we and foreigner

Hi readers, MKM kali ini mau ngebahas tentang sebuah peribahasa:

The grass is always greener in the other side.

Rumput tetangga pasti keliatan lebih ijo. Ternyata kita tetanggaan sama lapangan futsal. #abaikan

Orang Indonesia cenderung mikir kalo orang luar negeri itu selalu lebih kaya dari orang Indonesia. Ya emang sih. Sulit ketemu sama orang asing yang miskin di Indonesia. Pernah liat ada orang asing jualan nasi goreng keliling di perumahan? Gak ada kan! (if you know one, please comment. No pic=hoax)

Itulah kenapa kita sering nipu wisatawan asing. Angkot 5ribu, kalo yang naik orang jadi 50ribu. Harga kaos 20ribu, kalo yang beli orang asing jadi 150ribu. HP cina 500ribu jadi 5juta, padahal turisnya ini dari cina.

MKM pernah ketemu orang asing dari Cina yang lagi mau ada negosiasi bisnis ke Surabaya. Jadi MKM ketemu orang ini di pesawat. Dia transit gitu dari Jakarta. Nah, si Mr. Jack (namanya dia) ini rupanya baru aja ditipu ama kantor imigrasi Indonesia. Waktu mau ngurus surat di kantor tersebut, Mr. Jack ditagih duit 200 dollar sama petugasnya. Padahal mestinya gratis (seperti apa yang dilakukan Negara-negara lain). Ini kan ngeselin. Sebagai orang Indonesia, mestinya kita gak boleh nipu orang asing! Kita harus ditipu orang asing! #Sarkas

Then, I said, “Sorry for my government.” He said, “That’s okay, many countries did the same thing.” Well, MKM gak bisa sebutin negara2 mana aja yang udah ngelakuin itu ke dia, tapi yang jelas kita patut berbahagia. Walaupun Negara kita korup, ternyata ada Negara lain juga sama korupnya kayak kita! We’re not alone!

Ternyata emang di berbagai aspek, perlakuan kita ke orang asing itu berasa lebay dan menyulitkan mereka. Sekolah Internasional, SPPnya bisa sampe 20x lipat dari SPP sekolah biasa, padahal udah dapet dana BOS. Bahkan rokok pun, yang rasa Internasional itu harganya lebih mahal daripada yang rasa biasa. Padahal kan ujung2nya kankernya sama.

Kebayang gak sih, nanti kebiasaan ini masuk sampe ke bisnis peti mati. Jadi kalo ada orang asing mati, peti matinya harganya lebih mahal. 20x lipat. Keluarganya gak kuat bayar, akhirnya dia dipocongin. Padahal Kristen (kurang ajar ya Indonesia, orang udah mati masih aja ditipu).

Apa ini gara2 kita dulu dijajah, trus kita balas dendam ke orang asing? Well, here. Americans was helping us in protecting our freedom (against Netherland). Americans was helping us in building many things in Indonesia (with some loans). But now, we are very happy if we can fool some Americans. So, why the f*ck you fool people who have help you? Did they do something wrong to you?

No! we are the one who stupid and evil! Bahkan kita manggil mereka pun dengan sebutan bule. Padahal di KBBI, bule artinya orang dengan kelainan kulit. jahat banget kan kita. Mereka dulu Cuma lebih pinter dikit aja dari kita. Sekarang kan kita udah sama-sama pinter, setan! Kenapa kita harus bersaing dengan cara yang gak halal? stop jadi penipu!

#ShareTheLove

#Shalom1Jiwa

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: