sekarang Aamir Khan beraksi lagi buat menghibur kita. Di sini dia berperan sebagai seorang alien (yang bertubuh manusia) tanpa nama, tetapi orang-orang memanggilnya peekay (artinya mabok). Makanya judul filmnya P.K. soalnya peekay itu bacanya pikey. Nih liat trailernya:

Film ini bercerita tentang P.K sebagai alien penjelajah yang dateng ke bumi buat meneliti bumi. Tapi sayangnya, remote control pesawatnya (ya kayak kunci mobil gitu) dicuri manusia. Nah, film ini bercerita tentang P.K yang berusaha nyari remote controlnya.

pk-movie-poster-2

P.K ini digambarkan sebagai alien yang gak bisa bicara dan polos. Untuk memerankan P.K, Aamir Khan harus melotot sepanjang film. Buat pengamat film, sebenernya gimmick ini udah dipake sama Mr.Bean (Rowan Atkinson) sejak lama. Tapi melototnya beda. Mr.Bean itu melotot bahagia. P.K ini melototnya sama kayak ketika kamu beli gorengan banyak, tapi diambil temenmu semua dan kamu belum ngambil. begitu ada gorengan terakhir, ada juga temenmu yang tangannya udah mendekati gorengan itu (padahal dia tadi udah ngambil). Nah melototnya kayak gitu.

Awalnya si P.K berusaha belajar tentang budaya manusia buat cari remotenya. Tapi akhirnya orang-orang yang dia Tanya menjawab dengan hal yang sama, “Tanya aja sama Tuhan.” Nah, akhirnya pencariannya pada remote control bergeser jadi pencarian pada Tuhan. Jadi dia ke mana-mana nyebarin poster foto Tuhan (dari bermacam agama, termasuk foto Yesus) dengan tagline: Dicari! Bila bertemu hubungi P.K. dia berharap apa ya? ada orang yang doa, “Tuhan, Kamu dicari orang mabok tuh.” gitu kah?

The way P.K could survive in human world is very funny. He found out that in human world everyone wears clothes, except in “shaking cars.” “Shaking car” is P.K’s term to say “Having fun in car.” But I don’t know, if we are having fun in car, would the car be so shaky? In this movie, these cars were shaking like there was a earthquake inside of it. From those shaking cars, P.K got his clothes and his money. (He stole it actually)

Di tengah jalan P.K bertemu seorang wartawan cantik bernama Jaggu (Anushka Sharma). MKM gak gitu update tentang film India. Tapi cewe yang satu ini absolutely hot! Liat tingkah lucunya Aamir Khan dan body sexy nya Anushka Sharma, film ini bener-bener hiburan.

FYI, dari film ini, MKM baru tau kalo pelacur di India itu kalo “dinas” pake baju tradisional India. Menurut MKM ini bisa diterapkan di Indonesia. Jadi PSK di Jakarta, pake kebaya. Begitu ada cowo yang mau make dia, bukannya dibayar, cowonya malah inget emaknya terus gak jadi nyewa pelacur. #MKMlogic

Satu hal yang mengganjal di otak MKM, kenapa si P.K ke mana-mana harus bawa radio? Padahal radio itu dikit banget kepake di film ini. Mungkin ini ada hubungannya sama bagaimana dia bisa bertahan hidup selama beberapa bulan di India. Mungkin kalo lagi ga ada duit, dia muter radionya, terus ngamen sambil joget. Goyang dribble.

Well, ternyata film ini menuai banyak protes di India. Banyak foto aamir khan dibakar (foto Anushka Sharmanya disimpen). Bioskop-bioskop dibakar. Tapi akhirnya massa dibekukan oleh polisi. Kenapa? Karena massa juga terbakar. (ngerti jokenya gak sih, sulit nih)

Film ini ngebawa pengaruh sekuler yang sangat besar dan banyak mempertanyakan keanehan-keanehan dari agama-agama di India (terutama Hindu). Wajar kalo banyak protes. Sama kayak Indonesia, kalo orang Indonesia bikin film Islami, gak ada apa-apa. Coba kalo tiba-tiba ada film Kristiani di bioskop. HEBOH! Dikira kristenisasi! Mayoritas menguasai yang minoritas itu wajar.

Tapi sekali lagi, film ini bener-bener dark comedy. Kita dipaksa mentertawakan sesuatu yang mestinya kita udah sadar dari dulu. Kita dipaksa menyadari kalo hanya ada satu Tuhan. Kita dipaksa menyadari kalo ritual agama gak akan menyelamatkan, yang menyelamatkan adalah relasi kita dengan Tuhan.

Well, film ini emang gak ngejawab, agama mana yang benar, tapi cukup buat bikin kita berefleksi. Tapi karena film ini terlalu banyak ngebahas hal serius, comedynya jadi kurang. Jadi dari MKM film ini dapet…… 7. Layak tonton.

Pertanyaan dari film ini layak kita jadikan bahan refleksi teman-teman. Tuhan yang benar itu yang mana? Apakah agamaku menuju ke Tuhan yang benar? Membuktikan sebuah agama benar tidak dengan cara menyalahkan agama lain, tetapi dengan cara merendahkan diri sambil mau dibentuk oleh Tuhan.

#Shalom1Jiwa #ShareTheLove #AchaAcha