Agama Cinta

Hai readers. Jadi ceritanya MKM barusan ikut seminar wajib. Seminar wajib di sini itu bukan yang kalo gak ikut nilai dikurangin atau apa. Ini seminar wajib yang kalo gak dateng, di-DO. Maka seperti seminar-seminar wajib biasanya, MKM ikut dengan hati yang lari entah ke mana.

Tapi atas berkat rahmat Allah yang Mahakuasa (mirip pembukaan UUD), MKM dengerin semua isi seminarnya. Ada satu isi seminarnya yang kece banget: Budaya barat sekarang sebenarnya bukanlah Atheist, mereka memiliki agama, yaitu agama Eros.

Awalnya MKM yang setengah ngantuk berpikir kalau Sheila On 7 akhirnya bisa punya prestasi internasional selain bikin 9 album dan berhasil memiripkan muka vokalisnya dengan MKM. Tapi ternyata bukan Eros gitaris yang ia maksud. Maksud Eros di sini adalah Cinta. Budaya barat sekarang ternyata begitu mendewakan yang namanya Cinta.

Cinta membawa kebahagiaan, semua orang berhak bahagia, Maka pertanyaannya, apakah salah kalau kita mengutamakan Cinta di dalam hidup kita? Well, orang Kristen juga percaya kalo Tuhan itu Cinta. Lalu masalahnya apa? Ada apa dengan Cinta?

Rupanya Ada apa dengan Cinta 2 tidak sebagus yang pertama. Rangga tidak sepuitis Rangga SMA. Apakah itu karena Rangga memiliki huruf pertama R? Andai huruf pertamanya adalah T. Maka ia mungkin bisa konsisten puitis seperti grup vokal Tangga yang sekarang sudah bubar. Atau setidaknya lagu dan puisinya terkenang seperti peribahasa yang sering diucapkan orang kalau lagi sial. Sudah jatuh tertimpa Rangga.

Definisi Cinta itu membingungkan untuk dijadikan agama. Rasul Paulus menghabiskan satu pasal untuk menjelaskan Cinta di Bible. Anak SD yang mulai mencoba pacaran mendefinisikannya sebagai alasan untuk mendapatkan cie-cie. Rangga mendefinisikannya sebagai gebetan. Uya Kuya mendefinisikannya sebagai anaknya. Maka Uya Kuya kalau jadi orang Barat, ia bisa menyembah anaknya sendiri.

Capek kan jadi orang barat. Mending jadi orang Timur. Karena Timur adalah titik awal SunGoKong untuk mencari kitab suci. Lihat apa yang terjadi pada SunGoKong? Serialnya dibuat terus, filmnya ada terus, bahkan sekarang dia jadi Hero di Dota2. Ini bukti kalau budaya timur sebenarnya lebih berpotensi daripada budaya barat.

Maka kalau bukan cinta yang harus kita utamakan, Lalu apa? Utamakan Selamat.

(Jadi sebenernya isi seminarnya bagus, tapi itu sebenarnya seminar berbayar. Kalian bacanya gratisan minta lebih!)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: