Tag Archive | Anjing

Neks dan Brangus (MKM Curhat Sama Anjing)

Di pagi yang indah (subuh lebih tepatnya) MKM sedang menyikat punggung Dogi (Anjing yang diasuh MKM https://themkm.wordpress.com/2013/04/19/mkm-kerja-part-time/). Sambil mengayun-ayunkan kaki, Dogi berkata, “MKM, lebih keras! Itu enak!!!!”

“Dogi, kalo lebih keras lagi, rambutmu rontok banyak dan nanti kamu jadi botak kayak Dedi Korbuser.”

sementara itu, Neks di ruangan yang lain berteriak, “Woi teman-teman! bangun!”

“Dog, MKM ke depan ya.” MKM pergi ke ruangan depan dan menemui Neks yang berada di kandang. “Neks, biarin lah teman-temanmu tidur. Siapa tau mereka kemarin hang out sampai jackpot.”

“Anjing-anjing cupu begitu makan dog food aja udah mabok, mana berani mereka hang out.”

“Kamu berisik! Sini, kupasangi brangus!” Brangus adalah alat untuk menjaga mulut anjing agar tidak terbuka. Brangus biasa digunakan untuk mendiamkan anjing, atau mencegah anjing menggigit hal yang tidak boleh digigit (orang misalnya). MKM mengambil brangus dan bersiap memasangnya di mulut Neks.

Namun Neks melakukan gerakan perlawanan. Neks berkata, “MKM! Aku benci benda itu!”

“Tapi kalo gak dibeginiin kamu bakal berisik!”

“Tapi aku gak suka!”

“Kenapa?”

Perlahan ia tenang, “Kasih aku waktu buat cerita.” MKM yang tidak tega melihat Neks akhirnya mengalah dan mendengarkan cerita Neks. “Begini ceritanya.

Masih ingat si Bleki? (https://themkm.wordpress.com/2013/04/23/kisah-cinta-neks-mkm-curhat-sama-anjing/) Jadwal jalan-jalanku selalu lebih pagi daripada si Bleki. Saat Bleki masih di sini, aku gak berani menyatakan perasaanku. Setiap kali dia lewat depan rumah, aku terdiam.

Saat aku sudah mengumpulkan keberanian, di saat yang sama pemilikku (Mantan Teman Sebangku) menggunakan alat itu agar aku tidak berisik. Jadi gara2 alat itu aku tidak pernah bisa menyatakan perasaanku pada Bleki. Sampai hari ini.”

MKM menangis sesaat. MKM menghapus air mata. Lalu tetap memakaikan brangus itu sambil berkata, “Ceritamu tidak merubah keadaan bahwa kamu berisik.”

Akhirnya, satu lagi pagi yang tenang ala Adit MKM. MKM kembali membereskan pekerjaannya, lalu pulang dengan damai.

Kadang Childish itu Perlu

Childish adalah sikap menyebalkan. Sungguh menyebalkan. Sikap yang menganggap hal tidak penting menjadi sangat darurat. Sikap yang tidak mau tahu keadaan orang lain. Sikap yang menyiksa orang lain.

Namun terkadang, Childish itu perlu. (seperti semboyan blog ini dulu, Kadang Bodoh itu Perlu. sama, Kadang Childish itu perlu)

Tak dipungkiri, kita butuh Childish. mungkin terdengar menyebalkan jika kita  berkata pada orang lain, “Aku ingin kamu di sini saat aku membutuhkanmu.” Orang itu bisa saja menjawab, “Aku kan bukan batman yang bisa langsung datang pake bat-mobile begitu sinyal dinyalakan.” atau lebih singkatnya, “Kamu pikir aku Kampret (kelelawar)?”

Akan Childish juga bila kita berkata, “Kamu mestinya bisa ngerti keadaanku sekali lihat!” Orang itu tidak salah bila menjawab, “Mana bisa? Kamu bukan ultraman yang kalau sakit dadanya bisa kelap-kelip.”

namun kita butuh itu. Kita butuh orang yang selalu ada saat kita sendiri. Kita butuh orang yang bisa ngerti keadaan kita sekali lihat. sebuah pesan singkat di pagi hari berbunyi, “Semangat ya kerjanya hari ini.” dari orang yang tepat bisa jadi obat seperti viagra yang bangkitkan semangat jalani hari. terdengar Childish, namun itu yang terjadi.

manusia tidak jauh beda dengan anjing, jika kita di”elus2″ oleh orang yang tepat, kita pasti terdiam. manusia yang beriman tidak jauh berbeda dengan orang kafir saat menghadapi ramalan zodiak di majalah. mereka akan sangat bersuka cita bila tertulis di sana, “Asmara: Ia memberi respon yang positif. Coba dekati dia lebih dekat.” dan mungkin akan membakar majalah itu bila yang tertulis, “Keuangan: Kurangi beli hal yang tidak penting. keuangan menipis.”

Saat kita sebagai orang lain, melihat ada dua orang pacaran, yang cowo lagi menenangkan cewe yang nangis, kita mungkin geli dan berkata, “Childish ah. nangis aja dari dulu!” namun si cewe butuh nangis di depan orang yang tepat. si cowo pun akan merasa sangat bahagia bila bisa menenangkan si cewe.

Sama seperti seorang kakak yang melihat adiknya sedang pacaran. MKM tahu itu geli (pengalaman pribadi dengan Hamba Allah). tetapi coba rasakan perasaan adikmu. betapa mereka berdua menikmati dunia mereka. sama seperti kalian bila kalian sedang pacaran.

well. jangan pernah menyalahkan orang yang childish. Kadang Childish itu perlu. (tapi kadang2 aja, jangan sering2. kalau keseringan capek juga yang toleransi. hehe…..)

Kisah Cinta Dogi (MKM Curhat Sama Anjing LAGI)

MKM lagi galau. Dan lagi-lagi, MKM mengawali hari dengan curhat pada anjing. Sambil menyikat Neks, MKM bercerita pada Neks.

“Neks, Neks, MKM lagi galau.”

“”MKM, MKM, gosok lebih kuat!”

“Dasar! Dengerin ya. MKM baru aja bertengkar sama cewe. Dia bilang MKM gak sopan, vulgar, gak punya etika, hina, dan barang-barang hina lainnya.”

“Ya memang!”

MKM memukul kepala Neks, “Hih! Kamu nyebelin juga!”

Neks berusaha menggigit tangan MKM, “Aku gak mau dipukul.” Lalu Neks kembali tenang dan berkata, “Aku jadi ingat cerita si Dogi.”

“Emang kenapa dengan si Dogi?”

Dogi adalah seekor anjing herder yang diasuh oleh MKM sejak lebih dari seminggu yang lalu. Anjing mesum yang gayanya sok cool. Ia sangat sopan dan tahu adat (beda dengan Neks yang hobi kencing di depan rumah orang). Dogi punya kebiasaan untuk mengajak MKM ke rerumputan agar si Dogi tidak boker di tengah jalan seperti Neks.

Neks mulai bercerita, “Sebenarnya, Dogi dulu sama joroknya dengan Neks. Bahkan lebih parah.

Dogi dulu adalah anjing preman yang sangat ditakuti oleh anjing-anjing tetangga. Setiap kali Dogi lewat, semua anjing tetangga lari. Dogi pernah dikeroyok segerombolan anjing liar dan berhasil mengusirnya hanya dengan satu gonggongan. Pokoknya anjing mesum itu mengerikan.”

“Ya, setidaknya kata-katamu membuktikan bahwa dari dulu anjing itu mesum.”

“Namun semua berubah ketika ia bertemu Popi. Popi adalah satu-satunya anjing yang berani memarahi Dogi. Popi dan Dogi selalu bertemu di taman bawah dan bermain bersama.”

“Itu bukan taman. Itu cuma tempat parkir yang kebetulan agak luas.”

“Ya itulah pokoknya. Popi selalu memarahi Dogi bila Dogi boker sembarangan. Popi tidak lelah untuk memberikan contoh boker di rumput pada Dogi. Namun Dogi tidak peduli. Dogi keras kepala dan tetap mempertahankan karakter joroknya.

Walaupun saat boker mereka bertengkar, namun selain waktu itu mereka selalu bermain bersama. Karena tahu betapa mereka menikmati waktu bersama, pengasuh mereka melepaskan rantai mereka sejenak ketika berada di taman bersungai itu. Dogi dan Popi gemar sekali memandangi sungai itu. Hari-hari berlalu, tanpa sadar Dogi jatuh cinta pada Popi.

Suatu hari, Dogi boker sembarang lagi. Popi yang sudah kehilangan kesabarannya, langsung mendekati sungai lalu mencontohkan pada Dogi boker yang benar. Namun Popi terpeleset dan terseret arus sungai. Pengasuh Popi langsung berlari. Dogi pun berlari, namun arus sungai lebih cepat daripada larinya. Sejak hari itu Popi tidak pernah terlihat lagi.

Sejak itulah Dogi tidak pernah boker sembarangan lagi. Kini, Dogi sangat gemar boker di rumput taman itu. Dogi berharap Popi akan muncul lagi dan tersenyum melihat Dogi boker pada tempatnya.”

MKM menangis, “Mulai hari ini. MKM akan mendengarkan kata-kata cewe itu. MKM mau tobat sekarang, sebelum MKM kehilangan cewe itu.”

Neks tertawa, “MKM tobat? Mustahil! Guk-guk-guk!”

Lalu dari belakang Dogi berseru, “MKM!!!”

MKM menjawab, “Apa Dogi??”

“Gosok aku sekarang….”

“Dasar anjing mesum!”

 

-Semua bahasa anjing di atas sudah mengalami terjemahan melalui MKM Translate. Bila ada bahasa yang masih belum diterjemahkan, itu bisa jadi bahasa yang terlalu kasar atau bahasa tersebut tidak ada di KBBA (Kamus Besar Bahasa Anjing)-

Kisah Cinta Neks (MKM Curhat sama Anjing)

Neks adalah seekor doberman yang kurus dan menyebalkan. setiap diajak MKM jalan-jalan, selalu bikin ulah. ia paling suka makan Junk Food (Junk – Sampah, Food – Makanan). setiap ada sampah tetangga yang belum diambil tukang sampah, selalu dikejar dan dimakan. Neks memakannya dengan lahap.

MKM bertanya pada Dogi, anjing yang serumah dengan Neks, “Dog, Dog, Mengapa Neks doyan makan Junk Food? apakah semua anjing doyan makan junk food?”

Dogi menjawab, “Aku tidak MKM. aku takut darah tinggi. kolesterol dari Junk Food banyak sekali.”

“Lalu mengapa Neks sangat suka Junk Food?”

Dogi mulai bercerita, “Bermula dari beberapa tahun yang lalu, saat itu Neks masih muda. Neks adalah anjing yang penuh tenaga dan siap menggigit siapa saja yang mengganggu tuannya. suatu hari, Neks jalan-jalan bersama pengasuhnya. lalu ia berkenalan dengan seekor Akita. jantan, dan akhirnya mereka menjad sahabat.

persahabatan mereka berlangsung baik. tanpa ada yang tahu bahwa Neks dan si Akita ini menyukai anjing yang sama. aku lupa itu anjing tipe apa, kita sebut saja bleki. bleki ini sangat cantik dan menjadi idola satu RT.”

“Kamu suka juga Dog?”

“Aku sudah tua MKM. sudah uzur. bukan waktunya mencari cewe.

lanjut ya. Neks yang mudah akrab dengan siapa saja, semakin berteman dengan anjing-anjing tetangga yang lain. saat itu juga Neks sudah merencanakan ingin menyatakan perasaannya. tentu saja ia meminta bantuan dari si Akita sahabatnya.  namun si Akita ini terbakar oleh cemburu. ia terus saja menghalangi rencana Neks. sampai pada akhirnya si bleki pindah rumah dan meninggalkan Neks yang belum sempat menyatakan cintanya.

Sejak saat itu Neks selalu tampak frustasi dan ingin mengakhiri hidupnya. mulai dari rumput sampai sampah ia coba, namun semua hanya membuat ia sakit perut dan tidak bisa membunuh Neks. sejak saat itu juga setiap kali Neks melewati rumah si Akita, ia langsung mengajak anjing itu berkelahi. memang karena cinta, sahabat pun bisa jadi musuh.”

“Kasihan Neks ya.”

“Lebih kasihan kamu MKM. curhat kog sama anjing.”

_Oh no! he is right!!!!_

MKM Kerja Part Time

Ujian telah berakhir, begitu juga kegiatan sekolah MKM. Daripada nganggur gak produktif, dan biar ada tulisan baru buat blog, MKM mencoba mencari pekerjaan. Pekerjaan yang didapatkan MKM sekarang berasal dari “Mantan Teman Sebangku” (orang yang kalo komen di sini selalu singkat-singkat dan menyakitkan). MKM kini bekerja sebagai pengasuh anjingnya. Ya MKM sekarang jadi “pengasuh anjing”.. eh bukan… “perawat hewan peliharaan”

“Aa… MKM gak keren jadi pengasuh anjing!” (biarin! Yang penting gak nganggur dan digaji). Sebenarnya keren atau gak itu masalah perspektif. Sama seperti anak yang ditanya, “Bapakmu kerja apa?” akan gak keren bila ia menjawab, “Kuli.” Tapi akan jadi keren bila ia menjawab, “Buruh angkut keras.”

Ya. Semua bila menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar (dan yang agak panjang), akan menjadi lebih keren dari sebelumnya. Mari kita coba lagi. “Bapakmu kerja apa?” si anak akan minder bila menjawab, “supir truk.” Namun semua akan berubah ketika ia menjawab, “Pengantar muatan berat.”

Namun sayang masih ada beberapa pekerjaan yang memang mentok sampai di situ tingkat kekerenannya. Contoh: “Bapakmu kerja apa?” akan biasa aja bila si anak berkata, “Pelawak.” Namun akan lebih mengerikan bila ia menjawab, “Pria penghibur.”

Anyway, inilah sekilas pengalaman MKM mengasuh anjing:

Pagi2 buta (setelah MKM menyelesaikan urusan dengan perut yang salah makan), MKM berangkat dengan menggigil kedinginan ke rumah Mantan Teman Sebangku. MKM dikenalkan dengan dua anjingnya:

BILM5-LCIAA87d6.jpg large

kiri ke kanan. Neks, Dogi

  1. Dogi (gak ngerti gimana nulisnya, pokoknya bacanya begini)

–          Relatif diam

–          Pertama kali MKM dateng langsung melingkar di kaki MKM (dia fall in love with MKM, maybe, hope not. Dogi, MKM dan kamu sama2 cowo)

–          Udah uzur (tua) jadi kalo jalan agak lama

–          Penurut, tapi kalo dideketin Neks jadi suka gigit

–          Boker tau adat, udah tau mana rumput buat kencing sama rumput rumah sendiri.

–          Kalo udah disikat menggeliat seakan bilang, “please… don’t stop! More! Harder! Faster! That’s great!”

–          Mukanya sedih waktu MKM pulang

 

  1. Neks (kasusnya sama kayak dogi. Ini cara MKM panggil tu anjing)

–          Lebih aktif daripada Dogi (hiperaktif banget, mungkin dia termasuk anjing alay)

–          Pertama kali MKM dateng, dia nimpuk perut MKM pake kuku (akhirnya seragam sekolah MKM kotor, sejak itulah MKM tau betapa menyebalkannya nih anjing)

–          Masih muda, 2 tahun, tapi udah kena penyakit kulit semacam ketombe

–          Kalo diajak jalan2, dia jadi liar. Hobi lari (dan ngejar orang jogging yang tak bersalah)

–          Makan dan boker gak tau adat. Pagi ini dia udah makan sampah di depan MKM.

–          Tapi dia diem kalo udah disikat (ini, dasar anjing mesum!)

–          MKM pulang, dengan tanpa dosa ia boker di depan MKM. (and akhirnya MKM harus bersihkan kandangnya lagi.

 

Dengan pekerjaan ini, MKM harus bangun pagi (sangat pagi, lebih pagi daripada waktu sekolah). Tapi gak apa2, sekalian latihan kalo tahun depan udah masuk asrama universitas (https://themkm.wordpress.com/2013/03/27/mkm-dapet-beasiswa/). Walaupun Neks menyebalkan, dan Dogi air tenang menghanyutkan, MKM akan menyayangi mereka seperti adik sendiri (walaupun Hamba Allah gak pernah MKM sikat sampai menggeliat)