Archive | Uncategorized RSS for this section

Mood Booster

Hi readers, berapa orang dari kalian yang alasan pacarannya adalah, “Aku pingin cari orang buat mood booster.” Ups. Yang jomblo… ya… brapa dari kalian yang pingin banget punya pacar karena pacar adalah mood booster? MKM gak paham sama kalian. Kalian ini cari pacar atau power bank?

Sepanjang MKM pacaran ya, frekuensi pacar jadi moodbooster itu 30%. 70% bikin mood jatuh. Kalian yang ngira ber-romansa-ria itu menyenangkan, kayaknya kalian ketipu oleh bagian akhir dongeng-dongeng mainstream: Dan mereka akhirnya menikah dan bahagia selamanya. MKM kasih tau ya. Makin lama kalian sama seseorang artinya makin sering berantem. Dan kalo udah berantem ama pacar, mood itu ilang. mananya yang mood booster?

Jadi saran MKM, kalo kamu cari pacar cuma buat mood booster, mending beli snickers aja. modalnya lebih murah daripada pacaran. Snicker itu awet, murah, bisa didiemin lama. Pacar gak bisa!

Sekarang hakikat dan fungsi pacaran itu apakah hanya terbatas pada mood booster? Pacaran itu mencari orang yang tepat untuk diajak berumah tangga. Ada yang lebih penting daripada sekedar jadi mood booster, FOOD PROVIDER. karena FOOD means MOOD. FOOD means EVERYTHING.

Jangan mau pacaran sama orang yang PDKTnya, “Udah makan ato belum?” Pacaranlah sama orang yang, “Aku tau resto bagus, ke sana yuk. kubayarin.”

Jangan mau pacaran sama orang yang kalo kamu main ke rumahnya, kamu cuma dikasih air putih padahal dia nyimpen khong guan! DIA PELIT! belum jadi pacar aja udah pelit, gimana jadi istri.

Kenapa valentine orang kasih coklat? karena jauh d lubuk hati manusia, manusia itu tahu dan sadar kalau cinta itu omong kosong. Kata-kata bisa bohong, tapi coklat enggak. Coklat itu enak. Snickers is love.

MKM sih pacaran bukan buat mood booster. MKM pacaran ya karena MKM mau tau, MKM sanggup gak nanti kalo harus nikah sama orang ini. seenggaknya, MKM berusaha tahu nafsu makannya pasangannya seberapa jadi harus sedia beras berapa kilo per minggu.

Kamu? pacaran buat apa? kalo motivasi gak jelas, mending putus, trus jualan pentol. ingat. FOOD is LOVE

#PPL_Challenge Last Day – MKM Drop Out

Hi readers. Iya. MKM Drop Out. MKM sudah bukan lagi jadi calon guru Kristen. Tidak. MKM sudah bukan lagi calon guru.

Tapi tenang. MKM tidak akan berhenti menulis.

Kata memang terbatas, namun penuh makna.

Buat teman-teman di sana yang belum sempat MKM pamitin, bye!

#PPL_Challenge Day 32 – MKM si bajak laut

Hi readers. Menyambung kelelahan hari kemaren, hari ini MKM mata kirinya merah banget. Mirip zaman MKM putus sama pacar dulu, cuma skarang satu doang yang merah. Kemungkinannya ada dua, MKM yang capek banget, atau MKM gak sengaja ngolesin cabe ke mata.

Ini tadi ngajar sambil mata bengkak gitu lo. Bawaannya udah mau jadi Kakashi gitu di kelas. Trus muridnya di-sharingan. Ya gak lah!

Tapi di tengah mata MKM yang memerah, yang mestinya udah gak boleh lama-lama di depan laptop, MKM masih nyempetin buat nulis tulisan yang mungkin gak banyak dibaca orang ini. Pertanyaannya, buat apa?

Hm… pertanyaan sulit sih itu. Tapi jawabannya bervariasi. Dan ini salah satunya:

MKM nulis agar banyak orang meneladan MKM. Hidup kadang penuh ketegangan dan serius. Orang harus sadar kaau hidup ini absurd, maka kadang bodoh itu perlu, kadang random tidak salah, dan kadang kita perlu memberi ruang untuk bernafas dan berbicara pada diri kita sendiri.

Hihi.

#PPL_Challenge Day 25 – Lesson Plan yang gagal

Hi readers. Tadi pagi Lesson Plan yang MKM bikin gagal. Apa itu Lesson Plan? Lesson Plan adalah rencana kamu mau ngapain aja di satu pertemuan. Jadi MKM gagal menerapkan apa yang MKM rencanakan. Pelajarannya molor gitu dari alokasi waktu yang udah MKM tentukan.

Apakah masalah? Ya iyalah! Mundur 1 pertemuan, berarti makin dikit waktu. Makin ngebut lah kita di akhir2. trus anak-anak dapet apa?

Tapi itulah tantangan seorang guru, harus bisa bijaksana. Trim sana trim sini. Pikir banyak cara agar anak-anak ngerti.

Tapi semuanya balik lagi ke motivasi awal mengajar apa. Ingat, kita tidak sedang menciptakan ahli matematika. Kita sedang menciptakan manusia. Mana yang memanusiakan manusia kalau kalian begitu mengejar materi?

Ah. Guru kuliah 4 tahun (minimal) bukan buat jadi pinter, tapi buat jadi bijaksana

#PPL_Challenge Day 24 – Siswa juga punya kehidupan

Hi readers. MKM baru aja kasih PR agak jahat ke murid-murid. 25 soal dalam waktu sehari. Well, mestinya gampang sih, tapi kamu harus mikir out of the box buat nyelesaikan soal-soal itu dalam waktu singkat.

Capek. tapi ini emang efek samping dari dua ekstrim pemahaman tentang matematika yang berbeda. Satu, matematika itu kebiasaan, maka harus banyak PR. dua, matematika itu kegemaran, maka kalau PR menyulitkan, jangan diberikan. Wah. repot jadi guru, gak tau harus pilih yang mana.

Pilih yang menyenangkan siswa lah. Kalau siswa gak ngerti terus dapet jelek kan juga siswa yang gak senang. Guru mah sebenernya cuma input nilai. Jadi pilihannya serba salah.

Ada juga guru yang kasih PR dengan alasan kepercayaan. “bapak percaya kalian bisa menyelesaikannya.” Trus ngasihnya dengan tatapan jahat.

Well, entah MKM akan jadi guru yang kayak gimana. Tapi MKM pernah jadi murid. MKM akan tetap berpikir, apakah PR ini membantumu untuk jadi lebih baik, atau malah menyita waktu istiirahatmu dengan keluargamu. Siswa juga punya kehidupan kan?