MKM Spoiler 3 – Big Hero 6

Hi readers, seperti yang dilansir MKM di fan page (sumpah MKM punya fan page di facebook, tolong dilike), MKM akan mereview sebuah film yang baru aja menang Oscars: Big Hero 6. Sebelumnya congratz buat film ini karena udah menang The Best Animated Movie dan masuk di jajaran film terbaik menurut MKM.

Big_Hero_6_film_poster

Well, MKM akan mulai dengan spoiler plotnya dulu. Film ini bercerita tentang petualangan remaja labil bernama Hiro dan robot unyu bernama Baymax. Baymax yang awalnya adalah robot pengawal kesehatan dipaksa menjadi robot petarung demi mengalahkan manusia bertopeng kabuki yang berusaha memporak-porandakan kota. Tebak nama kotanya apa? San Fransokyo. Plesetan dari San Francisco-Tokyo. Plesetan yang bagus, pasti sang produser sering nonton srimulat.

Nah. Banyak momen di film ini yang ngena banget buat MKM. Salah satunya adalah si Hiro ini punya kakak yang baik banget, si Tadashi. Hal ini bikin MKM pingin banget punya kakak kayak gitu. MKM bilang ke mama MKM kalo MKM minta dibikinin kakak. Si mama malah marah sambil bilang, “kamu jangan bego dong! Mau mama kutuk jadi baymax?”

Anyway, cerita ini adalah cerita tentang manusia bertopeng jahat dengan teknologi canggih melawan Hiro dan teman-temannya dari fakultas teknologi dan robot. Semua berkelahi dengan menggunakan teknologi canggih. Dengan dunia yang sudah ditemukan teknologi secanggih itu, kenapa mereka masih pake mobil butut buat kejar-kejaran melawan penjahat? Keanehan ini mengajarkan kita bahwa teknologi gak menghilangkan kemiskinan. Teknologi mempermudah hidup (yang kaya). Long life rich people!

This Hiro is very genius. He helps his friends to develop their inventions into deadly weapons (Even he is the creator of his enemy’s weapon). My question: why don’t you create another robot? Doraemon could kill that weak villain for instance. Or maybe it is doraemon secret mission to return to the past and make nobita meet Hiro so together they can make doraemon.

Jalan cerita film ini mudah ditebak, tapi cukup untuk membuat anak kecil kagum dan menangis. Tapi yang MKM gak suka adalah kemunculan tokoh wanita baru di akhir cerita yang tampak setengah dipaksakan ada. Padahal tokoh wanita ini memegang peran cukup krusial pada cerita. Kalo dikasih dikit gambaran di awal, mungkin lebih enak dan bikin penasaran. Umpamanya gini deh. Misalnya kamu udah gak ketemu ayahmu dari umur 2 tahun. Akan lebih enak kalo kamu punya fotonya, jadi kalo ketemu di jalan bisa klimaks. Kalo kamu gak punya fotonya, tiba-tiba ketemu di jalan, ayahmu nyapa kamu, kamu lari karena ngira dia penculik.

Entah kenapa MKM agak terganggu dengan banyaknya unsur jepang yang dipaksakan masuk ke film ini. Mulai dari nama orang, nama tempat, bahkan topeng kabuki yang dipakai oleh penjahat. Nonton film ini jadi kayak nonton avatar aang, tapi di kepalanya bukan tanda panah biru, malah lambang konoha.

Now, the time for the Heroes. We have Gogo, a super hot girl with yellow suit. She has some sharp spinning wheel that help her in battle. Then Honey Lemon, another hot girl (she looks hotter in the comic version though). She can create bombs from chemical ingredients for any circumstances. We also have Wasabi, the afro. For Indonesians, this character will seems like Giring Nidji with light-saber. Then we have Fred. He is freak just like Shaggy (but without Scooby). Hiro helps him to satisfy his dream, to spit fire from the mouth. Our Main character: Baymax, a medical robot (which is installed with martial arts programs). And at least: Hiro Hamada. His power: controlling Baymax.

Siapa sebenarnya manusia bertopeng sangat bisa ditebak. Tapi menurut MKM, cerita akan bisa menjadi sangat mind f*ck andai saja manusia bertopengnya adalah Tadashi (sang kakak). Kita penonton yang sudah dimanjakan dengan Tadashi yang begitu baik ternyata dibuat jahat dan ingin membunuh adiknya sendiri. Tetapi untungnya bukan. Itu terlalu jahat untuk diterima anak kecil.

Well, dari 1-10. Buat MKM film ini dapet 8. Film ini recommended banget buat ditonton bareng keluarga. Apalagi buat anak-anak yang benci banget sama kakaknya. Sadarlah kalo gak semua kakak itu jahat. Mereka sayang kalian dengan cara yang kalian gak paham.

So. Pesan dari film ini: balas dendam itu gak baik. mending damai aja. Jadi kalo kalian ditilang polisi, tunjukin blog ini sambil bilang, “tuh kan pak? Mending damai aja.”

oh and one thing. Indonesians…. ingat simbol ini?

logo

tentu! agar-agar…..

#Shalom1Jiwa #ShareTheLove

Tags: , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: