Cerpen: Ibu

Ben menekan handphone-nya dengan geram. Ia sungguh marah pada ayahnya. Ibunya, yang selama ini ia puja sebagai penyelamat, teladan, dan inspirasi, yang selalu diceritakan sang Ayah telah meninggal saat melahirkan Ben, rupanya masih hidup. Baru saja Ben tak sengaja bertemu dengan seorang wanita yang secara fisik dan sejarah, mirip dengan ibunya. Telepon tersambung “Daddy! Jawab! … More Cerpen: Ibu

Cerpen – Selingkuh Hati

Tidak ada yang bisa menutupi senyuman insan yang sedang jatuh cinta. Itulah mengapa Karina memilih untuk berhenti menutupi wajahnya dengan buku menu, lalu menunjukkan senyumannya pada pria itu. “Ini hanya ngobrol antar teman.” Katanya pada diri sendiri untuk menenangkan hatinya. Tidak ada hubungan yang khusus di antara mereka. Itulah yang diyakini Karina walaupun matanya berbinar … More Cerpen – Selingkuh Hati

Mawar di Hari Senin (Cerpen)

Wanita itu terpaku sejenak di depan meja kantornya. Di sana terpampang sebuah kalender yang menunjukkan kalau hari ini adalah hari senin. Di sebelah kalender itu ada komputer yang masih belum menyala. Di sekitarnya juga ada beberapa fotonya bersama teman-temannya. Namun itu tidak aneh. Yang janggal adalah, lagi-lagi, setangkai mawar tergeletak di meja itu diiringi kertas … More Mawar di Hari Senin (Cerpen)

Sang Nelayan

Galilea tak pernah sedingin ini. Langitnya biru padam. Pantainya begitu pasrah dipijaki Anak Manusia. Alam pun tahu kunjungan Tuannya. Kini Anak Manusia duduk di atas sebuah batu karang. Mata-Nya memandang pantai dengan seksama. Beberapa nelayan sedang membersihkan jaring mereka. Tak ada ikan yang mereka dapat. Wajah sedih mereka mewarnai pagi yang biru itu. Satu dari … More Sang Nelayan