MKM di SMA part 3 (R.I.P)

Sekarang, MKM akan bercerita tentang tahun terakhir MKM di SMA. Setelah lolos dengan nilai biologi yang mendekati gak naik, MKM harus menjalani kelas 12. Saat daftar kelas dipajang di papan pengumuman, MKM langsung melihatnya sambil berkata dalam hati, “Mana namaku?” Setelah menemukan nama MKM di kelas XII-A4, tangan MKM bergerak ke atas dan ke bawah sambil berkata dalam hati, “Mana Reaper, Bio boy, teman2?” Beberapa detik kemudian, hati kecil MKM berteriak, “GAK ADA!!!”

Rupanya guru2 memang sengaja memisahkan MKM dari kelompoknya agar kami berkembang (katanya sih, tapi menurut MKM itu biar kami gak ramai di kelas). Sedikit depresi, tapi biarlah, MKM bisa mencari teman2 baru. Segera setelah itu MKM mengamati nama2 itu satu per satu.

“Oh bakso babi.” Itulah yang terbayang saat harus satu kelas (lagi) dengan siswa yang cukup menyebalkan. Kenapa harus bakso babi (gak telo bakar atau kentang goreng aja)? Karena nama siswa itu ejaannya mirip dengan Cayen (menu di restoran cina yang berarti bakso babi). Dia gak pernah berbuat salah pada MKM. Tapi cara bicaranya yang ceplas-ceplos, tingkahnya yang agak sombong (dengan tatapan dingin dari matanya yang sipit), juga lehernya yang kayaknya gak bisa nunduk, membuat MKM, FB, Bio boy, dan banyak orang2 vector lain susah bergaul dengannya.

Dan masih banyak nama2 kriminal lain yang MKM lihat di papan itu. Ada nama gadis mungil cerewet (yang nantinya akan menjadi Mantan Teman Sebangku), Tante Dempal, Navri (pemilik jenggot paling eksotis se-SMA – bahkan guru2 kalah keren), Ucup (anak papua yang bisa survive di jawa walaupun susah ngomong Bahasa Indonesia), dan masih banyak lagi. Kelas preman ini dipimpin oleh Mr.W (anak baik2 yang pada akhirnya juga jadi bahan kalah2an anak kelas).

Wali kelas kami adalah seorang ibu2 (yang menyeramkan), kita sebut saja Mother. Kenapa harus Mother? (walau tatapannya penuh nafsu membunuh) Ia memperlakukan kami seperti anaknya sendiri. Ia berkata bahwa ia selalu mendoakan kami. Apalagi saat kami menakan kelas kami R.I.P (Rolas IPA Papat). Ia berkata, “Dulu kelas saya bernama DIE (Duabelas IPA Empat), kini R.I.P. Itu berarti saya sudah mati dua kali. Yah, nama ini akan menjadi alasan saya untuk mendoakan kalian.”

Mungkin bagi kelas2 lain, kelas kami adalah kelas Motherf*cker (kelas yang wali kelasnya seorang mother dan isinya para f*cker). Namun kami cuek. Kami sadar bahwa kelas kami bukanlah kelas preman. Kelas kami hanya berisi orang2 yang terlalu kreatif (sehingga sering mengacau di kelas) yang dikumpulkan dalam satu kelas agar berkembang (dan tidak mengganggu siswa lain). Dan terbukti, kelas kami tidak pernah kehabisan ide untuk acara apapun.

Hari-hari kami jalani bersama guru2 yang sibuk menceramahi kami agar lulus UN. Namun tidak bagi satu guru. Sebut saja bapak BH. Pengajar kimia (yang sepertinya bereksperimen untuk membuat parfumnya sendiri, sehingga baunya aneh) ini sangat percaya bahwa kami akan lulus UN. Jarang sekali ia memberikan kami “lecture” tentang ketekunan. Justru ia selalu membuat kami tertawa dengan cara mengajarnya yang aneh dan curhatannya tentang nasibnya yang hampir pensiun.

Banyak guru yang mengecap jelek kelas kami. Bahkan kelas kami dibilang kelas “childish” (oleh guru yang juga childish). Sebagai gantinya, guru2 mulai memberikan PR yang jumlahnya gak tau adat. Dan yang lebih menyebalkan, mereka tersenyum sambil berkata, “Dikerjakan ya.” (troll face)

Walau tersiksa, pada akhirnya kami dapat lulus 100%. Di saat2 akhir, MKM melihat twit dan status FB teman2 R.I.P. Ada yang sudah diterima di univ, ada yang masih mencari, ada juga yang tampaknya frustasi. Tak sabar MKM melihat 7 tahun lagi, apa yang terjadi pada preman2 ini. Tak sabar melihat kesuksesan kalian teman. R.I.P, sampai ketemu di masa depan!

Tags: , , , , ,

3 responses to “MKM di SMA part 3 (R.I.P)”

  1. brey says :

    mantap dit,

  2. mantan teman sebangku says :

    hiiii..hiiii..hihihihihihihiihhihi :)) see ya few more years mother f*cker’s crew😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: