Undang-Undang Spoiler

Hi readers, besok banget MKM baru akan nonton Batman V Superman. Dan udah banyak temen MKM yang mau kasih spoiler. Apapun lah kecuali Batman V Superman and Suicide Squad. Jangan pernah kasih spoiler Batman ke MKM kecuali emang mau dikubur di BatCave.

Menurut MKM, spoiler itu dosa besar. MKM juga nulis spoiler sih, tapi tujuannya beda. Spoiler yang dibikin MKM adalah spoiler yang memberikan informasi yang cukup untuk orang yang gak tau mau donlot film apa buat nonton di laptop. Nah kalo spoiler Batman V Superman H-1 sebelum orangnya nonton, itu memberi informasi bagaimana kamu minta dibunuh.

Ngasih spoiler adalah bentuk tindakan tidak menyenangkan. Ini bisa dituntut di pengadilan KUHP. Dan mestinya pemerintah bisa bikin undang-undang baru. Undang-Undang Spoiler:

Spoiler yang baik adalah spoiler yang tidak menceritakan spoof dari ceritanya. Tidak merusak kejutan yang ditulis. Spoiler yang baik harus membantu orang menentukan prioritas film yang akan dia tonton. Barang siapa yang memberikan spoiler berbahaya pada temannya dapat dikenakan denda sebesar 1.000.000.000 Rupiah (Satu Milyar Rupiah) atau lidah disita hingga dapat melunasinya.

Ya. Lidah Disita. Dengan paksa!

Spoiler itu dibutuhkan, tetapi dengan kadar yang secukupnya. Cowo kalo mau nonton film, perhitungannya ribet. Mereka harus tau siapa yang main, siapa sutradaranya, siapa arranger musiknya, studio mana yang produksi, ada sambungannya sama film lain gak. Kalo cewe simple, pertanyaannya satu, “Yang main ganteng gak?”

Ayo kita bikin simulasi. Cowo pacaran ama cewe. Cewenya bilang,

“Yang main ganteng gak?”

“Kalo yang main ganteng mau kamu pacarin?”

“Gak lah, kan aku sayang kamu.”

“Trus ngapain nanya?”

“Penasaran aja.”

“Kamu berharap apa? Ini film documenter tentang penjajahan di Indonesia.”

“Oooo…. Emang orang Indonesia gak ada yang ganteng ya?”

Bete kan ngomong ama cewe? Cewe pun kalo nonton gak asik. Mereka itu selalu merusak suasana dengan nanya. “Itu kenapa?” “Yang jahat siapa?” “Dia mati?” “Dia ganteng ya?” “Cantik mana dia atau aku?”

Intinya, sekarang sudah saatnya mengajukan revisi di undang-undang perfilman Indonesia. Majukan perfilman Indonesia.

#ArtForLife #Shalom1Jiwa #ShareTheLove

Tags: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: