Tag Archive | Motivasi

The Power of Writing

Hi readers, It is important to write anything that we have in our mind. kenapa? karena di setiap detik dalam hidupmu kamu berpotensi bikin novel terkenal sampe lagu galau yang bakal dinyanyiin tiap hujan, tapi kamu gak bikin karena kamu lupa nulis ide itu. Ide itu tumpeh-tumpeh di kepala kita. Sama ide aja kamu gak peka, apalagi sama pacar.

Tulisan itu Kuat. gak heran ada anime yang menceritakan seseorang bisa bunuh orang lain cuma dengan nulis namanya di sebuah buku. Chairil Anwar bisa terkenal gara-gara tulisan. padahal kalo kita liat, tulisannya random banget. contoh: aku ini binatang jalang. Dia ngebayangin apa? “B*tch Animal”. mungkin dia ngebayangin ada beruang pake legging macan tutul, terus pake high heel transparan, nari striptis di pohon karet.

Ariel Noah adalah orang yang MKM akui tulisannya dalam bikin lagu cukup puitis. MKM curiga jangan-jangan semua videonya, dia juga yang nulis skripnya. “ya, oke, menit pertama sampai kedua kamera harus miring 90 derajat…. lalu nanti pemeran utama membalikkan kamera ke posisi yang benar.” (Eh, ini video klip yang mana…)

Kamu harus rajin nulis. entah fakta atau fiksi. tapi MKM bertaruh kalian pasti pernah mikirin hal aneh-aneh sebelum kalian tidur. dan kadang-kadang kebawa mimpi. kenapa itu gak ditulis terus dishare ke orang-orang? kan menghibur. MKM baru aja mimpi aneh. mimpi ada ular yang masuk di dalem kipas angin yang lagi nyala. itu mungkin ular lagi ikut acara TV, antara uji nyali, CCTV, iklan shampo.

bahkan seorang penulis seperti Raditya Dika bikin video dari satu hal yang remeh. “Tutorial Masak Air.” Orang terkutuk mana yang bingung gimana caranya masak air terus buka youtube? Harapannya apa coba? mungkin 1 bulan lagi akan ada video-video baru di youtube: testimoni tutorial masak air raditya dika. “Sebelum nonton kak radit, saya gak bisa masak air. setelah nonton kak radit, saya jadi gak bisa ngeyakinkan orang tua kalo saya anak mereka. terima kasih kak radit.”

well, skill nulis ini sebenernya krusial banget kalo kamu kuliah. kamu harus bisa ngarang. iya! Buat paper… buat UTS sampe UAS… semuanya butuh ngarang. seenggaknya kalo kamu gak lulus-lulus, kamu bisa ngarang alasan juga ke ortu.

kamu gak punya hal besar buat disharingkan? gak masalah. tapi berani menulis ide, adalah sebuah langkah awal perubahan.

#ShareTheWord #ShareTheLove #Shalom1Jiwa

ps: I think I wanna “re”start my “Monkeyman” project. are you interested? your comment, like, even donation are very helpful

Kalau bisa besok, Ngapain harus sekarang?

Orang Indonesia itu punya banyak kontradiksi prinsip. Mereka yakin bahwa kesempatan itu hanya datang sekali. Tapi mereka juga memegang teguh prinsip “Kalau bisa dikerjakan besok atau lusa, ngapain harus sekarang?”

Prinsip ini yang bikin Negara kita gak maju-maju. Presiden mau lunasin utang Negara, ditunda. Utangnya numpuk terus. begitu udah turun jabatan, diminta pertanggung jawaban, sambil angkat tangan dia bilang, “Bukan utang gua!”

Prinsip ini jadi pegangan mahasiswa. Kalau di akhir semester, biasanya mahasiswa udah mulai mengeluh di twitter, “Tugasku banyak banget!” Makanya, kerjain dari awal tong! Emangnya dengan ngeluh keadaan bisa berbalik? Kamu jadi dosen, dosen jadi cleaning service, cleaning service ngeluh di twitter, gitu?

Prinsip ini untungnya tidak dipake orang pacaran. Orang pacaran zaman sekarang itu prinsipnya “kalau sekarang bisa, ngapain nunggu kawin?” Coba kalau orang pacaran menunda hal ini. Kondom di mall akan kadaluarsa, pabrik kondom bakal bangkrut, banyak orang akan kehilangan pekerjaan. Tapi juga gak begitu ngefek ah, kan biasanya juga gak pake.

Anak muda sekarang mudah sekali kehilangan keperawanan dan keperjakaan. Murah sekali harga diri mereka. Generasi masa kini adalah generasi yang gak sabar dan murahan. Bisa dibilang, kita ini generasi indomi.

Ayo alihkan ketidak sabaran mu buat hal yang lain. Ayo mengubah ketidak sabaran ini menjadi inisiatif. Dengan inisiatif, kita mengurangi dosa kita untuk ngerepotin orang lain. Sampai mati pun kita harus inisiatif. Jadi nanti kalau malaikat maut dateng, si malaikat tanya ke keluarga kita, “Loh, si Adit mana? Ini jadwalnya saya jemput dia.” Keluargamu jawab, “Dia udah berangkat duluan, katanya gak mau ngerepotin malaikat.” Ngerepotin manusia aja dosa, apalagi ngerepotin malaikat.

Balik ke prinsip menunda. Hidup yang penuh dengan duka ini janganlah ditambah dengan menunda. Emang kamu mau Tuhan juga menunda pertolongannya? Tuhan bukan siswa SMA labil yang sering telat. Tuhan selalu tepat pada waktunya. Tanggung jawablah akan segala sesuatu yang telah kau tunda. #ShalomSatuJiwa

MKM di SMA part 2 (Vector)

Lanjutan dari postingan sebelumnya. Akhirnya MKM naik kelas. SEBENARNYA, MKM pingin masuk kelas sosial, tetapi karena geografinya jelek, jadi gak bisa masuk. Lalu MKM berpindah ke kelas Bahasa, tapi karena bahasa Inggris MKM buruk, gak bisa juga. TERPAKSA, MKM masuk di IPA.

Banyak orang berebut masuk IPA, tapi MKM beda. Bagi MKM, masuk IPA itu gak seru. Orang2nya terlalu serius. Anak2 IPA tidak seseru dan senakal anak SOSIAL. Padahal bukan nilai 100 yang akan kita ceritakan pada anak kita nanti, tetapi apa aja yang udah kita lakukan di SMA. Namun Vector (Eleven Science Quator – XI-A4) tidak terlalu buruk. MKM masih bisa merasakan keseruan SMA.

Akhirnya MKM berteman dengan FB. Bersama FB, MKM menciptakan banyak hal absurd dan mewarnai kelas. Dan gara2 sebuah film berjudul English Movie Project, MKM dan FB jadi terkenal. Film ini menceritakan 3 siswa bodoh yang harus mengerjakan tugas membuat film bahasa inggris bersama dengan satu cewe PMS.

MKM juga berteman dengan Bio Boy. Bio Boy adalah “alat” SMA MKM untuk mendapatkan piala dalam olimpiade biologi. Bio Boy hampir tak punya waktu untuk teman2 (itu juga gara2 dia introvert). Entah bagaimana, MKM akhirnya bisa berteman dengan Bio Boy. Thanks padanya, Nilai Biologi MKM mencukupi untuk naik kelas.

Fakta lucunya, MKM masih harus sekelas dengan Miss Galau. Seorang cewe yang tipe MKM banget (tapi mudah galau). Dan akhirnya terjebak dalam cinta segitiga yang konyol dengan sahabat MKM, Reaper. Reaper sendiri adalah anak wushu yang agak saddist. Dia emang kuat, namun keterlaluan. Mungkin memang di rumah dia terbiasa mukul nyamuk pake kung fu. Walau demikian, sampai hari ini tiada dari kami yang berpacaran dengan Miss Galau.

Sekali lagi, kelas ini dipimpin oleh Dewa. Dewa memang figur pemimpin yang baik. Ia bagaikan ayah (yang ngidol banget ama Girlband korea). Walau terkadang kita jijik melihat tingkahnya dia ketika melihat girlband, namun dia bisa menyatukan kami.

Lewat kelas ini, MKM mendapatkan apa yang tidak pernah didapat saat di Sendal. Juara. Kelas kami mendapat cukup banyak gelar juara. Itu membuat kami punya alasan untuk sedikit sombong.

Setelah setahun berpetualang, harapan MKM untuk naik kelas satu kelas penuh pupus. FB gak naik. di hari itu pengumuman, MKM sedih. Sahabat MKM gak naik. Padahal MKM lebih gak niat daripada FB. namun itulah yang terjadi, mau apa lagi.

Satu hal yang MKM pelajari. Kegagalan bukan untuk diaratapi, tapi untuk dinikmati dan dijalani. Demi hari esok yang lebih baik. Jika tidak bertarung, tak dapat bertahan hidup! (kenapa jadi kamen rider?) Vector, kalian keren

MKM di SMA part 1(Sendal Crew)

Mumpung momennya masih anget (layaknya tai yang baru keluar), MKM pingin cerita tentang pengalaman MKM di SMA. Postingan ini membahas tentang tahun pertama MKM di SMA.

Tidak ada kesedihan sama sekali dalam benak MKM saat harus meninggalkan Kediri dan pergi ke Malang untuk menuntut ilmu (walaupun ilmu gak salah, tetep aja dituntut). Pertama kali MKM masuk ke SMA, MKM berpenampilan layaknya tentara (potongan rambut cepak, dan sok tegas). Namun bukan ditakuti, malah dapet panggilan penthol (bakso, diperkirakan karena kepala MKM yang bulat dan manis) dari temen2 kelas. Namun akhirnya panggilan itu sedikit menguntungkan MKM karena nama asli MKM (Adit) itu nama pasaran. (kalo gak salah itung) Ada 7 nama Adit di angkatan MKM. Ditambah lagi ada satu guru (yang sampai hari ini gak setuju kalo MKM mau jadi guru) yang namanya Adit juga.

Kelas MKM di X-8. Kami menamai kami Sendal Crew (Sepuluh No Delapan). Kelas kami kompak (karena hampir semua anak di kelas itu gak punya malu). Kami selalu aktif dalam setiap perlombaan sekolah (walaupun gak pernah menang).

Awalnya MKM hanya berteman dengan Kenthus. Kenthus adalah teman MKM dari SMP. Dari Kediri, hanya 2 orang yang masuk ke SMA MKM. Dan mengenaskannya, satu kelas. Namun akhirnya MKM bisa akrab dengan semua anggota kelas.

Kelas kami awalnya dipimpin oleh LN (Londho Ndeso), seorang keturunan Belanda yang berasal dari Mojokerto. Bahasa Jawanya yang medhok dan tingkahnya yang lucu berhasil membawa satu kelas menjadi kelas yang agak absurd dan berkesan.

Namun karena alasan yang rumit dan tidak bisa dijelaskan (walau gak serumit alasan orang cerai), si LN akhirnya diganti oleh Dewa (yang sekarang udah sekolah di luar negeri  https://themkm.wordpress.com/2013/03/01/mkm-ketemu-teman-lama/). Dengan pemikirannya yang lebih terarah dari LN, Dewa berhasil membawa kelas ini menuju kelas yang lebih kompak dari sebelumnya (walau kesan absurd gak akan bisa hilang).

Saat lomba paduan suara antar kelas, Sendal Crew berhasil membuat Eyang Ti (https://themkm.wordpress.com/2013/05/25/eyang-ti-nenek-mkm/) melatih kami dengan gratis. Latihan juga di rumah eyang ti. (Entah itu gak modal atau emang gak punya adat) Tapi kelas kami juga bisa lebih bersemangat karena Eyang Ti.

Sayangnya tidak semua dari kami naik kelas. AA (Anak Alay – cewe berjerawat yang selalu overacting kalau ada rangsangan) pindah sekolah karena takut gak naik. Padahal AA adalah aset berharga kami, Untuk pertama kalinya MKM melihat ada orang dari flores tapi putih. Begitu juga dengan LS (LoudSpeaker – Cewe pendek yang kalo terlanjut ketawa gak punya adat),  ia juga pergi karena takut gak naik. Pada akhirnya, Bunder (kawan MKM yang perut ama muka sama2 bulet) gak naik. Itu sangat menyedihkan. namun bagaimanapun juga, life must goes on. (seenggaknya itu kata2 mantan MKM, entah bener ato gak grammarnya)

Terlalu banyak pengalaman kecil nan berkesan yang MKM rasakan bersama Sendal Crew (sampai susah ngingetnya). Sendal Crew adalah salah satu pemegang kunci mengapa MKM bisa seperti sekarang. terima kasih teman. kalian berharga bagi MKM.

Eyang Ti (Nenek MKM)

kenapa tiba2 MKM bahas nenek2 di blog ini? Karena dia bukan nenek2 biasa. Janda berumur 64 tahun ini adalah orang yang selama 3 tahun satu rumah dengan MKM. Banyak pelajaran yang MKM dapatkan dari ibu2 unik ini.

Ia biasa dipanggil Eyang Ti. Entah sejak kapan. Namanya nggak ada unsur “Ti”nya. Eyang artinya Orang tuanya orang tua kita. Ti sebenarnya berasal dari kata Putri (dalam bahasa jawa artinya cewe). Eyang Putri. Disingkat, Eyang Ti.

Menyebalkan memang bila harus serumah dengan orang yang mudah panik. Menurut guru PKn MKM (yang hampir setiap ulangannya MKM selalu remidi), mudah kaget dan mudah panik adalah ciri2 orang desa. Ya, dua hal itu ada pada Eyang Ti (dia orang desa). Paranoidnya berlebihan. Dan karena itulah kami sering bertengkar. contoh:
Eyang Ti: “MKM, kita pergi sekarang. kamarmu dikunci!”
MKM: “Kan pintu rumah udah dikunci.”
Eyang Ti: “Takutnya kalo ada apa2.”
MKM: “Apa? Maling? mau nyolong apa dari kamarku? kolor? gak ada apa2.”

Ketakutannya berlebihan terhadap satu hal yang namanya “apa-apa”. Sebenarnya “apa-apa” ini apa? kenapa Eyang Ti begitu takut? pulang agak malem juga gitu, “MKM jangan malem2. ntar ada apa-apa lo.” Ini membuat MKM dilema, antara ikut takut, atau bingung. Sampai hari ini Eyang Ti gak mau kasih tau “apa-apa” itu apa.

Walaupun sikapnya menjengkelkan, namun Eyang Ti adalah guru segala umat (layaknya Ind*mie adalah makanan segala umat). Setiap kali MKM bertemu orang asing, dialog seperti ini sering terjadi:
Orang: “Cucunya Eyang Ti ya?”
MKM: “Iya. ada apa ya?”
Orang: “Iya. itu guru aku dulu.”
Peluang kejadian ini terjadi berbanding dengan MKM bertemu orang asing adalah 75%. Eyang Ti sendiri adalah guru olah vokal (yang katanya) udah ngajar di mana2.

Namun keahlian vokalnya ini justru merepotkan. MKM jadi gak bisa nyanyi2 gak jelas di rumah. Setiap kali MKM nyanyi di kamar (sambil liat cermin, pura2 konser), Eyang ti langsung masuk dan berkata, “MKM. Suara kamu fals, kamu salah ambil nafas.” (suara dalam hati=> eh suka2 MKM dong mau nafas salah atau bener. daripada gak nafas.)

Emang susah hidup dengan orang yang umurnya jauh berbeda. Kita gak akan pernah paham maksudnya apa. Entah faktor telinga atau emang kebiasaan, orang2 tua selalu bicara dengan nada dan volume yang tinggi. Ketika dia salah, selalu berkata, “Aku tau yang bener. Aku udah banyak makan garam kehidupan.” (suara dalam hati=> ya kalo gitu MKM udah ngabisin banyak gula kehidupan. makanya MKM selalu ceria)

Walaupun menyebalkan, Eyang Ti adalah satu figur penting dalam kehidupan MKM. terima kasih Eyang Ti.