Archive | April 2013

Nganggur Phase

Fase Nganggur (Nganggur Phase) adalah fase yang dialami anak SD/SMP/SMA kelas akhir yang baru saja menyelesaikan Ujian Nasional dan sudah tidak mengikuti pelajaran lagi. Ini benar-benar saat yang nganggur. sekolah sudah enggak, dianggap libur juga kelamaan. Ini menciptakan efek rumah kampret (di mana rumah menjadi tempat yang sangat suram) bagi para siswa.

efek samping lainnya bukan cuma itu. Dunia maya menjadi tempat paling favorit untuk melampiaskan kejenuhan. Dan itu lucu. banyak username yang dulunya jarang muncul di dunia maya, kini muncul dengan frekuensi yang besar. dan username2 ini kadang merepotkan, mereka akan mencoba memenuhi notif FB kita dengan invite game gak jelas (dan itu PHP banget, kenapa bukan notif tentang orang-orang yang like blog aku).

Anyway, nganggur phase gak boleh jadi alasan buat jadi remaja gak produktif. MKM sudah menemukan kerjaan buat mengisi nganggur phase ini. bagaimana dengan pembaca yang lain? apakah sudah menemukan kegiatan positif selain tebak2an warna BH ama temen? (serius game ini terkenal banget waktu MKM SMP)

banyak temen MKM yang ngeblog juga: http://raymondkefi.wordpress.com/ dan http://rmtcumi.wordpress.com/ contohnya.

buat yang gak hobi nulis, coba cari satu kegiatan positif. contoh: pergi ke kali dan ambilin sampah2nya (asal jangan sampe kebawa). atau pergi ke jalan raya terus stand by di sana 24 jam buat nyebrangin emak2.

btw, film yang muncul juga bagus2. itu berguna juga buat killing time. ada Ironman 3 (walaupun kalo diartikan secara kamus itu artinya manusia setrika) ada juga harvest moon the movie (ini game favorit MKM waktu kecil).

selamat mengisi nganggur phase. jangan sampai nganggur phase menjadi penumpul otak kalian. bye!

Kisah Cinta Dogi (MKM Curhat Sama Anjing LAGI)

MKM lagi galau. Dan lagi-lagi, MKM mengawali hari dengan curhat pada anjing. Sambil menyikat Neks, MKM bercerita pada Neks.

“Neks, Neks, MKM lagi galau.”

“”MKM, MKM, gosok lebih kuat!”

“Dasar! Dengerin ya. MKM baru aja bertengkar sama cewe. Dia bilang MKM gak sopan, vulgar, gak punya etika, hina, dan barang-barang hina lainnya.”

“Ya memang!”

MKM memukul kepala Neks, “Hih! Kamu nyebelin juga!”

Neks berusaha menggigit tangan MKM, “Aku gak mau dipukul.” Lalu Neks kembali tenang dan berkata, “Aku jadi ingat cerita si Dogi.”

“Emang kenapa dengan si Dogi?”

Dogi adalah seekor anjing herder yang diasuh oleh MKM sejak lebih dari seminggu yang lalu. Anjing mesum yang gayanya sok cool. Ia sangat sopan dan tahu adat (beda dengan Neks yang hobi kencing di depan rumah orang). Dogi punya kebiasaan untuk mengajak MKM ke rerumputan agar si Dogi tidak boker di tengah jalan seperti Neks.

Neks mulai bercerita, “Sebenarnya, Dogi dulu sama joroknya dengan Neks. Bahkan lebih parah.

Dogi dulu adalah anjing preman yang sangat ditakuti oleh anjing-anjing tetangga. Setiap kali Dogi lewat, semua anjing tetangga lari. Dogi pernah dikeroyok segerombolan anjing liar dan berhasil mengusirnya hanya dengan satu gonggongan. Pokoknya anjing mesum itu mengerikan.”

“Ya, setidaknya kata-katamu membuktikan bahwa dari dulu anjing itu mesum.”

“Namun semua berubah ketika ia bertemu Popi. Popi adalah satu-satunya anjing yang berani memarahi Dogi. Popi dan Dogi selalu bertemu di taman bawah dan bermain bersama.”

“Itu bukan taman. Itu cuma tempat parkir yang kebetulan agak luas.”

“Ya itulah pokoknya. Popi selalu memarahi Dogi bila Dogi boker sembarangan. Popi tidak lelah untuk memberikan contoh boker di rumput pada Dogi. Namun Dogi tidak peduli. Dogi keras kepala dan tetap mempertahankan karakter joroknya.

Walaupun saat boker mereka bertengkar, namun selain waktu itu mereka selalu bermain bersama. Karena tahu betapa mereka menikmati waktu bersama, pengasuh mereka melepaskan rantai mereka sejenak ketika berada di taman bersungai itu. Dogi dan Popi gemar sekali memandangi sungai itu. Hari-hari berlalu, tanpa sadar Dogi jatuh cinta pada Popi.

Suatu hari, Dogi boker sembarang lagi. Popi yang sudah kehilangan kesabarannya, langsung mendekati sungai lalu mencontohkan pada Dogi boker yang benar. Namun Popi terpeleset dan terseret arus sungai. Pengasuh Popi langsung berlari. Dogi pun berlari, namun arus sungai lebih cepat daripada larinya. Sejak hari itu Popi tidak pernah terlihat lagi.

Sejak itulah Dogi tidak pernah boker sembarangan lagi. Kini, Dogi sangat gemar boker di rumput taman itu. Dogi berharap Popi akan muncul lagi dan tersenyum melihat Dogi boker pada tempatnya.”

MKM menangis, “Mulai hari ini. MKM akan mendengarkan kata-kata cewe itu. MKM mau tobat sekarang, sebelum MKM kehilangan cewe itu.”

Neks tertawa, “MKM tobat? Mustahil! Guk-guk-guk!”

Lalu dari belakang Dogi berseru, “MKM!!!”

MKM menjawab, “Apa Dogi??”

“Gosok aku sekarang….”

“Dasar anjing mesum!”

 

-Semua bahasa anjing di atas sudah mengalami terjemahan melalui MKM Translate. Bila ada bahasa yang masih belum diterjemahkan, itu bisa jadi bahasa yang terlalu kasar atau bahasa tersebut tidak ada di KBBA (Kamus Besar Bahasa Anjing)-

Episode 5 – An Explosion

“Awas!!!!” Kyta berseru sambil menundukkan kepala Grafiti. Sebuah tembakan melesat ke arah mereka. Suasana yang menyenangkan seketika berubah menjadi menakutkan.

“Membawa dia pulang? Bagaimana caranya?” Tanya Krouger pada Vincent.
Vincent melipat telapak tangannya dan berkata“Cara paksa tentunya. Tanpa ia sadari, ia sudah berada di Metropolis.” Matanya terarah pada sebuah monitor. Monitor itu menunjukkan sebuah pemandangan dalam sudut pandang sebuah robot. Pemandangan itu berisi gedung-gedung yang sudah hampir hancur. Robot itu mendekati sebuah perempatan. Di perempatan itu tampak sesosok gadis kecil yang sedang memakan coklat ditemani dengan seekor kera yang bertubuh mirip manusia.

Tembakan itu meleset. Mata Kyta mencari ke mana peluru itu tertancap. Setelah menemukannya, Kyta menyadari bahwa itu adalah peluru pelumpuh yang setipe dengan yang mengenainya sebelum ini. Kyta segera bertanya pada Grafiti, “Miss G.R, kau tidak apa-apa?”
Grafiti tak sanggup menjawab. Jantungnya berdegup sangat kencang seiring dengan wajahnya yang berubah menjadi sangat pucat. Ini pertama kalinya sebuah peluru mengincar dirinya. Tangan kiri grafiti mencengkram dadanya seraya menenangkan jantungnya. Tangan kanannya memegangi kepalanya untuk mengurangi ketakutannya.
Namun semuanya sia-sia. Robot itu makin mendekat. Kyta memukulkan tangannya ke tanah. Lalu Kyta mengambil katananya dan berlari menuju robot itu.
“Heaaaa….!”
Teriakan Kyta menggema di telinga Grafiti. Kyta menggenggam katana dengan kedua tangannya. Sensor pada robot itu mengisyaratkan tanda bahaya. Robot itu dalam sekejap mengganti sasarannya. Matanya mulai diarahkan pada manusia kera yang berlari ke arahnya. Sekali lagi ia menembakkan peluru pelumpuh.
“Haah! Heeaaaa….!!”
Dengan katana yang sejak tadi dipegangnya dengan erat, Kyta berhasil menangkis peluru itu. Teriakannya makin keras. Katananya kini telah menghantam kepala robot itu. Namun seperti yang sudah diperkirakan Kyta, tak sedikitpun robot itu rusak. Bahkan lecet pun tidak. Robot ini terlalu kuat untuk katana yang sudah bertahun-tahun tak terpakai.
Kyta segera membuat pengamatan. Ia mencari titik kelemahan robot itu. “Di sana!” Kyta melihat bahwa satu bagian yang tak terlapisi besi adalah bagian leher yang hanya selebar sekitar 1 cm. Bagian itu dibuat longgar agar si robot dapat menengokkan kepalanya dengan cepat.
Belum sempat Kyta mundur si robot sudah menjulurkan lengannya yang mengandung arus listrik ke arah perut Kyta. Sengatan listrik yang cukup kuat memasuki tubuh Kyta. Kyta terjatuh. Ia tak bisa menggerakkan kakinya. Bahkan mulutnya pun terlalu kaku untuk mengaduh kesakitan.
Dari kejauhan, Grafiti menangis. Ia menghadap ke langit dan berseru, “Apa yang kau lakukan Ayah!? Vincent! Selamatkan aku!” Grafiti tidak bisa berbuat apa-apa.  Ia tahu bahwa robot itu dikirim untuk mencarinya, namun justru Kyta yang babak belur dihajar robot itu. Ia berseru, “Kyta! Lari dari sana! Bukan kamu yang ia cari, tapi aku! Pergi Kyta! Pergi!”
Kyta berdiri perlahan. Sang robot yang sudah menganggapnya lumpuh tidak mempedulikannya dan mulai berjalan pelan menuju Grafiti. Setelah tegak berdiri, Kyta mengacungkan jari tengahnya pada Grafiti. Tangan kirinya yang ia angkat itu mengeluarkan darah yang cukup banyak.
“Lalu aku harus meninggalkan wanita sendirian melawan robot tidak jelas ini?!” Seru Kyta.
Kyta membangkitkan kesadarannya dengan cara mengiris tangan kirinya dengan katana di tangan kanannya. Segera, dari belakang, Kyta mengayunkan katananya ke leher robot itu. Seketika itu juga, kepala robot itu terpisah dari tubuhnya. Robot itu berhenti bergerak.

“Apa yang terjadi!?” Vincent keheranan melihat monitor yang ia pandangi sejak tadi tiba-tiba tidak lagi mengirimkan gambar.
Krouger yang sejak tadi mengamati manusia setengah kera yang muncul di monitor bertanya, “Monyet itu, spesimen ayahmu kan?”
Vincent hanya mengangguk dan menjawab singkat, “Dan seorang Justice.”
Krouger tertawa, “Hahaha… dia dilindungi oleh buatan ayahmu sendiri.”
“Cukup! Bukan itu yang kutakutkan sekarang!” Vincent menoleh ke arah Krouger, “Grafiti akan mati dalam waktu sepuluh menit.”

“Lari anakku. Lari.”
“Siapa itu?” Sebuah suara memasuki kepala Kyta.
“Lari!”
Walaupun tidak yakin datang dari mana suara itu, Kyta berusaha mengikuti suara itu. Ia kembali masuk ke bangunan tua tempat ia menemukan katana. Ia menemukan sebuah kendaraan yang sering muncul di majalah lama yang dimiliki oleh Jacques. Sebuah kendaraan bermotor beroda dua. Kyta berusaha menaiki kendaraan itu.
Kyta ingat bagaimana Jacques mengajarkan untuk menyalakan mesin itu. “Tendang itu ke bawah!” Kyta mencoba menendang sekeras mungkin tongkat besi pendek yang ada di sebelah kiri kendaraan itu. Namun beberapa kali ia mencoba, tidak nyala juga.
“Oh iya! Kunci!” Segera Kyta membuat pengamatan. Ia mencari kunci dari kendaraan itu. Ia melihat tembok sebelah kirinya. Di sana tergantung beberapa kunci. Di atas kunci-kunci itu ada label-label yang melengkapinya. Akhirnya ia menemukan nama yang ia cari.
“Itu dia! Vespa!”
Ya. Setelah mengambil kunci dan memasukkan kunci itu pada Vespa, Kyta menyalakan mesin itu. Mesin berwarna biru itu pun menyala dengan suaranya yang khas. Kyta mengenakan helm yang ada di kursi belakang vespa itu. Helm berwarna hitam itu dilengkapi dengan sebuah goggle. Ia mengenakan juga goggle itu dengan benar.
Grafiti yang masih terkejut atas apa yang ia lihat hanya terbujur kaku di tempatnya. Sampai akhirnya Kyta keluar dari bangunan tua itu sambil membawa sebuah kendaraan. Kyta sampai di hadapan Grafiti. Ia melemparkan sebuah helm pada gadis itu. “Naik! Cepat!”
Tanpa pikir panjang, Grafiti naik ke kursi belakang vespa itu. Mereka pergi meninggalkan tempat itu. Jalan yang mereka tempuh hanya lurus. Tak berbelok sedikit pun. Lurus, hanya lurus dengan kecepatan paling maksimal dari kendaraan yang sudah mulai rusak itu.

Sekitar sepuluh menit kemudian, di sebuah perempatan, sebuah robot yang rusak meledak. Cadangan energi yang ia miliki sudah tak mampu menahan ledakan itu. Ledakannya sangat besar. Efek ledakannya masih bisa dirasakan dalam radius sepuluh kilometer. Bangunan tua, vending machine, dan semua yang tadi ada di sana kini rata dengan tanah.

“Kau kehilangan keseimbangan? Kau tak apa-apa Miss Hawk?”
“Itu sebuah ledakan Chad!”
“Kau tahu arahnya?”
“Sangat jelas! Kita ke sana. Pasti ada seseorang di sana.”

Seorang gadis berdiri. Ia baru saja terlempar dari sebuah vespa. Tubuhnya tidak begitu terluka karena ada seekor manusia setengah kera yang melindunginya. “Ledakan itu. Apa ayahku berusaha membunuhku?”
Sedangkan manusia kera itu sedang tak sadarkan diri di sebelahnya. Terbaring, terlentang, dan tertidur di tengah-tengah hembusan angin yang sangat kencang. Angin yang tidak alami karena disebabkan oleh ledakan besar yang baru saja mereka hindari.

“Mereka selamat. Tampaknya mereka menggunakan sebuah kendaraan untuk menghindari ledakan itu. Aku sedang mengikuti jejak ban mereka.
-Ian-”
Itulah teks yang baru saja diterima Vincent dari salah seorang bawahannya. Perjuangan Vincent memulangkan Grafiti belum berakhir.

Tips Menghadapi Cewe Ngambek Ala MKM

Satu hal yang bisa membuat mood hari berubah adalah ketika kita harus bertemu cewe yang sedang ngambek. entah itu emak, pacar, mertua, simpanan, mantan, janda berumur 62 tahun, atau tante-tante yang biasa jual kue, semua cewe akan sangat menyebalkan ketika ngambek.

Dan sialnya, banyak cowo yang gak ngerti cara mengatasi cewe ngambek. kebanyakan masih berusaha diplomasi. ingat kata2 MKM ini teman, “CEWE NGAMBEK GAK PERNAH BISA DIAJAK BICARA.” atas dasar itulah MKM memberikan tips untuk menghadapi cewe ngambek.

1. Biarkan
Kesalahan para cowo untuk menghadapi cewe ngambek adalah dengan dikejar. itu akan membuat cewe lebih marah. MKM berkata, “Biarin aja kenapa?” Kalo cewe ngambek, berarti dia lagi butuh waktu sendiri. jangan dikejar. biarin. jangan buang energi hanya untuk menciptakan adegan sok sinetron di mana kalian pegang-pegangan tangan sambil yang cowo berkata, “Aku salah apa sih?” (ITU GELI)

2. Tetaplah Tersenyum
Anggaplah cewe2 ngambek ini adalah penjahat yang punya misi menghancurkan mood kalian. jangan takluk! tetaplah tersenyum. tunjukkan bahwa kalian tidak ikutan marah. stay cool. tapi juga jangan ketawain dia. (belagaklah) dewasa di hadapan dia. yakinkan pada dia bahwa marah tidak menyelesaikan masalah.

3. Selidiki Alasannya
Cewe juga manusia, tidak mungkin ngambek tanpa alasan (walaupun alasannya terkadang menggelikan). alasan yang paling sering adalah “M.” Coba lihat pergerakan perut dan tangannya, bila tangannya sering memegangi pinggang dan perut berarti 80% penyebab ngambek tiba-tibanya adalah “M.” dan lakukan observasi kecil lainnya. (beberapa kasus yang juga sering terjadi: BH-nya nembus, Salah makan, si cowo bau anjing/”guk-guk” karena cewe lebih suka bilang “pus” daripada bilang kucing)

4. Pura-Pura Mati
Ada kalanya cewe2 ini akan mulai anarkis. Mulai mukul2 gak jelas. Mulai mempraktikkan apa yang ada dalam acara Smack Down. dan mereka tak akan berhenti sebelum ada darah yang tertumpah atau bahkan nyawa yang hilang. jadi saran MKM, sebelum nyawa kalian jadi korban, segera pura-pura mati. dengan begitu cewe itu tidak akan mengganggu kalian lagi.

5. Percaya
Percayalah bahwa si cewe ini pun tidak mau marah. percayalah bahwa semua akan kembali normal setelah alasan marahnya hilang. percayalah bahwa akan sulit menghilangkan alasan marahnya. percayalah bahwa ia akan marah untuk waktu yang sangat lama. percayalah bahwa hari itu akan menjadi hari yang berat. percayalah bahwa cewe2 ngambek itu menyebalkan. (itu akan menghibur diri kalian bila kalian drop gara2 cewe2 ngambek)

buat cewe2, MKM tahu kalian benci dengan pertanyaan ini, “Kamu ngambek?” dan kalian akan langsung menjawab dengan kasar, “Masih nanya?” Maka dari itu, untuk mendamaikan kedua belah pihak, ada baiknya cewe2 yang ngambek melengkapi dirinya dengan palang di dada bertuliskan, “Saya Ngambek.” dengan begitu kaum pria pun tak perlu menanyakan pertanyaan tersebut.

dan buat cewe2 yang lagi ngambek sekarang. semoga tulisan MKM ini dapat menjadi hiburan. (bukan jadi alasan kalian ngambek ke MKM)

MKM Gak Ada Ide

INI MENYEBALKAN. statistik blog MKM hari ini menurun drastis. kalau begini terus, bagaimana MKM bisa terkenal dan punya banyak fans?

tapi INI MENYEBALKAN juga. MKM bingung mau nulis apa. hari ini MKM jalani dengan datar. selain Neks (baca:  https://themkm.wordpress.com/2013/04/23/kisah-cinta-neks-mkm-curhat-sama-anjing/ atau  https://themkm.wordpress.com/2013/04/19/mkm-kerja-part-time/ )yang harus menjalani terapi penambahan berat badan, hari ini terasa biasa saja.

di hadapan MKM juga terlihat pemandangan kota Malang yang biasa saja. seperti biasa, MKM sebagai tukang nyomot gratisan mencari gratisan internet di depan gereja. penebang pohon yang berisik tidak ikutan menebang kebuntuan ide ini.

dan hari ini bukan hari yang spesial. tidak ada peringatan apapun. bukan hari imlek ataupun idul adha (di mana di kedua hari itu pasti ada saja yang bisa dimintai makanan gratis). tidak ada juga berita yang begitu menghebohkan di TV (paling2 Eyang Subur lagi). semua biasa saja hari ini.

MKM dapet kejutan? nggak juga. kejutan terakhir yang diterima MKM adalah kue ulang tahun yang bertuliskan, “Jangan Dimakan.” dan hari ini tidak ada hal seperti itu.

sungguh hari ini biasa saja. hanya ada anak SMP ababil yang berpesta pora karena ujian nasional mereka sudah selesai. Walaupun pengumuman kelulusan masih juni, tapi mereka sudah senang (semoga saja kalian lulus teman).

kalau kata-kata MKM di blog selalu ibarat sesuatu yang dimuntahkan, ini berarti hari ini MKM gak mual. MKM belum makan sampah atau racun lainnya.

OKE. MKM mau cari sampah dulu. seenggaknya tulisan ini mau mengabarkan bahwa MKM masih punya hati buat nulis di sini. buat pembaca yang punya ide MKM harus menulis apa, silahkan komen di bawah… hehehe…

(MKM mau cari sampah sekarang)