Pencemaran Nama Baik

Hi readers, tau Undang-Undang pencemaran nama baik? Ini Undang-Undang yang bikin kalian selalu pikir dua kali buat posting apapun di sosial media.

Undang-Undang ini ngeselin. Ini Undang-undang yang melindungi orang-orang yang over sensitive, yang mestinya orang-orang begini dikucilkan dari masyarakat. Masyarakat jadi gak rileks. Dikit-dikit tersinggung. Padahal yang begini Cuma ada dua kemungkinan, kalau gak orang nyebarin fakta, ya orang becanda. Ya udah kalau kamu merasa dihina, dan itu bukan fakta, anggap aja bercanda. Udah. Hidup ini indah.

Sebenernya banyak pasal, tapi ini salah satunya:

“Tiap-tiap penghinaan dengan sengaja yang tidak bersifat pencemaran atau pencemaran tertulis yang dilakukan terhadap seseorang, baik di muka umum dengan lisan atau tulisan, maupun di muka orang itu sendiri dengan lisan atau perbuatan, atau dengan surat yang dikirimkan atau diterimakan kepadanya, diancam karena penghinaan ringan dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.” (Pasal 315 KUHP)

MKM sampe gak ngerti harus bahas ini dari mana. Intinya, kamu ngatain temenmu, “Anjing lu!” Kamu bisa dipenjara empat bulan. Empat bulan itu satu semester. Gara-gara temenmu yang “anjing” kamu molor lagi kerja skripsi. Kapan lulus?

Tapi damainya murah. cuma 4.500.  Mirip ongkos warnet per jam pada masanya. 4.500 ini buat beli lalapan aja gak cukup lo. Hukum Indonesia aneh. ngebelain harga diri orang sih niatnya. Tapi rupanya harga diri seseorang di mata pemerintah lebih rendah daripada jamur crispy.

Kayaknya sih pasal ini harganya murah cuma 4.500 karena emang gak pernah diamandemen lagi. Dan rasanya bentar lagi dihapus. Gak tau nunggu momen apa. Yang jelas, orang Indonesia udah bisa bedain mana serius mana bercanda. Makian bahkan udah jadi budaya. Coba kalo diberlakukan tegas. Orang Malang semua masuk Penjara.

Masalahnya orang suka banget lapor. Diejek dikit lapor. Sakit hati dikit lapor. Padahal dulu waktu SD kita gak pernah gitu. Waktu SD kalo diejek ya balesnya ngejekin. Dipanggil nama Bapaknya ya bales manggil nama Bapak.

Manggil nama bapak itu seru banget dulu. MKM pernah punya temen namanya Robby. Nah, bapaknya namanya Agus. Ya kami panggil lah dia dengan nama Agus (kadang sampai lupa nama aslinya siapa). Suatu hari kami lagi main PS di rumah si Robby, berlima termasuk MKM. Terus entah siapa yang manggil, tapi ada salah satu dari kami yang teriak keras banget, “Agus!” akhirnya tanpa mengucapkan sepatah katapun kami semua langsung lari keluar dari rumahnya Agus dengan muka merah malu.

Kalo UU pencemaran nama baik itu berlaku buat kami dulu, Cuma gara-gara bilang, “Agus!” ada anak SD dipenjara 4 tahun.

Di pengadilan juga susah, “Saudara Adit, anda saya vonis 4 tahun penjara karena memanggil saudara Robby dengan nama Agus.”

“Tapi dia duluan manggil saya pake nama Yanto.”

Trus Robby nyela, “Loh bapakmu kan namanya Edi.”

“Kan Yanto selingkuhan ibukku. Sapa tau dia juga bapakku.”

Hakimnya nengahin, “Udah dek, bayar 4.500 aja..”

“Duit saya abis om. buat maen PS.”

Menurut MKM yang bikin komedi di Indonesia gak berkembang ya yang begini. Kita gak boleh ngomongin jeleknya orang lain. Gak boleh ngebahas SARA. Padahal SARA itu fakta lo.

Faktanya emang mayoritas orang Batak itu keras. Kecuali Batak salah asuh. Batak salah asuh itu orang Batak, marga Batak, tapi dari kecil di Jawa Tengah atau Jogja. MKM punya temen dari Jogja namanya Putri Nainggolan. Nainggolan itu Batak. Kalo Nainggolan yang asli di Medan sana dipanggil, “cewe.” Pasti jawabnya, “Apa kau!”

Kalo si Nainggolan Jogja ini dipanggil “cewe..” jawabnya, “Opo mas..”

“Mbak, jangan terlalu imut gitu lah.. tak perkosa lo mbak!”

“Mas..” sambil tetep lugu. “tak santet lo.”

Andai komedi sudah ada di kurikulum sekolah. Anak-anak dibiasakan dengan sarkasme, hiperbola dan lain sebagainya. Mungkin gak ada lagi orang-orang yang gampang tersinggung. Andai Habib Rizieq punya hobi nonton stand up comedy, mungkin dia akan lebih woles.

Missal Habib dihina di twitter, “Woi Habib! Lu kekurangan Shampoo ya?”

Habib balesnya woles, “Yang penting gak kurang iman! Lu baca twitter terus, kapan baca Al-Quran?”

Dibales lagi sama yang tadi, “Aku Kristen, Bib!”

Habib malah makin woles, “Hari gini masih Kristen, kapan mau pindah? #BOOOM #burn #AlsoBurnInHell #AkuBukanBibehMu”

22_20150327_061038

(contoh sarkasme dari suara-islam.com)

Ahok gak pernah dituntut karena kata-katanya yang ini. Mungkin yang ditaik’in sama dia beneran taik. Tapi Ahok kemaren kena masalah gara-gara dia nyinggung Al-Quran. Kalo ormas muslim bisa woles, mungkin enak. Ahok bilang di video, “Jangan mau dibohongin pake Al-Maidah ayat 51!!!!” Habib Rizieq CS bales. Bikin vlog sambil bilang, “Jangan mau dibohongin pake semua ayat Alkitab. BOOM!”

Lalu tidak ada yang tersinggung sama video-video tersebut. Andai Indonesia damai gini, pengadilan bakal sepi job. Hakim korup gak tau mau korupsi apalagi. Derajat Hakim sama kayak komika minim job yang baru aja DO dari kampus terus menyibukkan diri ngeblog.

MKM sih gak peduli sama pasal ini. In fact, MKM ingin pasal begini diamandemen. Fitnah bisa dituntut hukum, tapi ngejekin temen? Sarkasme? Komedi? Mereka bukan hal yang harusnya diambil dari kehidupan sosial hanya gara-gara ada yang tersinggung. Kamu tersinggung? tuntut MKM sekarang! Penjarakan MKM! Biar orang-orang tahu betapa konyolnya kamu menuntut hal gak penting begini. Dan biar semua Indonesia tau apa visi MKM terhadap Indonesia yang damai!

MKM gak takut dipenjara btw. Di Penjara kamu dikasih pelatihan kerja. Keluar dari penjara, kamu punya banyak rekomendasi kerja. Baik yang halal maupun yang bisa bikin kamu balik lagi. Tapi seenggaknya lulus langsung kerja adalah sesuatu yang hilang dari MKM. And I will be glad to have it again.

Kita itu sering lupa kalau dari segala macam peraturan, harusnya ada kasih. Kasih mengatasi segala peraturan. Tapi manusia egois, makanya dibikin peraturan. Tapi kalau kamu hidup kaku di bawah peraturan, tanpa kasih, mending kamu berhenti jadi manusia, jadi anjing aja yang patuh sama peluit.

Advertisements

Tags: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: