Kisah Cinta Dogi (MKM Curhat Sama Anjing LAGI)

MKM lagi galau. Dan lagi-lagi, MKM mengawali hari dengan curhat pada anjing. Sambil menyikat Neks, MKM bercerita pada Neks.

“Neks, Neks, MKM lagi galau.”

“”MKM, MKM, gosok lebih kuat!”

“Dasar! Dengerin ya. MKM baru aja bertengkar sama cewe. Dia bilang MKM gak sopan, vulgar, gak punya etika, hina, dan barang-barang hina lainnya.”

“Ya memang!”

MKM memukul kepala Neks, “Hih! Kamu nyebelin juga!”

Neks berusaha menggigit tangan MKM, “Aku gak mau dipukul.” Lalu Neks kembali tenang dan berkata, “Aku jadi ingat cerita si Dogi.”

“Emang kenapa dengan si Dogi?”

Dogi adalah seekor anjing herder yang diasuh oleh MKM sejak lebih dari seminggu yang lalu. Anjing mesum yang gayanya sok cool. Ia sangat sopan dan tahu adat (beda dengan Neks yang hobi kencing di depan rumah orang). Dogi punya kebiasaan untuk mengajak MKM ke rerumputan agar si Dogi tidak boker di tengah jalan seperti Neks.

Neks mulai bercerita, “Sebenarnya, Dogi dulu sama joroknya dengan Neks. Bahkan lebih parah.

Dogi dulu adalah anjing preman yang sangat ditakuti oleh anjing-anjing tetangga. Setiap kali Dogi lewat, semua anjing tetangga lari. Dogi pernah dikeroyok segerombolan anjing liar dan berhasil mengusirnya hanya dengan satu gonggongan. Pokoknya anjing mesum itu mengerikan.”

“Ya, setidaknya kata-katamu membuktikan bahwa dari dulu anjing itu mesum.”

“Namun semua berubah ketika ia bertemu Popi. Popi adalah satu-satunya anjing yang berani memarahi Dogi. Popi dan Dogi selalu bertemu di taman bawah dan bermain bersama.”

“Itu bukan taman. Itu cuma tempat parkir yang kebetulan agak luas.”

“Ya itulah pokoknya. Popi selalu memarahi Dogi bila Dogi boker sembarangan. Popi tidak lelah untuk memberikan contoh boker di rumput pada Dogi. Namun Dogi tidak peduli. Dogi keras kepala dan tetap mempertahankan karakter joroknya.

Walaupun saat boker mereka bertengkar, namun selain waktu itu mereka selalu bermain bersama. Karena tahu betapa mereka menikmati waktu bersama, pengasuh mereka melepaskan rantai mereka sejenak ketika berada di taman bersungai itu. Dogi dan Popi gemar sekali memandangi sungai itu. Hari-hari berlalu, tanpa sadar Dogi jatuh cinta pada Popi.

Suatu hari, Dogi boker sembarang lagi. Popi yang sudah kehilangan kesabarannya, langsung mendekati sungai lalu mencontohkan pada Dogi boker yang benar. Namun Popi terpeleset dan terseret arus sungai. Pengasuh Popi langsung berlari. Dogi pun berlari, namun arus sungai lebih cepat daripada larinya. Sejak hari itu Popi tidak pernah terlihat lagi.

Sejak itulah Dogi tidak pernah boker sembarangan lagi. Kini, Dogi sangat gemar boker di rumput taman itu. Dogi berharap Popi akan muncul lagi dan tersenyum melihat Dogi boker pada tempatnya.”

MKM menangis, “Mulai hari ini. MKM akan mendengarkan kata-kata cewe itu. MKM mau tobat sekarang, sebelum MKM kehilangan cewe itu.”

Neks tertawa, “MKM tobat? Mustahil! Guk-guk-guk!”

Lalu dari belakang Dogi berseru, “MKM!!!”

MKM menjawab, “Apa Dogi??”

“Gosok aku sekarang….”

“Dasar anjing mesum!”

 

-Semua bahasa anjing di atas sudah mengalami terjemahan melalui MKM Translate. Bila ada bahasa yang masih belum diterjemahkan, itu bisa jadi bahasa yang terlalu kasar atau bahasa tersebut tidak ada di KBBA (Kamus Besar Bahasa Anjing)-

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: