Pentol Korea

Hi readers, sampe sekarang Habib Rizieq belum diadili. Tapi menurut MKM, itu gak urgent. Yang urgent adalah mengadili pembuat Pentol Korea. Di Malang ada jajanan baru bernama Pentol Korea. Pentol ini kenapa harus namanya Pentol Korea? Apakah saat beli, kita harus panggil mamangnya tidak lagi dengan “bang”, “mas”, atau “lek”, tapi dengan panggilan “oppa”

“Oppa! Beli Pentol Oppa! Banyakin micinnya oppa!”

Sungguh tidak pantas penjual pentol dipanggil Oppa. Tapi jika benar ada pentol di Korea, maka memanggil penjual pentol di korea dengan panggilan Oppa jadi sah-sah saja. memanggil oppa tidak cocok karena dia orang Indonesia.

Sama halnya orang Kristen tidak cocok masuk surga secara hukum islam. Orang Islam juga tidak cocok masuk surga menurut ajaran Kristen. Mungkin memang tidak ada orang yang cocok masuk surga. Kalau semua orang merasa dirinya tidak cocok masuk surga, mungkin kita tak perlu bertengkar dan saling melabeli kafir, karena kita sadar kalau kita semua dibenci Tuhan.

Orang-orang lebih cocok masuk distro baju daripada masuk surga. Agaknya orang-orang lebih sering menganggap agama itu baju yang kita pakai buat ke surga. Padahal pertama kali manusia dibikin, manusia gak pake baju apa-apa. Manusia juga gak beragama apa-apa.

Upil melekat lebih dulu pada diri manusia daripada agama. Upil jadi bagian proses bernafas. Agama harusnya juga jadi semangat dan nafas hidup manusia. lalu ingat, kalau hidung sudah penuh upil, buang upilnya. kalau kamu penuh dengan agama, jangan salahkan MKM kalau hidupmu sesak dan tak bisa bernafas.

terserah kalian mau bagaimana dengan agama kalian. MKM sih mau memberi porsi agama pada MKM secukupnya.

Tapi MKM juga bukan orang toleran. Level toleran tertinggi adalah ketika kamu membiarkan anakmu memilih agamanya sendiri. Jika kamu mampu hidup dengan kondisi anakmu berbeda agama dengan kamu, yang mana kayaknya setiap agama mengajarkan bahwa anak harus diarahkan ikut agama orang tua, baru kamu benar-benar toleran.

Tapi kalo orang tuanya bisa mengamalkan ajaran agamanya dengan baik dan jadi berkat buat anaknya, kayaknya si anak gak punya alasan buat cari agama lain.

kalo baca ini, jadi toleran rasanya salah secara agama. Ya udah. anggap saja toleran adalah salah satu kesalahan dalam hidup kita yang kita perbuat. Nanti dicatat malaikat bareng: iri, dengki, benci, marah, malas, nafsu, dan serakah. Ah nambah satu ini kayaknya hidup MKM gak akan lebih baik atau lebih buruk.

Maka MKM memutuskan untuk tetap membeli Pentol Korea tersebut. Memberi nama adalah kreatifitas dari penjual. Jika tak bisa apresiasi, setidaknya toleransi. Selama ini MKM diam saja ketika ada Malang Strudel, padahal Strudel bukan dari malang. Lalu kenapa MKM harus sewot sama Pentol Korea?

Advertisements

Tags: , , ,

5 responses to “Pentol Korea”

  1. kunudhani says :

    Pentol korea? Ada dmna y? Kok aku blm prnh dngeer

  2. Subadra says :

    Kalo saya ingin memberikan porsi agama pada diri saya dengan maksimal tapi, nyatanya ya begini,, tetap secukupnya.
    Oh ya, soal pentol korea itu sama kayak cilor gak sih?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: