MKM Kerja Part Time

Ujian telah berakhir, begitu juga kegiatan sekolah MKM. Daripada nganggur gak produktif, dan biar ada tulisan baru buat blog, MKM mencoba mencari pekerjaan. Pekerjaan yang didapatkan MKM sekarang berasal dari “Mantan Teman Sebangku” (orang yang kalo komen di sini selalu singkat-singkat dan menyakitkan). MKM kini bekerja sebagai pengasuh anjingnya. Ya MKM sekarang jadi “pengasuh anjing”.. eh bukan… “perawat hewan peliharaan”

“Aa… MKM gak keren jadi pengasuh anjing!” (biarin! Yang penting gak nganggur dan digaji). Sebenarnya keren atau gak itu masalah perspektif. Sama seperti anak yang ditanya, “Bapakmu kerja apa?” akan gak keren bila ia menjawab, “Kuli.” Tapi akan jadi keren bila ia menjawab, “Buruh angkut keras.”

Ya. Semua bila menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar (dan yang agak panjang), akan menjadi lebih keren dari sebelumnya. Mari kita coba lagi. “Bapakmu kerja apa?” si anak akan minder bila menjawab, “supir truk.” Namun semua akan berubah ketika ia menjawab, “Pengantar muatan berat.”

Namun sayang masih ada beberapa pekerjaan yang memang mentok sampai di situ tingkat kekerenannya. Contoh: “Bapakmu kerja apa?” akan biasa aja bila si anak berkata, “Pelawak.” Namun akan lebih mengerikan bila ia menjawab, “Pria penghibur.”

Anyway, inilah sekilas pengalaman MKM mengasuh anjing:

Pagi2 buta (setelah MKM menyelesaikan urusan dengan perut yang salah makan), MKM berangkat dengan menggigil kedinginan ke rumah Mantan Teman Sebangku. MKM dikenalkan dengan dua anjingnya:

BILM5-LCIAA87d6.jpg large

kiri ke kanan. Neks, Dogi

  1. Dogi (gak ngerti gimana nulisnya, pokoknya bacanya begini)

–          Relatif diam

–          Pertama kali MKM dateng langsung melingkar di kaki MKM (dia fall in love with MKM, maybe, hope not. Dogi, MKM dan kamu sama2 cowo)

–          Udah uzur (tua) jadi kalo jalan agak lama

–          Penurut, tapi kalo dideketin Neks jadi suka gigit

–          Boker tau adat, udah tau mana rumput buat kencing sama rumput rumah sendiri.

–          Kalo udah disikat menggeliat seakan bilang, “please… don’t stop! More! Harder! Faster! That’s great!”

–          Mukanya sedih waktu MKM pulang

 

  1. Neks (kasusnya sama kayak dogi. Ini cara MKM panggil tu anjing)

–          Lebih aktif daripada Dogi (hiperaktif banget, mungkin dia termasuk anjing alay)

–          Pertama kali MKM dateng, dia nimpuk perut MKM pake kuku (akhirnya seragam sekolah MKM kotor, sejak itulah MKM tau betapa menyebalkannya nih anjing)

–          Masih muda, 2 tahun, tapi udah kena penyakit kulit semacam ketombe

–          Kalo diajak jalan2, dia jadi liar. Hobi lari (dan ngejar orang jogging yang tak bersalah)

–          Makan dan boker gak tau adat. Pagi ini dia udah makan sampah di depan MKM.

–          Tapi dia diem kalo udah disikat (ini, dasar anjing mesum!)

–          MKM pulang, dengan tanpa dosa ia boker di depan MKM. (and akhirnya MKM harus bersihkan kandangnya lagi.

 

Dengan pekerjaan ini, MKM harus bangun pagi (sangat pagi, lebih pagi daripada waktu sekolah). Tapi gak apa2, sekalian latihan kalo tahun depan udah masuk asrama universitas (https://themkm.wordpress.com/2013/03/27/mkm-dapet-beasiswa/). Walaupun Neks menyebalkan, dan Dogi air tenang menghanyutkan, MKM akan menyayangi mereka seperti adik sendiri (walaupun Hamba Allah gak pernah MKM sikat sampai menggeliat)

 

 

Tags: , ,

4 responses to “MKM Kerja Part Time”

  1. mantan teman sebangku says :

    hi bro

Trackbacks / Pingbacks

  1. MKM Gak Ada Ide | Dunia MKM - 25 April 2013
  2. Neks dan Brangus (MKM Curhat Sama Anjing) | Dunia MKM - 19 June 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: