Selamat Hari Opor dan Ketupat!

Hi readers, selamat hari opor dan ketupat. Gak, MKM gak mau minta maaf apa2. Ntar aja di akhir artikel (siapa tau artikel ini menyinggung kalian, jadi sekalian).

MKM sebagai anak Kristen yang sering dibawa2 keluarga buat dipamerin waktu ada kumpul-kumpul keluarga besar pas lebaran, ngerasa tradisi ini jadi mirip topeng monyet. Kita anak kecil disuru bertingkah baik2, trus dikasih makanan sama keluarga besar, plus dikasih duit. Padahal mereka gak tau kalo kita biasanya suka nyakar orang.

Ya perasaan ini muncul (mungkin) karena MKM gak ikut puasa, gak ngerti, dan gak kenal aja siapa yang MKM salamin. Ya keles, kita gak kenal, tiba-tiba MKM harus bilang “Maafin aku ya tante, eh bude, eh nek….” Emang MKM salah apa? Kita aja baru ketemu hari itu.

Tapi MKM yakin pasti maksud tradisi ini baik. MKM aja yang bebal dan gak paham. (Jadi yang MKM pahami tentang lebaran sampe hari ini cuma hari keliling ke tempat keluarga buat cari opor dan ketupat – sambil ditanyain pertanyaan yang akan keluar tiap tahun berulang kali dari orang-orang yang sama: “Udah kerja?” “Kuliah di mana?” “UPH itu di mana ya?”)

Tahun ini, MKM berhasil “menghindari” acara keliling keluarga besar dengan cara tetep stay di asrama dan gak pulang ke Malang. YEEEY. (durhaka banget yak? Kutuk aku sekarang jadi batu, IBU!!!!)

Tahun ini MKM berkesempatan untuk melihat-lihat aktifitas orang-orang yang gak ngerayain lebaran. jadi apa yang mereka lakukan? Mau tau? Ya sama aja kayak hari minggu. Tidur, ke mall, main dota, ya like another holiday lah!

Ke mall itu penting. Kita mau memanfaatkan hari terakhir diskon besar-besaran mall, dan mallnya lebih sepi. Soalnya banyak yang harus kumpul-kumpul keluarga besar. Trus jalan-jalan jadi sepi gaes. Apalagi kalo tempat kalian bukan destinasi kumpul-kumpul keluarga pada umumnya. Kalian bisa shuffling di jalan raya.

Tapi tetaplah ini tidak semenarik kalo ikut lebaran. Karena pada hakikatnya, lebaran adalah opor dan ketupat. Berbahagialah orang-orang yang bisa makan opor dan ketupat pada hari lebaran (dan hari-hari berikutnya kalo sisa). Maka dari itu, buat yang gak punya keluarga muslim, cari aja temen muslim ato tetangga muslim. Berteman dengan orang yang agamanya beda sama kamu gak ada ruginya!

Ayo berteman! Akhir kata: Sorry, for everything (karena bilang mohon maaf lahir batin udah terlalu mainstream). Selamat hari opor dan Ketupat!

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: