Tidur yang Barokah

Ayo tebak-tebakan. Kenapa setan-setan matanya merah kalo gak item? Karena mereka kurang tidur. Mereka begadang bikin tugas kuliah.

Nah, tidur itu sangat penting bagi kesehatan kita. Bukan hanya kesehatan fisik, terutama kesehatan emosi. Dan tubuh kita meresponi kebutuhan itu. Seringkali kita kalau marah, bawaannya pingin tidur. Marah sama orang tua, ngunci diri di kamar, tidur. Marah sama temen, gak mau keluar rumah, tidur. Marah sama pacar, pacarnya dikunci, diajak tidur.

Tidur itu penting. Kalau ngantuk, tidur aja. Ngantuk adalah sinyal dari tubuh bahwa tubuh sudah butuh istirahat. Jadi kalau kamu di kelas ngantuk, tidur aja beberapa menit, ntar bangun lagi. Mending cuma dapet pelajaran 15 menit terakhir daripada selama 3 sks memaksakan otak buat bangun dan ngerti akhirnya gak dapet apa-apa.

Siswa selalu lebih maju dari gurunya. Siswa zaman sekarang daripada menemukan cara belajar yang efektif, mereka lebih berbakat untuk menemukan cara tidur di kelas yang barokah. Berdasar cara tidurnya siswa dibedakan jadi 3.

1. Siswa thinker

Siswa ini selalu mencari pose tidur yang membuatnya tampak sedang berpikir. Entah itu dengan cara pura-pura nulis, pura-pura pegang kepala sok mikir, atau pura-pura baca buku.

2. Siswa affirmative

Siswa ini pose tidurnya bisa sambil meng-iya-kan apa yang gurunya katakan. Jadi sambil tidur, dia ngangguk-ngangguk. Biasanya dia bersandar di kursi, tutup mata, lalu berapa detik sekali ia akan menganggukkan kepalanya dengan cepat.

3. Siswa fearless

Siswa ini pose tidurnya gak tau malu. Gak pake nunduk, mulut kebuka, ngiler, ngorok, dan membuat mukanya sejelek mungkin mirip berhala sehingga menggoda orang-orang atheis buat nyembah dia. Kalo dia dibawa ke candi, mungkin bisa ketuker sama arca.

Tapi MKM kasih tau ya buat semua orang yang hobi tidur di kelas. Tidur di kelas itu gak enak. Tidur yang enak adalah tidur di tempat yang tepat. Ada tiga tempat di dunia ini yang paling enak buat dipake tidur yaitu: Kamar tidur sendiri, pangkuan orang yang disayangi, gedung DPR.

Malas itu hak asasi setiap orang, tapi bertanggung jawablah atas segala hal yang sudah kau sepelekan dengan segala kemalasanmu. Shalom Satu Jiwa!

 

Tags: , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: