Archive | #SeninRohani RSS for this section

Sang Nelayan

Galilea tak pernah sedingin ini. Langitnya biru padam. Pantainya begitu pasrah dipijaki Anak Manusia. Alam pun tahu kunjungan Tuannya. Kini Anak Manusia duduk di atas sebuah batu karang. Mata-Nya memandang pantai dengan seksama.

Beberapa nelayan sedang membersihkan jaring mereka. Tak ada ikan yang mereka dapat. Wajah sedih mereka mewarnai pagi yang biru itu. Satu dari mereka menatap jauh ke laut, mengutuki ombak dan garam lautan. Dalam hatinya yakin bahwa Allahnya tak akan membiarkannya dan keluarganya kelaparan.

Siapa dia?

Simon, batu karang-Ku.

Mau Kau apakan dia?

Dia yang akan Kupilih. Aku yakin padanya.

Dia? Dia hanya nelayan. Bisa apa dia? Ilmu tauratnya tidak cukup tinggi untuk memahami, apalagi mengajar.

Aku yang akan mengajarinya. Dia akan menjadi guru yang besar, menyerupai-Ku.

Dia keras kepala. Apakah orang seperti itu bisa diajari?

Tak ada yang mustahil bila Bapa menghendaki.

Sekeras apapun Kau mengajarinya, Kau hanya punya waktu tiga tahun. Kau tahu itu. Kau tak akan sempat….

Tiga tahun cukup. Bahkan hanya butuh tiga hari bagi Bapa untuk membangun Bait-Nya.

Imannya akan goyah!

Tetapi dia akan bangkit.

Dia akan tenggelam!

Dan Aku akan menariknya kembali.

Dia tak tahu apa-apa! Dia hanya tahu cara menjala ikan dan menebas pedang! DIA TAK PUNYA IMAN!

Anak Manusia terdiam. Anak Manusia bangkit dari duduknya, lalu berjalan ke arah pantai. Jauh di hadapannya, sang nelayan berlutut di dalam kapalnya dan berdoa. “Kau yang empunya kehidupan, ampunilah hamba-Mu yang berdosa ini.”

Aku tahu dia punya iman. Sedikit saja cukup.

Dia akan membuat banyak masalah untuk-Mu.

Tidak masalah.

Anak Manusia tetap berjalan. Ia semakin dekat dengan kapal yang sejak tadi Ia amati.

Dia lebih mencintai dirinya sendiri daripada-Mu.

Tetap Aku akan mencintainya.

Dia akan menyangka-Mu!

Aku tahu.

Tiga kali!

Aku tahu!

Dia akan meninggalkan-Mu!

Aku tak akan meninggalkannya.

Bahkan di saat terburuk-Mu! Di sakratul maut-Mu! Ujung derita-Mu! Dia akan berpaling dari-Mu!

Anak manusia sampai di kapal itu. Ia memanjat naik, lalu duduk di hadapan sang nelayan. Mata mereka beradu. Sang Anak Manusia, mengetahui segala kelemahan sang nelayan, hari itu memberikan kesempatan besar pada sang nelayan untuk merubah hidupnya selamanya. Sang nelayan, seorang pria biasa yang tidak layak mendapat penghargaan apapun, telah ditetapkan untuk berhenti menjala ikan, dan beralih menjala manusia.

“Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam.” Kata-Nya.

 

 

-Hi readers, sekarang MKM lagi keranjingan bikin cerpen. Ini sih hasil dari seminar2 yang MKM jalani beberapa minggu ini. semoga kalian suka.-

#SeninRohani – Nyari Tuhan ah….

Hi Readers, pernah denger temenmu bilang gini gak? “bro, aku ke gereja dulu. Nyari Tuhan.” Syiiiitt…. Tuhan dicari men… itu gimana? kamu dateng ke gereja, liat di bawah bangku, ketemu Tuhan terus bilang, “Ketahuan…. sekarang kamu yang nyari…” dikata petak umpet.

MKM sebenarnya benci banget sama klausa ini. ini agaknya menyamakan Tuhan dengan tukang gorengan gitu. “Anjir… gua laper nih… cari gorengan ah…” Ya sama… “Anjir… kerohanian gua kering nih, cari Tuhan ah….” ngeselin banget. Dikira Tuhan tukang semprot kerohanian?

Kayaknya manusia belum sadar kalo manusia itu sebenarnya gak punya kemampuan buat nyari Tuhan. serius! Setiap kali manusia “nyari Tuhan” seringkali yang mereka temukan bukan Tuhan, tapi malah keegoisan diri. Jadi gitu, doa awalnya, “Tuhan maha baik, maha penyayang…..” dan seterusnya. mungkin ada juga yang doanya gombalin Tuhannya, “Oh Tuhan, Kau bagaikan bulan…” trus Tuhan jawab, “Kan yang nyiptain bulan GUA! kenapa GUA dimiripin ama ciptaan GUA sendiri? ngeselin nih makhluk!” dan segala gombalan itu nanti hanya sebagai embel-embel untuk masuk pada perkara sebenarnya, “Tuhan…. aku udah lama sendiri, temukan aku dengan jodohku…” Get a life mblo!

anyway, Kita gak akan pernah bisa ketemu sama Tuhan kalo bukan Tuhan yang dateng ke kita. Kita gak akan pernah bisa mengenali Tuhan kalo bukan Tuhan yang menyingkapkan dirinya pada kita. Lalu yang bener gimana? Yakinlah bahwa Tuhan ada di pintu hatimu mengetuk setiap hari dengan senyum-Nya yang menyejukkan. agak creepy sih kalo dibayangin. apalagi kalo buat yang Kristen harus ngebayangin pria berjenggot ketuk2 di depan pintu rumahmu sambil senyum sepanjang hari. Well, Yesus gak semenyeramkan itu teman-teman. yang Dia bawa bukan ketakutan tapi kedamaian.

Nah, tapi dia gak mungkin masuk ke hati kita dengan kondisi hati kita penuh dengan urusan kita. Cara paling baik agar kita bisa bertemu Tuhan adalah dengan mematikan keegoisan diri. Saatnya untuk memberi diri untuk Tuhan dan sesama. Tolonglah orang dengan tanpa berharap imbalan, tanpa berharap pahala. kasihilah orang karena kalian tau betapa menyenangkannya untuk berkorban demi orang lain. Bukan biar kamu dapet gaji atau biar kamu masuk surga.

rasa damai saat harus berkorban itu gak mungkin datang dari otak manusia yang serakah. Itu datang dari Tuhan. so, let’s kill our egoism. let’s meet God.

#Shalom1Jiwa #ShareTheLove

#SeninRohani – Desire

Hi readers, again, this is #SeninRohani or you can say Holy Monday, because being holy is not only for Sunday. why late? Internet sucks.

What is the biggest enemy of human? Some Socrates-wannabe say, “The biggest enemy of humanity comes not from the outside, but from the inside” (applause…)

For me, actually human is not fighting with himself. Yes it is, but which part of him? It is the sinful nature. Well, human is weak. Everyone is weak. Even a pastor will “get hard” when a girl like Kim Kardashian strips in front of him.

We need to admit that our world is totally broken. Our morality is decreasing. 90% of teenagers in Indonesia did free sex. 10%? It remains mystery. Most of them who didn’t do free sex are afraid of the consequences, whether it is afraid of pregnancy or afraid of hell. Actually, there are only few of them who really appreciate their mate as God’s creation. Boys nowadays only want to bring their fantasy (of porn) come true.

Well, these things are not new. Prostitution has already existed in the age of our ancestors. So maybe, our gasoline is not only from dinosaur fossils but also from our ancestor’s gangbang residue.

Why does this immoral culture survive for years? It is because sin is limitless. There is no limit of human desire. We always want to have more pleasure.

But we need to remember, human can be limitless, but God is eternal. God’s grace is enough. So, let’s fight sin with the power of God.

 

#SeninRohani – Believe

Hi Readers. berapa orang di abad 21 ini yang masih percaya sama mukjizat? Gak ada? Well, MKM percaya sama mukjizat, dan kalian harusnya juga.

lebih mudah buat kita buat percaya sama teori evolusi daripada percaya kalo kita diciptakan dari debu tanah. Lebih mudah buat percaya teori Big Bang daripada percaya kalo ada yang menciptakan dunia ini hanya dalam 7 hari. Padahal semuanya itu cuma perkiraan orang-orang. yang bikin dua hal itu tampak bener karena kita mengimaninya. padahal gimana kalo semuanya itu salah? Ternyata yang bener adalah sebenarnya bumi, matahari, dan semua planet adalah telur dari Naga raksasa yang ada di luar angkasa! itu juga hipotesa lo….

Kenapa kita lebih percaya teori itu? karena itu make sense aja. Ada pembuktian secara matematis aja. Masalahnya kalo kita ngomongin Tuhan, selamanya Tuhan gak akan bisa dijamah sama pikiran manusia, baik itu pribadi-Nya maupun karya-Nya. Akhirnya untuk ngejawab pertanyaan tentang Tuhan, sama kayak guru fisika ngejawab pertanyaan tentang rumus yang mereka keluarkan. “Udahlah, diimani aja.”

Masalahnya kita gak mau sadar kalo apapun yang ada di hidup kita ini serba mukjizat. Menurut MKM, mukjizat terbesar yang ada adalah Tuhan kita bukan Tuhan yang iseng. Dia ini Maha Kuasa. kalo MKM jadi tuhan, pasti MKM bakal jadi tuhan yang super iseng. akan ada satu hari di mana MKM bikin suara dosen MKM yang nyebelin jadi cempreng banget gitu.

Well, MKM mau kasih beberapa postulat. Kalo kita percaya Tuhan itu ada, kita pasti percaya kalo Tuhan ini adalah yang nyiptain kita. Dan kita juga percaya kalo dia gak mau kita bikin dosa. faktanya, manusia bikin dosa tiap hari. kalo MKM jadi tuhan, MKM pitesin satu-satu manusia yang bikin dosa. apalagi yang bikin dosa yang gak keren.

contoh dosa gak keren: Ngebohongin Ahok masalah anggaran. Ini kan bego banget. Ahok ini cina! Cina identik dengan tau harga! dan elu ngebohongin Ahok dengan kasih anggaran yang gedenya gak logis. kalo MKM jadi tuhan, pasti MKM udah bikin orang-orang ini gantung diri di Monas.

Tapi Tuhan gak kayak gitu. Tuhan ini sabar banget. Tuhan masih mau ada di sebelah kita dan mendorong kita. Masalahnya iman kita yang terlalu lemah untuk merasakan kasih-Nya. Percayalah kalo Tuhan ini peduli sama kita dan gak mau kita celaka, seberdosa apapun kita. Yang Tuhan mau cuma agar kita bertobat.

Bertobatlah. Jangan goyah imanmu. Believe in God. He is able to do anything.

#ShareTheLove #Shalom1Jiwa