Kalau bisa besok, Ngapain harus sekarang?

Orang Indonesia itu punya banyak kontradiksi prinsip. Mereka yakin bahwa kesempatan itu hanya datang sekali. Tapi mereka juga memegang teguh prinsip “Kalau bisa dikerjakan besok atau lusa, ngapain harus sekarang?”

Prinsip ini yang bikin Negara kita gak maju-maju. Presiden mau lunasin utang Negara, ditunda. Utangnya numpuk terus. begitu udah turun jabatan, diminta pertanggung jawaban, sambil angkat tangan dia bilang, “Bukan utang gua!”

Prinsip ini jadi pegangan mahasiswa. Kalau di akhir semester, biasanya mahasiswa udah mulai mengeluh di twitter, “Tugasku banyak banget!” Makanya, kerjain dari awal tong! Emangnya dengan ngeluh keadaan bisa berbalik? Kamu jadi dosen, dosen jadi cleaning service, cleaning service ngeluh di twitter, gitu?

Prinsip ini untungnya tidak dipake orang pacaran. Orang pacaran zaman sekarang itu prinsipnya “kalau sekarang bisa, ngapain nunggu kawin?” Coba kalau orang pacaran menunda hal ini. Kondom di mall akan kadaluarsa, pabrik kondom bakal bangkrut, banyak orang akan kehilangan pekerjaan. Tapi juga gak begitu ngefek ah, kan biasanya juga gak pake.

Anak muda sekarang mudah sekali kehilangan keperawanan dan keperjakaan. Murah sekali harga diri mereka. Generasi masa kini adalah generasi yang gak sabar dan murahan. Bisa dibilang, kita ini generasi indomi.

Ayo alihkan ketidak sabaran mu buat hal yang lain. Ayo mengubah ketidak sabaran ini menjadi inisiatif. Dengan inisiatif, kita mengurangi dosa kita untuk ngerepotin orang lain. Sampai mati pun kita harus inisiatif. Jadi nanti kalau malaikat maut dateng, si malaikat tanya ke keluarga kita, “Loh, si Adit mana? Ini jadwalnya saya jemput dia.” Keluargamu jawab, “Dia udah berangkat duluan, katanya gak mau ngerepotin malaikat.” Ngerepotin manusia aja dosa, apalagi ngerepotin malaikat.

Balik ke prinsip menunda. Hidup yang penuh dengan duka ini janganlah ditambah dengan menunda. Emang kamu mau Tuhan juga menunda pertolongannya? Tuhan bukan siswa SMA labil yang sering telat. Tuhan selalu tepat pada waktunya. Tanggung jawablah akan segala sesuatu yang telah kau tunda. #ShalomSatuJiwa

Tags: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: