Archive | March 2016

Undang-Undang Spoiler

Hi readers, besok banget MKM baru akan nonton Batman V Superman. Dan udah banyak temen MKM yang mau kasih spoiler. Apapun lah kecuali Batman V Superman and Suicide Squad. Jangan pernah kasih spoiler Batman ke MKM kecuali emang mau dikubur di BatCave.

Menurut MKM, spoiler itu dosa besar. MKM juga nulis spoiler sih, tapi tujuannya beda. Spoiler yang dibikin MKM adalah spoiler yang memberikan informasi yang cukup untuk orang yang gak tau mau donlot film apa buat nonton di laptop. Nah kalo spoiler Batman V Superman H-1 sebelum orangnya nonton, itu memberi informasi bagaimana kamu minta dibunuh.

Ngasih spoiler adalah bentuk tindakan tidak menyenangkan. Ini bisa dituntut di pengadilan KUHP. Dan mestinya pemerintah bisa bikin undang-undang baru. Undang-Undang Spoiler:

Spoiler yang baik adalah spoiler yang tidak menceritakan spoof dari ceritanya. Tidak merusak kejutan yang ditulis. Spoiler yang baik harus membantu orang menentukan prioritas film yang akan dia tonton. Barang siapa yang memberikan spoiler berbahaya pada temannya dapat dikenakan denda sebesar 1.000.000.000 Rupiah (Satu Milyar Rupiah) atau lidah disita hingga dapat melunasinya.

Ya. Lidah Disita. Dengan paksa!

Spoiler itu dibutuhkan, tetapi dengan kadar yang secukupnya. Cowo kalo mau nonton film, perhitungannya ribet. Mereka harus tau siapa yang main, siapa sutradaranya, siapa arranger musiknya, studio mana yang produksi, ada sambungannya sama film lain gak. Kalo cewe simple, pertanyaannya satu, “Yang main ganteng gak?”

Ayo kita bikin simulasi. Cowo pacaran ama cewe. Cewenya bilang,

“Yang main ganteng gak?”

“Kalo yang main ganteng mau kamu pacarin?”

“Gak lah, kan aku sayang kamu.”

“Trus ngapain nanya?”

“Penasaran aja.”

“Kamu berharap apa? Ini film documenter tentang penjajahan di Indonesia.”

“Oooo…. Emang orang Indonesia gak ada yang ganteng ya?”

Bete kan ngomong ama cewe? Cewe pun kalo nonton gak asik. Mereka itu selalu merusak suasana dengan nanya. “Itu kenapa?” “Yang jahat siapa?” “Dia mati?” “Dia ganteng ya?” “Cantik mana dia atau aku?”

Intinya, sekarang sudah saatnya mengajukan revisi di undang-undang perfilman Indonesia. Majukan perfilman Indonesia.

#ArtForLife #Shalom1Jiwa #ShareTheLove

Kenapa Pemerkosa jadi Pemerkosa?

Hi readers, sebelumnya MKM harus mengakui kalau MKM mesum. Saking mesumnya, tiap kali liat cewe jalan, MKM selalu ingin tahu “ukuran” asli mereka. Soalnya ada cewe-cewe yang sengaja pingin keliatan “gede” akhirnya mereka pake BH rangkap 3. Beneran ada!

Menurut studi di US, 2/3 dari pelaku pemerkosaan adalah korban pemerkosaan sebelumnya. Pertanyaan MKM adalah, yang 1/3 kenapa dong? Orang-orang bilang karena nafsu sex mereka terlalu tinggi. Ya setiap orang juga pingin gituan kali! Tapi gak semua orang tuh jadi pemerkosa. Maksud MKM, kalau niatnya emang pelampiasan passion dan inovasi, kenapa jiwa enterpreneur mereka ini larinya ke pemerkosaan?

Senafsu-nafsunya orang, manusia dikaruniai oleh Tuhan self-defense yang namanya Mager (Males gerak). Pernah gak sih kalian mager ke titik maksimal? Pernah gak tidur di posisi yang gak nyaman, kalian tau ada posisi yang lebih nyaman kalau kalian gerak dikit, tapi kalian memilih gak gerak karena udah mager? Manusia itu bisa jadi makhluk semalas itu teman-teman.

Sedangkan pemerkosa? nafsu mereka itu mengalahkan mager mereka. Kalian kalau merkosa orang itu butuh effort tinggi. Kalian kudu cari tempat sepi. Kalian kudu tunggu cewe lewat. Kalian kudu tangkep cewenya dan pastikan cewenya gak teriak2. Iya kalau cewenya gak bisa beladiri. Kalau bisa? berarti harus latian dulu biar bisa ngimbangin cewenya kan. Gimana kalau aliran beladirinya sama? gak jadi merkosa, malah sparing. Iya kalau menang. Kalau kalah? malu.

Manusia itu sejatinya binatang. Gak, MKM gak lagi ngomongin hasrat sexual yang tinggi kayak kucing yang sering banget hamil. Manusia ini sejatinya adalah koala. Koala itu bisa tidur selama 20 jam sehari. Maka manusia sebenarnya adalah koala berteknologi. Manusia kalau udah scrolling FB, twitter, insta, 9gag, apapun, 1 jam itu gak kerasa.

Kita tinjau tindakan pemerkosaan. Kenikmatan merkosa cewe itu paling lama ya 20 menit. Sedangkan kita scrolling facebook, 1 jam itu gak cukup. Maka solusi yang bisa diambil untuk mengurangi tindak pemerkosaan adalah biasakan para pemerkosa ini untuk bermalas-malasan. Belikan mereka kuota! dengan membelikan para pemerkosa ini kuota, kalian minimal telah menyelamatkan 3 wanita.

Dengan wafat Yesus di salib, kita punya pilihan untuk tidak berbuat dosa. Ayo semakin mau memilih “tidak” pada dosa. Selamat Jumat Agung.

#ShareTheLove #HeGaveUsHisSon #Shalom1Jiwa

Obat, ditelen vs dikunyah

Hi readers, apa cara paling tepat untuk mengkonsumsi obat? Ditelen? Atau dikunyah? Buat kalian semua yang makan obatnya ditelen, kafir kalian! MKM pro obat dikunyah.

Setiap kali MKM bilang gini, pertanyaan yang pasti muncul dari orang-orang adalah, “Enak?”

Ya enggak lah! Obat ya pahit!

Tapi gini guys, minum obat ditelen membuat perut kalian berusaha lebih keras untuk mencerna obat itu. Kalian butuh obat, berarti tubuh kalian udah sakit. Ngalah dikit lah untuk meringankan tugas tubuh kalian. Pahit-pahit dikit. Biar cepet sembuh.

Gimana kalo penyakit kalian menyebabkan usus kurang bisa berfungsi dengan baik sehingga obatnya gak ancur, trus obatnya jadi nyumbat di usus. Kalian bisa kena usus buntu! Maunya sehat malah nambah penyakit.

Kenapa sih kalian memilih ditelen? Biar cepet? Kafir sekali alasannya. Ingin sembuh tapi ingin instan? Semua butuh pengorbanan.  Ini nih dampak budaya kekinian yang gak bener. Segalanya mau instan.

Kita harus budayakan minum obat dikunyah. Ini semua demi solidaritas. Kasian teman-teman kita yang mengkonsumsi obat dengan cara dikunyah. Mereka akan merasa dikucilkan oleh masyarakat. Mereka tidak akan diterima di universitas. Mereka tidak mendapat lapangan pekerjaan. Kemiskinan dan penderitaan disebabkan oleh ego kita yang tidak mau mengunyah obat.

Dengan mengunyah obat, kalian sebenarnya sedang latihan untuk menghadapi pahitnya hidup. Menelan obat hanya untuk orang lemah.

Selamatkan teman-teman kita yang gak bisa nelen obat (termasuk MKM)

#SaveObat #ShareTheLove #Shalom1Jiwa