Archive | March 2014

Tidur yang Barokah

Ayo tebak-tebakan. Kenapa setan-setan matanya merah kalo gak item? Karena mereka kurang tidur. Mereka begadang bikin tugas kuliah.

Nah, tidur itu sangat penting bagi kesehatan kita. Bukan hanya kesehatan fisik, terutama kesehatan emosi. Dan tubuh kita meresponi kebutuhan itu. Seringkali kita kalau marah, bawaannya pingin tidur. Marah sama orang tua, ngunci diri di kamar, tidur. Marah sama temen, gak mau keluar rumah, tidur. Marah sama pacar, pacarnya dikunci, diajak tidur.

Tidur itu penting. Kalau ngantuk, tidur aja. Ngantuk adalah sinyal dari tubuh bahwa tubuh sudah butuh istirahat. Jadi kalau kamu di kelas ngantuk, tidur aja beberapa menit, ntar bangun lagi. Mending cuma dapet pelajaran 15 menit terakhir daripada selama 3 sks memaksakan otak buat bangun dan ngerti akhirnya gak dapet apa-apa.

Siswa selalu lebih maju dari gurunya. Siswa zaman sekarang daripada menemukan cara belajar yang efektif, mereka lebih berbakat untuk menemukan cara tidur di kelas yang barokah. Berdasar cara tidurnya siswa dibedakan jadi 3.

1. Siswa thinker

Siswa ini selalu mencari pose tidur yang membuatnya tampak sedang berpikir. Entah itu dengan cara pura-pura nulis, pura-pura pegang kepala sok mikir, atau pura-pura baca buku.

2. Siswa affirmative

Siswa ini pose tidurnya bisa sambil meng-iya-kan apa yang gurunya katakan. Jadi sambil tidur, dia ngangguk-ngangguk. Biasanya dia bersandar di kursi, tutup mata, lalu berapa detik sekali ia akan menganggukkan kepalanya dengan cepat.

3. Siswa fearless

Siswa ini pose tidurnya gak tau malu. Gak pake nunduk, mulut kebuka, ngiler, ngorok, dan membuat mukanya sejelek mungkin mirip berhala sehingga menggoda orang-orang atheis buat nyembah dia. Kalo dia dibawa ke candi, mungkin bisa ketuker sama arca.

Tapi MKM kasih tau ya buat semua orang yang hobi tidur di kelas. Tidur di kelas itu gak enak. Tidur yang enak adalah tidur di tempat yang tepat. Ada tiga tempat di dunia ini yang paling enak buat dipake tidur yaitu: Kamar tidur sendiri, pangkuan orang yang disayangi, gedung DPR.

Malas itu hak asasi setiap orang, tapi bertanggung jawablah atas segala hal yang sudah kau sepelekan dengan segala kemalasanmu. Shalom Satu Jiwa!

 

HP Bentuk Mangkok

Selamat datang di zaman gadget. Bukan zamannya perempuan centil ya. Itu ganjen. Ini gadget.

Di zaman ini, semua wajib punya HP. Dari mulai orang dewasa, kakek nenek, anak kecil, kucing tetangga, pohon wajib punya HP. Bahkan P aja butuh HP biar jadi PHP. Kini separuh nyawa bukan lagi istri, tapi HP. Jadi buat para jomblo, daripada galau, nabung aja, beli HP, eh, istri yang canggih…

Bentuk HP berkembang dari masa ke masa. Dulu tren HP adalah HP gede. Jadi orang2 tanya, “Bro, itu HP atau batu bata? Buat nimpuk anjing lumayan tuh…” sekarang tren HP adalah lebar dan tipis. Jadi orang2 tanya, “Bro, itu HP atau pisau jagal? Buat potong ayam lumayan tuh…” MKM sih pingin bikin HP bentuk mangkuk. Kan keren dan produktif. Bisa buat kasih makan anjing, atau buat makan ayam goreng.

HP bentuk mangkok ini akan punya banyak fitur. Fitur pertama adalah kamera. Karena bentuknya yang cekung, kamera yang dimilikinya punya fitur pembesar. Jadi kalian yang tubuhnya kurus kecil (kayak MKM) bisa terlihat berisi kalau pake kamera itu.

Fitur kedua adalah panas dan tahan air. Jadi HP ini bisa menciptakan panas sekaligus dia tahan air. Fungsinya apa? Tentu, bikin mie instant. Kalian gak perlu lagi pake kompor. Karena tahan air, HP ini bisa dicuci pake sabun cuci.

HP bentuk mangkok ini juga akan membantu kalian mencari uang. Bukan dengan online shop atau semacamnya. Tentu, buat ngemis. HP bentuk mangkok ini bisa mewarnai body-nya sedemikian rupa sehingga sulit dibedakan mana HP mana mangkok TNI.

HP ini bisa juga berguna untuk menaikkan kepercayaan diri. HP ini bisa merubah tampilannya, termasuk mengubah tampilannya menjadi mirip wajah seseorang. jadi bila anda kurang percaya diri dengan wajah anda yang tidak tampan (tidak setampan MKM), anda bisa pasang HP ini di muka anda dang anti wajah anda dengan wajah MKM. Dijamin para wanita ngantri….

Tapi HP bukanlah tolak ukur untuk harga diri seseorang. Kamu berharga karena kamu berdampak bagi sekelilingmu. Keep inspiring. Shalom Satu Jiwa!

Partai Politik

Hai pembaca. Sudah siap buat pemilu 2014? Yeyeye… pasti 67,448% dari pembaca berkata, “Masa bodo…” Nah, sebagai warga Negara yang baik, kita gak boleh berpikiran begitu. Kita harus memilih, walaupun pada akhirnya yang kita pilih justru “Masa bodo” ke kita.

Jadi MKM baru aja mengikuti acara yang bertempatan di UPH yaitu “Lawan Bicara.” Jadi yang belum tahu, itu acara debat antar parpol gitu. Jadi perwakilan partai politik disuruh adu bicara. Beda dengan warteg, kalau warteg adu-adu kopi….

Acara dimulai molor karena (kemungkinan, dan kelihatannya) ada satu parpol yang mengundurkan diri, lalu tiba-tiba jadi ikutan. Kalo dari awal aja udah gak konsisten, apa masih layak dipilih?

Lalu sepanjang acara di UPH, para parpol mulai menjagokan partainya masing-masing dan saling menyindir. Banyak dari mereka yang mengunggulkan partainya dan membuka kejelekkan partai lain. Kalau dari awal udah gak kompak, apa masih layak kita mempercayakan Negara pada mereka?

Ada partai baru yang ikut debat. Mereka mengajukan program-program yang keren. Tapi internal mereka diberitakan sedang banyak masalah. Apa kita masih bisa percaya janjinya?

Ada partai yang bilang bahwa kita jangan sampai terjebak politik uang. Padahal di video pembukaan jelas-jelas kadernya sedang bagi-bagi uang ke calon pemilih. Apakah dia memang berintegritas?

Tapi…..

Generasi muda selalu memandang politik sebagai area jahat. Penuh dengan cacat cela. Semua orang tak ada yang benar di sana. Baik yang masih calon, ataupun yang sudah jadi pejabat, semua sama saja. Dengan ide seperti ini, apa kita masih bisa dikatakan Warga Negara Indonesia?

Jangan pilih berdasar hati nurani! Pilih dengan observasi! Teliti! Demi masa depan bangsa ini. Shalom Satu Jiwa.

#TCCLT2014

Nah yang kali ini, MKM mau cerita tentang pengalaman pribadi. Absurd? pastilah… liat dong pojok kiri atas. slogan blog ini kan: Hidup Ini Absurd. Acara sesyahdu apapun, di mata MKM akan tetap absurd.

Jadi TC CLT 2014 ini adalah: Teacher College Christian Leadership Training. dari judul acaranya aja udah barokah. CHRISTIAN… ini acara religius. LEADERSHIP… ini acara pembentukan karakter. dan apa yang didapatkan MKM? bahwa setiap orang itu unyu.

MKM ikut acara ini dengan tanpa motivasi. Males. MKM tau bakal capek. Dan mending waktu dipake buat tidur. Tapi ini acara wajib fakultas. Ya udah MKM ikut. Awalnya MKM ikut dengan bersungut-sungut. Sampai akhirnya MKM tahu bahwa acara itu seharian dan gak ada waktu buat mandi. MKM bahagia. Akhirnya ada acara fakultas yang mendukung program kesehatan MKM untuk tidak mandi. Ya. Mandi itu tidak perlu. Selamatkan spesies bakteri yang hampir punah karena sabun. demi #IndonesiaSehat2014

Tapi MKM dapet banyak hal kog. Salah satunya: ada satu pemateri yang bikin MKM makin semangat nge-blog. @StevenSutantro (kalo gak salah gitu sih). Dia bilang: Keep Blogging, keep inspiring. MKM: keep blogging, keep Misleading.

Dari pemateri tersebut, MKM sadar satu hal. Bahwa presentasi yang seru adalah dengan cara menyebutkan banyak quote keren. Gak tau kenapa, kalo ada quote yang mudah dihafal dan keren, itu menarik! Jadi kalo kamu mau presentasi, kamu co-pas aja twit2 dari @WowFakta dan sejenisnya.

Pemimpin bukan masalah jabatan. Pemimpin adalah masalah dampak. Apa dampak kehadiranmu bagi sekitarmu? Shalom Satu Jiwa!

Jokowi Jadi Capres

Jokowi akhirnya resmi jadi capres. Dan banyak orang yang udah berharap ke orang ini akan mendukung. Menurut berbagai survey, jokowi dipastikan akan menjadi bapak Negara kita. Iya.. survey di darat. Kalo di laut, surving.

Bukannya MKM benci Jokowi. MKM malah kagum atas Jokowi. Tapi bagi MKM, Jokowi masih diperlukan oleh Jakarta. Biarkan Jokowi melayani Jakarta dulu, baru Indonesia. Nah, sekarang kita mengalah saja sama calon yang lainnya. Kasian kan, apalagai orang-orang yang udah promosi di TV dan keluar duit banyak buat bikin kuis2an.

Lagian, kalo Jokowi mundur, siapa yang mau gantikan dia? Ahok? Ahok gak bisa blusukan kaya Jokowi. Di Jakarta, yang bisa blusukan Cuma 2. Kalo gak jokowi, ya tikus. Tapi masa Jokowi kita ganti dengan tikus? Mau Jakarta dipimpin tikus?

Kalo MKM sih bakal pilih Rhoma Irama buat jadi presiden. Kenapa? Seru aja. Pasti akan terjadi transformasi musik nasional. Lagu Indonesia Raya diubah jadi dangdut. Itu anak SD yang lagi upacara, hormat bendera, tapi jempolnya goyang.

Kata dosen MKM, pemimpin adalah orang yang idenya didukung banyak orang. Kalau istilah twitter, berarti akun yang paling banyak di Retweet. Ya udah. Kita jadikan aja selebtwit jadi Presiden. Keren. Jadi foto di depan kelas bukan lagi Pak SBY, tapi Raditya Dika. Tulisannya bukan Presiden RI, tapi Marmut Merah Jambu.

Socrates bilang bahwa pemimpin yang baik adalah orang yang mengenal dirinya. Dengan kata lain, tau diri. Jadi jangan biarkan orang-orang gak tau diri, yang masih banyak kasusnya yang belum beres, jadi presiden. Emang kamu mau dipimpin sama orang yang punya tanggungan masalah kasus HAM? Emang kamu mau dipimpin sama orang yang gak bertanggung jawab melupakan nasib orang-orang yang rumahnya dia tenggelamkan dengan lumpur? MKM sih no… kalo mas Anang?

Tapi pemimpin yang baik adalah pemimpin yang berintegritas. Nah ini MKM ambil dari retret yang baru saja MKM jalani. Ceritanya nanti aja. Setelah ini. Kalo penasaran, bisa search #TCCLT2014. Atau follow aja @AditMKM. Kalo kecewa sama akun twitter tersebut, segera pindah social network, balik ke Friendster. Shalom Satu Jiwa.