Tag Archive | film

#MKMspoiler 9 – Project Almanac

Hi readers, ini udah sabtu. saatnya: MKM Spoiler. ya walaupun sabtu-sabtu yang lalu gak ada sih. Nah kali ini, MKM mau ngebahas film yang cukup seru buat ditonton. Project Almanac. Dari sutradara gak begitu terkenal, aktor-aktor pendatang baru, tapi dibuat secara rapi dan unik. cukup untuk orang yang butuh olah raga otak sekaligus cuci mata.

187664

Film ini dibikin dengan konsep yang agak unik walaupun bukan yang pertama. Konsepnya adalah First Person. Sudut pandang orang pertama. Jadi ceritanya ada orang bawa kamera terus mendokumentasikan semua. Jadi sebenernya, kalian modal kamera bagus dikit, bawa aja ke mana-mana, kalian udah bisa bikin film. Dan dengan begitu, muka kalian yang jelek itu gak perlu keliatan.

Project almanac. sebelumnya, kalian tau gak sih almanac itu apa? Almanac itu semacam prediksi/ramalan. Bahasa jawanya: primbon. Nah, kenapa kog judulnya prediksi? Karena film ini menceritakan tentang mesin waktu (time traveling gitu). Dari sekian banyak film tentang mesin waktu, film ini cukup bisa bersaing dengan yang lain, walaupun bagi MKM masih kalah seru sama Back to the Future, Source Code, dan bahkan doraemon.

nih trailernya:

Ceritanya dimulai dengan David Raskin (Jonny Weston) yang menemukan kamera tua milik ayahnya. Di sana ia melihat rekaman ulang tahunnya saat masih kecil. Ternyata di rekaman itu, terekam sosok David dewasa terpantul melalui cermin. Kog bisa? singkat cerita, video itu membantu David dan teman-temannya menemukan mesin waktu. Perjalanan ke masa lalu pun mereka lalui. Karena mereka mengubah masa lalu, mereka berhasil mengubah masa depan.

Sayangnya, perubahan tidak selamanya enak. Karena kecerobohan mereka, masa depan berubah menjadi tidak karuan. banyak orang meninggal hanya karena sebuah perubahan kecil. Inilah awal konflik mereka. Lalu cerita berakhir dengan David yang kembali ke masa saat ia masih kecil untuk memusnahkan mesin waktu.

Banyak hal yang bisa dipelajari dari film ini. pertama: cewe sexy gak harus berpenampilan layaknya bintang porno. contohnya Virginia Gardner yang berperan menjadi Christina Raskin, adik David. Menurut MKM, dia udah sexy walaupun gak pake baju yang seronok, dan walaupun kebanyakan dia berada di belakang kamera. Tapi buat MKM, cewe ini adalah cewe paling keren di film ini. cewe cantik, kalo bisa dokumentasikan kejadian secara rapi, ke-sexy-an nya nambah 200%

kedua: Kalo mau mengubah masa depan, gak perlu ke masa lalu, lakukan sesuatu dengan masa sekarang mu. Kenapa? karena emang mesin waktu belum ditemukan. kalo pun udah ditemukan, pasti mahal. jadi daripada nungguin mesin waktu yang gak akan pernah kamu bisa pake, mending lakukan sekarang apa yang bisa kamu lakukan.

ketiga: gak semua nerd itu gak keren. Tau nerd kan? orang yang hobinya belajar mulu. Well, mereka punya hobi. sama seperti kamu mungkin yang hobi ngupil. buat mereka sehari tanpa baca buku itu penderitaan. So, mereka juga manusia yang bisa mencintai dan ingin dicintai. Jangan jauhi mereka hanya karena mereka gak asik buat diajak gaul. Asiknya mereka beda aja sama asiknya kalian. coba ajak mereka ngobrol tentang proton atau ectoplasma atau nama latin lainnya, pasti mereka nyambung.

Anyway, buat film ini, MKM kasih 6. Fit to kill your time. gak gitu berat, cukup seru, tapi ya konfliknya gitu-gitu aja. buat yang gak suka film cinta, film ini 50% sci-fi 50% romance. So it is still okay la ya….

Enjoy your holiday fellas…. oiya, itu si Quinn nya nama aslinya Sam Lerner, bukan Lionel Messi. (sumpah, mirip banget)

#ShareTheLove #Shalom1Jiwa

 

#MKMspoiler 8 – Interstellar

Hi readers, udah sabtu nih …. It’s time for… MKM spoiler!! Well, let’s give a break for marvel thing. You know Christopher Nolan, right? After his entire mind-f*cking movie: Batman begins, The Dark Knight, Inception, The Dark Knight Rises, Man of Steel, and so on, last year, 2014, this genius director gave us another great job. Interstellar.

interstellar3

Here is the trailer.

Interstellar bercerita tentang bumi yang udah rusak. Global warming menyebabkan perubahan cuaca yang sangat mengerikan. Bumi jadi badai banget. Iya, badai, angin topan, tsunami, ulala…

Nah, atas dasar itu, Cooper (Matthew McConaughey) yang dulunya adalah pilot NASA, direkrut lagi oleh NASA untuk melakukan misi ke luar angkasa mencari planet baru untuk dihuni manusia. Ia ditemani oleh Amelia Brand (Anne Hathaway) dan 2 pilot lain. perjalanan ini dirancang oleh Professor John Brand (Michael Caine). Jadi kalo kalian sadar, kalian akan liat ada orang AIDS yang dibawa ke luar angkasa sama Catwoman gara-gara disuruh Alfred (Dallas Buyers Club-Batman).

Tapi buat kalian yang nonton ini Cuma buat liat lagi si maha sexy Anne Hathaway jadi seperti yang dia lakukan dengan Catwoman, kalian kurang beruntung. Di sini Anne Hathaway berperan jadi astronot. Jadi dari awal sampe akhir dia pake baju astronot. Buat pencari tonjolan-tonjolan, makan tuh tabung oksigen!

Perjalanan ini dimulai dengan anomaly grafitasi yang ada di rumah Cooper, tepatnya di kamar putrinya, Murphy Cooper (Mackenzie Foy), dibarengi munculnya wormhole di dekat saturnus. Di sini, Mackenzie Foy menebus perannya di Breaking Dawn sebagai anak vampire yang gitu-gitu aja dengan memerankan anak pilot NASA yang sangat terikat pada ayahnya. Kedekatan antara Cooper dan Murphy inilah yang akan menyayat hati penonton dari awal hingga akhir.

selain manusia itu, ada juga CASE (Josh Stewart) dan TARS (Bill Irwin). robot berbentuk kotak. literally kotak. bayangin aja ada kulkas yang bisa ngomong jayus ke kamu. kerennya robot ini bisa berjalan dengan mengubah bentuknya yang kotak-kotak itu.

Cooper menjalani perjalanan dalam relativitas. Tau relativitas kan? Ya. Semacam 1 menit di planet A sama dengan berapa tahun di bumi. Jadi buat kalian yang bingung gimana cara ngelupain mantan, pergi aja ke luar angkasa. Cari planet yang waktunya berbanding jauh sama bumi. Jadi kalian pergi sebentar, balik-balik mantan kalian udah mati.

Baru beberapa hari Cooper di luar angkasa, dia sudah mendapatkan rekaman surat dari bumi setelah beberapa tahun. Dan gara-gara surat inilah, penonton akan dibikin sangat sedih dan dipaksa menyeret kesedihan ini dari pertengahan hingga akhir cerita.

Di luar angkasa, Cooper bertemu dengan astronot yang lebih dahulu mengamati planet baru itu, Dr. Mann (Matt Damon). Yup, buat pengikut Bourne Trilogy, ini dia your favorite Jason Bourne! Tapi sayang dia gak melakukan aksi laga seseru di Bourne Trilogy. Dia Cuma pukul-pukulan kucing sama si Cooper. Tau pukul-pukulan kucing kan? Ya pukul-pukulan yang terjadi antara dua cabe-cabean yang rebutan posisi bonceng 3 di sepeda motor.

Film ini ditutup dengan Cooper yang tersesat di black hole. Dan ternyata, selama ini Cooper lah yang kembali ke masa lalu dan membuat kelainan grafitasi pada rumahnya. Dia membuat pesan buat Murph yang akhirnya membuat Murph bisa merumuskan teori manipulasi grafitasi yang akhirnya bisa menyelamatkan dunia. Jadi kalo grafitasi Murph ini bener-bener diaplikasikan, setiap kali kita nyanyi, “Cicak-cicak di dinding…” anak kita akan nyela, “Pah! Itu manusia!”

Well, film ini menang Oscars buat The Best Special Effect. Dan bener, penggambaran planet lainnya itu bener-bener real. Kerasa banget kayak di luar angkasa, gak dibikin-bikin. Well itu dibikin sih, tapi kerasa real.

Atas prestasinya yang luar biasa, dan plotnya yang sangat mind-blowing, dari 1 sampe 10, this movie deserve 9. Highly Recommended!

Satu hal yang menarik dari film ini. Ilmuwan bilang, Wormhole dan Blackhole tidak mungkin tercipta kalo bukan diciptakan. Tapi di film ini, awalnya mereka percaya kalo ada kekuatan lain yang ingin membantu manusia sehingga kekuatan itu menciptakan Wormhole. Tetapi nyatanya, orang yang membantu manusia adalah Cooper sendiri. Lalu, siapa yang menciptakan Wormhole? God. God will never abandon human, His creation. Trust in Him. He can make anything possible.

#Shalom1Jiwa #ShareTheLove

#MKMspoiler 7 – Captain America: The First Avengers

Hi readers, dunia superhero dikuasai oleh dua ras besar: DC comics dan Marvel. MKM adalah pendukung DC comics. Kenapa? Karena cerita di marvel biasa aja, ada penjahat, terus dikalahkan oleh superhero baik. Ketebak banget endingnya. Sama kayak kalian nembak cewe dan cewenya bilang, “aku pikir-pikir dulu ya…” itu ketebak banget hasilnya…

So I thought there is nothing special about Marvel. Ternyata, film-film Marvel adalah satu kesatuan cerita yang besar. X-men, Fantastic 4, guardians of galaxy, avengers, (rumornya) semuanya pada akhirnya mengerucut dalam satu cerita besar. Jadi di sini MKM bakal ngebantu kalian semua buat melihat clue-clue dari tiap film marvel sambil dikomentarin.

captain_america_the_first_avenger_ver6

Nah, film Marvel yang akan dibahas MKM kali ini adalah film yang cukup lama, tetapi tampaknya kurang mendapat perhatian besar. Captain America: The First Avengers. Film ini tampaknya kalah pamornya dengan film The Avengers walaupun sebenarnya konflik dari The Avengers berasal dari film ini. Biasalah, pacar baru akan lebih dapet perhatian daripada sahabat lama yang udah bantuin dia jadian. Well, lets enjoy the trailer.

Film ini berkisah tentang seorang pemuda baik hati bernama Steve Rogers (Chris Evans) yang berniat untuk ikut perang dunia kedua membela Amerika. Fisiknya yang kurus kecil membuatnya tidak diterima. Namun kebaikan hatinya diketahui oleh Dr. Abraham Ersinke (Stanley Tucci) yang akhirnya dia dijadikan bahan eksperimen untuk membuat tentara super. Film ini mengisahkan si tentara super dalam melawan organisasi Hydra yang beroperasi di balik bayang-bayang nazi.

Ni dia dari kurus jadi berotot. Kalo di Indonesia, caranya bukan dipakein serum, tapi ikutan Be a Man.

Nah, di atas tadi MKM udah bilang kalo besar kemungkinan Marvel akan bikin satu film yang menggabungkan semua Superhero Marvel. Namun dengan Chirs Evans memerankan Captain America, ambisi itu harus dipikir ulang, sebab Chris Evans juga adalah Human Torch di Fantastic 4. Well, nothing impossible buat otak Stan Lee. Dia bisa aja bikin cerita kalo ternyata mereka adalah saudara kembar dan ayah mereka juga seorang superhero.

Nah, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama, munculnya tokoh-tokoh penting di film ini seperti Agent Carter (Hayley Atwell – yang sekarang sudah ada serialnya sendiri berjudul Agent Carter), Nick Fury (Samuel L. Jackson – pemimpin S.H.I.E.L.D), Howard Stark (Dominic Cooper – ayah dari Tony Stark sang Ironman yang sama-sama gak punya adat), dan tentu Stan Lee (sang pendiri marvel comic yang selalu nampang beberapa detik di film marvel manapun).

Well, ada lagi hal yang harus diperhatikan: Tesseract, kubus bedebah yang ternyata punya kekuatan sangat dahsyat. Nah kubus ini nanti yang bikin perkara di The Avengers. Jadi polanya marvel itu ambil penyebab lama buat bikin masalah baru. Mirip-mirip cewe yang kalo bertengkar ungkit-ungkit hal yang udah ribuan tahun yang lalu.

Tapi MKM udah bilang, marvel itu konfliknya gak gede-gede amat. Di sini, cuma ada penjahat si Red skull (Hugo Weaving) yang berusaha menguasai dunia. Warnanya merah trus idungnya lucu. Semacam penggabungan Voldemort dengan Darth Maul (star wars episode 1).

Begonya adalah, musuh super keren ini matinya enggak banget. Dia mati karena kesetrum tesseract. Bukan gara2 digebukin captain America. Itu mirip kayak orang yang doyan free sex, matinya bukan karena HIV, tapi karena dehidrasi (kebanyakan ngeluarin cairan tubuh).

Well, di film ini kerasa banget propaganda Amerikanya. Di sini diceritain kalo Jerman yang jahat dan Amerika yang baik. Hitler jahat, dan Captain America datang buat ngalahin hitler. Kalo Indonesia bikin film beginian, kita gak akan bikin Negara lain jadi musuh, karena musuh terbesar kita menggerogoti kita dari dalam.

Anyway, karena film ini boring banget, dari 1 sampai 10, MKM kasih buat film ini 5…. Cukup buat mengantar kita pada cerita The Avengers.

Satu pesan moral dari film ini adalah keberanian tanpa hati yang baik adalah kejahatan, hati yang baik akan membuat orang berani melakukan apapun bahkan mati.

#Shalom1Jiwa #ShareTheLove

#MKMspoiler 6 – Love Rosie

Hi readers, kali ini MKM mau review film dari Inggris. Siapa tahu dengan postingan ini, MKM diundang oleh Ratu Inggris, terus dikasih gelar Sir. Lalu MKM ditugaskan ke laut untuk menangkap bajak laut. #abaikan.

Film yang akan MKM review berjudul Love Rosie. Pingin tahu? Nih tonton trailernya.

Sebenernya MKM gak biasa sih nonton film romantis begini, karena MKM susah nangis nonton film. Jadi kalo pacar MKM nangis, MKM Cuma bisa ketawa. Emang hobi MKM tertawa di atas penderitaan orang lain.

love-rosie

Love Rosie adalah cerita perjalanan cinta Rosie Dunne. Rosie diperankan oleh Lily Collins. Menurut Wikipedia, Lily Collins ini adalah pemeran utama buat film adaptasi novel: The Mortal Instrument – City of Bones. Novel ini sempet nampang lama di gramedia beberapa tahun yang lalu. Tapi sesuai perkiraan MKM, novel ini (dan filmnya) gak akan begitu sukses di Indonesia. Remaja Indonesia lebih menikmati ngebaca meme haji lulung daripada ngebaca novel tebel.

Anyway, ini sebenarnya kisah dua orang. Rosie dan sahabat prianya (friendzonenya) Alex Stewart yang diperankan oleh Sam Claflin. Nah, kalo si Sam Claflin ini kalian pasti tau. Dia adalah pemeran Finnick Odair dalam The Hunger Games (Catching Fire dan Mockingjay). Sayangnya si maha ganteng dan sexy ini harus beradu peran dengan Lily Collins yang tepos.

Despite of ke-tepos-annya Lily Collins, kalian penasaran kan filmnya kayak gimana. Nih trailer:

Jadi si Rosie dan Alex adalah friendzone sejak kecil. Mereka sama-sama punya mimpi buat sekolah ke luar negeri. Sayangnya, si Rosie hamil di luar nikah dan melahirkan Katie (Lily Laight). Alex menjalin hubungan dengan orang lain, begitu juga dengan Rosie. Namun hati mereka tetap satu walaupun sudah bersama orang lain.

Hal bego di film ini adalah Rosie hamil gara-gara kondom cowonya ketinggalan di dalemnya Rosie. The question is how? MKM gak bisa jawab karena MKM belum pernah pake kondom dan belum pernah gitu sama cewe. Tapi yang jelas, condom is not safe anymore.

Sebenarnya banyak momen lucu dari film ini (karena film ini sebenernya emang film dark comedy), tetapi buat MKM itu Cuma sampe tahap giggle, belum sampe laugh. Dan kebanyakan emang guyonan dewasa. Jadi saran MKM, jangan ajak adik kalian nonton ini.

Buat kalian yang udah terbiasa nonton film US, kalian akan sedikit terusik dengan logat UK yang dipake di film ini. Kalian akan melihat dan mendengar model sexy Suki Waterhouse memerankan gadis bernama Bethany dengan logat UK yang sangat kental (which is making her more sexy). So you will hear some new swearing vocabulary such as “bullock!” “Bloody Murder!” and so on.

Ending dari film ini happy ending, Alex dan Rosie bersatu (setelah masing-masing menjajal banyak lawan jenis). Menurut MKM itu gak happy sih. Keliatan happy karena mereka tampak cantik dan tampan di kamera. Sekarang logikanya, mereka lulus dari SMA umur 18 tahun. 11 tahun kemudian (dihitung dari umur si Katie) mereka bersatu lagi. Jadi umur mereka saat bersatu lagi itu sekitar 30 tahunan. Itu udah umur tante-tante. So… si Alex dapet barang second hand yang udah lapuk.

Pesan moral dari film ini adalah: 1. Jangan pernah friendzone kan siapapun. NEVER! Kalo emang kamu gak suka sama dia, mending gak usah temenan sama dia. Kalo kamu suka, ya bilang suka. Jangan sampe kamu nyesel. Ini quote dari Alex: “If you love a man, don’t you ever let him go. Tell him how precious he is. Or he will end up with someone else.” So deep huh?

Kedua. Kamu berharga. Bukan berarti kalo kamu masih perawan artinya kamu gak ada yang mau, BUKAN! Jangan jual keperawananmu hanya buat harga diri. Simpan itu buat orang yang benar-benar tepat. Jangan sampai kamu salah pilih. Menikah dengan orang yang salah adalah sebuah kutukan.

So, dari 1-10, MKM bilang film ini 7 la…. Not bad. Watch-able. Fun. Lovely. But not sexy.

Cewe, MKM kasih tau satu rahasia. Saat kamu bilang, “kita temenan aja ya?” ke cowo, di balik jawaban “YA” nya dia, tersimpan ribuan makian. So, be honest. Don’t be jerk.

#Shalom1Jiwa #ShareTheLove

#MKMspoiler 5 – P.K

Hi readers, saatnya kita nge-review Bollywood! Acha-Acha… Acha cantik Acha Septriasa. Acha juga biasa dikasi kalo kita beli nasi goreng. #ACAR. Acha juga ada di kendaraan. Acha Spion.

Anyway, hari ini MKM mau ngebahas tentang sebuah film komedi berjudul P.K. Kalian pasti udah gak asing dengan film India 3 idiots kan? Nah, sekarang Aamir Khan beraksi lagi buat menghibur kita. Di sini dia berperan sebagai seorang alien (yang bertubuh manusia) tanpa nama, tetapi orang-orang memanggilnya peekay (artinya mabok). Makanya judul filmnya P.K. soalnya peekay itu bacanya pikey. Nih liat trailernya:

Film ini bercerita tentang P.K sebagai alien penjelajah yang dateng ke bumi buat meneliti bumi. Tapi sayangnya, remote control pesawatnya (ya kayak kunci mobil gitu) dicuri manusia. Nah, film ini bercerita tentang P.K yang berusaha nyari remote controlnya.

pk-movie-poster-2

P.K ini digambarkan sebagai alien yang gak bisa bicara dan polos. Untuk memerankan P.K, Aamir Khan harus melotot sepanjang film. Buat pengamat film, sebenernya gimmick ini udah dipake sama Mr.Bean (Rowan Atkinson) sejak lama. Tapi melototnya beda. Mr.Bean itu melotot bahagia. P.K ini melototnya sama kayak ketika kamu beli gorengan banyak, tapi diambil temenmu semua dan kamu belum ngambil. begitu ada gorengan terakhir, ada juga temenmu yang tangannya udah mendekati gorengan itu (padahal dia tadi udah ngambil). Nah melototnya kayak gitu.

Awalnya si P.K berusaha belajar tentang budaya manusia buat cari remotenya. Tapi akhirnya orang-orang yang dia Tanya menjawab dengan hal yang sama, “Tanya aja sama Tuhan.” Nah, akhirnya pencariannya pada remote control bergeser jadi pencarian pada Tuhan. Jadi dia ke mana-mana nyebarin poster foto Tuhan (dari bermacam agama, termasuk foto Yesus) dengan tagline: Dicari! Bila bertemu hubungi P.K. dia berharap apa ya? ada orang yang doa, “Tuhan, Kamu dicari orang mabok tuh.” gitu kah?

The way P.K could survive in human world is very funny. He found out that in human world everyone wears clothes, except in “shaking cars.” “Shaking car” is P.K’s term to say “Having fun in car.” But I don’t know, if we are having fun in car, would the car be so shaky? In this movie, these cars were shaking like there was a earthquake inside of it. From those shaking cars, P.K got his clothes and his money. (He stole it actually)

Di tengah jalan P.K bertemu seorang wartawan cantik bernama Jaggu (Anushka Sharma). MKM gak gitu update tentang film India. Tapi cewe yang satu ini absolutely hot! Liat tingkah lucunya Aamir Khan dan body sexy nya Anushka Sharma, film ini bener-bener hiburan.

FYI, dari film ini, MKM baru tau kalo pelacur di India itu kalo “dinas” pake baju tradisional India. Menurut MKM ini bisa diterapkan di Indonesia. Jadi PSK di Jakarta, pake kebaya. Begitu ada cowo yang mau make dia, bukannya dibayar, cowonya malah inget emaknya terus gak jadi nyewa pelacur. #MKMlogic

Satu hal yang mengganjal di otak MKM, kenapa si P.K ke mana-mana harus bawa radio? Padahal radio itu dikit banget kepake di film ini. Mungkin ini ada hubungannya sama bagaimana dia bisa bertahan hidup selama beberapa bulan di India. Mungkin kalo lagi ga ada duit, dia muter radionya, terus ngamen sambil joget. Goyang dribble.

Well, ternyata film ini menuai banyak protes di India. Banyak foto aamir khan dibakar (foto Anushka Sharmanya disimpen). Bioskop-bioskop dibakar. Tapi akhirnya massa dibekukan oleh polisi. Kenapa? Karena massa juga terbakar. (ngerti jokenya gak sih, sulit nih)

Film ini ngebawa pengaruh sekuler yang sangat besar dan banyak mempertanyakan keanehan-keanehan dari agama-agama di India (terutama Hindu). Wajar kalo banyak protes. Sama kayak Indonesia, kalo orang Indonesia bikin film Islami, gak ada apa-apa. Coba kalo tiba-tiba ada film Kristiani di bioskop. HEBOH! Dikira kristenisasi! Mayoritas menguasai yang minoritas itu wajar.

Tapi sekali lagi, film ini bener-bener dark comedy. Kita dipaksa mentertawakan sesuatu yang mestinya kita udah sadar dari dulu. Kita dipaksa menyadari kalo hanya ada satu Tuhan. Kita dipaksa menyadari kalo ritual agama gak akan menyelamatkan, yang menyelamatkan adalah relasi kita dengan Tuhan.

Well, film ini emang gak ngejawab, agama mana yang benar, tapi cukup buat bikin kita berefleksi. Tapi karena film ini terlalu banyak ngebahas hal serius, comedynya jadi kurang. Jadi dari MKM film ini dapet…… 7. Layak tonton.

Pertanyaan dari film ini layak kita jadikan bahan refleksi teman-teman. Tuhan yang benar itu yang mana? Apakah agamaku menuju ke Tuhan yang benar? Membuktikan sebuah agama benar tidak dengan cara menyalahkan agama lain, tetapi dengan cara merendahkan diri sambil mau dibentuk oleh Tuhan.

#Shalom1Jiwa #ShareTheLove #AchaAcha