Moving On

Hi readers, gagal ginjal sudah ada obatnya, tapi gagal move on masih saja jadi penyakit. Patah hati memang bisa bikin orang sakit psikosomatis. Inilah kenapa orang takut jatuh cinta. Orang takut gak bisa move on.

Buat kalian yang pingin move on, hal pertama yang harus kalian sadari adalah, kalian gak sendirian. Maksud MKM di sini adalah, sebagian besar manusia di dunia ini, tepat ketika kalian baca kalimat ini, mereka juga sedang berusaha move on dari sesuatu. Entah itu kehilangan orang yang disayangi, kehilangan pekerjaan, atau kehilangan arah.

Tapi apakah penyebab gagal move on adalah kehilangan? Ataukah justru penyebabnya adalah jatuh cinta? Yang jelas, kita sepakati dulu bahwa semua orang pernah jatuh cinta. Dan semua orang detik ini juga sedang jatuh cinta, pada apapun.

Setiap jatuh cinta adalah indah. Sayangnya, apapun yang kau temukan di dunia ini, suatu saat akan hilang. Entah hilang secara alami, atau memang kau ditinggalkan tanpa alasan yang bisa kau pahami. Maka mulailah langkah move on mu dengan memaafkan dirimu yang telah jatuh cinta, pada apapun.

Sebab jatuh cinta adalah normal. Dan setiap manusia pasti jatuh cinta. Mungkin jika diberi 10 kali percobaan mengulang waktu. Kamu juga akan tetap 10 kali jatuh cinta pada tempat yang sama.

Sekali lagi, ampunilah dirimu yang telah jatuh cinta. Pada waktu itu, dirimu yang lalu tak bisa berdiskusi dengan dirimu yang sekarang tentang langkah yang harus kamu ambil. Jatuh cintamu waktu itu adalah keputusan terindah yang kau buat waktu itu. Akui saja, waktu itu kamu bahagia.

Maafkan dirimu yang telah jatuh cinta, lalu carilah pelukan. Bukan untuk menikmati pelukannya. Namun agar kau sadar bahwa senyaman apapun pelukan yang diberikan oleh siapapun, pelukan itu berhenti dan harus kau lepas. Semua yang dimulai haruslah berhenti, baik-baik, atau dengan alasan yang tak bisa kau terima.

Tuhan memberikanmu cukup, bukan lebih, bukan kurang. Cukup. Cukup kehangatan dari pelukan yang harus berhenti. Cukup tenaga untuk berlari. Cukup waktu untuk bersedih. Cukup. Cukup kekuatan lagi untuk kembali berdiri.

Dan kembali pada langkah pertama. Ketika kau berdiri, ingatlah kau tak mencoba berdiri sendiri. Banyak orang juga ingin berdiri.

Sesungguhnya hal terbaik yang dapat diberi oleh orang-orang yang patah hati adalah keikhlasan mereka menolong orang lain. Sebab siapapun yang patah hati, siapapun yang sedang terjatuh, berhak untuk tidak sendiri.

Advertisements

Tags: , ,

2 responses to “Moving On”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: