Sebagai Seorang Manusia

Setiap manusia butuh dicintai. Ia butuh dicintai oleh orang yang ia harapkan. Setiap manusia butuh bukti dari cinta itu. Perhatian, kasih sayang, sentuhan, dan setiap orang memiliki keinginan yang berbeda. Setiap manusia berhak mendapatkan kepuasan. Setiap manusia berhak mendapatkan apa yang ia inginkan.

Setiap manusia berhak mendapatkan perhatian. Dari orang tua, teman, sahabat, kekasih, siapapun. Kadang kita terlalu sibuk dengan urusan pribadi sehingga tidak memperhatikan orang lain. Setiap manusia berhak mendapatkan kasih sayang. Sekuat apapun manusia menyangkal, manusia tetap membutuhkan kasih sayang.

Setiap manusia berhak diterima. Diterima dengan segala kekurangan, kebutuhan, dan kebiasaan. Setiap manusia berhak dimengerti. Dimengerti dengan segala ideologi, pendapat, pemikiran, dan harapan. Setiap manusia berhak dikenali dan diakui.

Setiap manusia, sebagai seorang manusia, butuh tersenyum. Setiap manusia ingin tersenyum dan ingin menjadi senyum bagi orang lain. Tidak ada manusia yang berhak disakiti. Tak satupun.

Namun apalah kita ini? kita hanya manusia. Pembenci, Pembunuh, Penjahat, Pembohong. Kita hanya bisa menyakiti. Kita bukan makhluk yang berbakat mencintai. Kita bukan makhluk yang berbakat peduli. Kita hanya peduli pada kebutuhan kita sendiri.

MKM sudah suci? Belum. MKM juga manusia. Hina. Penuh dosa.

(Kalau ada yang tanya, “MKM, mana lucunya?” ini artikel serius!)

Tags: , ,

One response to “Sebagai Seorang Manusia”

  1. Lidya Nugraheni says :

    thankyou my best friend..
    boy..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: