Archive | March 2013

Paskah versi MKM

Pembaca yang terkasih, sebelumnya MKM mengucapkan selamat paskah bagi yang merayakannya dengan benar. kenapa MKM bilang merayakannya dengan benar? karena sekali lagi MKM tekankan, orang Indonesia jarang sekali bisa merayakan segala sesuatu dengan benar. Merayakan natal (https://themkm.wordpress.com/2012/12/25/natal-versi-mkm-libur-natal-hari-kedua/) dan tahun baru (https://themkm.wordpress.com/2013/01/02/tahun-baru-versi-mkm/) saja absurd. Paskah pun tak kalah absurdnya.

paskah adalah peringatan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus yang telah menderita sengsara. dan untuk mewartakan pesan ini, gereja sering membuatkan lomba-lomba untuk anak2. dan sekali lagi gereja melakukan pembodohan terhadap insan tak bersalah ini. apakah pembaca tahu lomba yang paling sering diadakan? Benar! lomba mencari telor!!!!

sekarang apa hubungannya telor dengan kebangkitan??? setahu MKM, Yesus dimakamkan di Gua. bukan Yesus di”erami” dan Menetas di Gua. gak mungkin Yesus naik ke surga dengan bentuk seperti telor warna-warni kan? lalu apa maksud dari telor2 absurd ini.

Ketika kita masuk ke Mall2 yang sok ngerayain paskah, akan kita lihat pajangan2 bentuk telor. dan telor2 ini tidak sendirian. biasanya mereka ditemani oleh satu hewan: kelinci. apa maksudnya???? apa hubungannya kelinci dengan telor? kelinci melahirkan (gak bertelor), dan kelinci gak makan telor (apalagi yang warnanya alay begitu).

Paskah yang mestinya menjadi saat untuk bertobat, malah menjadi ajang membodohi anak2 kecil. berapa anak kecil yang harus merangkak mencari telor di semak2 tanpa mereka tahu untuk apa telor itu? buat adek2 yang udah dibodohi, apa yang kalian mau banggakan dari memenangkan lomba itu? gak mungkin kalian dafar ke universitas dengan sertifikat “Pemenang Lomba Mencari Telor” kan?

sudah saatnya Paskah dirayakan secara benar. bertobat, kembali mendekat pada Tuhan. STOP pem”bully”an pada anak kecil.

Liburan Paskah 2013 hari ketiga (Home Alone)

Baiklah pembaca sekalian, inilah cerita liburan MKM hari ketiga. karena kepulangan MKM ini tiba-tiba, dan ortu sudah terlanjur pesan travel ke Malang, jadi MKM memutuskan untuk sendirian di Kediri.

rumah MKM cukup sederhana, dan gak akan mungkin ada penculik yang masuk ke rumah MKM buat culik MKM. jadi MKM gak perlu pasang jebakan di mana-mana seperti di film2. yang ada malah rumah MKM super2 sepi dan creepy.

ada dua hal yang sangat mengganggu MKM di rumah itu. yang pertama adalah kesendirian. MKM bukan takut. hanya merasa bodoh jika harus menghabiskan waktu liburan dengan main game sendirian di rumah yang kosong. maka MKM mengundang si Kadal (https://themkm.wordpress.com/2013/03/29/liburan-paskah-2013-hari-kedua-kisah-cinta-kadal/)untuk menginap di rumah MKM.

………………………………….Sebentar……………………………………………

mungkin setelah membaca ini kalian berpikir, “MKM gay! MKM gay! MKM gay! sendirian di rumah sama temen cowo!!” bagi pembaca yang berpikir demikian, MKM ingin berkata, “oh, jadi kalian berharap MKM mengajak temen cewe MKM buat menginap? lalu kalian berharap MKM bisa upload sebuah video di blog ini? Mesum!”

MKM dan Kadal cuma teman sejak kecil (sejak MKM mendapatkan nama MKM). Kadal sudah seperti adik MKM sendiri. Kadal dan MKM masih suka cewe. Kadal masih suka sama G.A. MKM juga masih belum beralih hati dari Miss GR. jadi itu bukti yang cukup kuat bahwa kami tidak melakukan hal2 yang “Gay” (bahkan kami tidur di ranjang yang terpisah).

…………………………….cukup, mari kita lanjut…………………………

yang kedua, masalah konsumsi. kebutuhan logistik MKM dan Kadal memang harus dipenuhi. dan mengajak Kadal menginap berarti menanggung biaya konsumsi Kadal. emang dasar Kadal, segala cara MKM dan Kadal lakukan. mulai dari ngambil konsumsi panitia paskahan di gereja sampai masak apapun yang ditinggal ortu (walaupun akhirnya MKM harus keluar duit juga buat Kadal). tapi gak apa2. kapan lagi bisa bersenang2 dengan kawan lama.

di rumah MKM, Kadal berhasil membuat MKM ketagihan dengan sebuah game yang selama ini MKM hindari karena MKM anggap absurd. game itu bercerita tentang para zombie yang berusaha menguasai dunia dan manusia menggunakan tanaman untuk membela diri.

MKM menganggap game ini absurd karena MKM masih gak ngerti bagaimana bisa tanaman membunuh zombie? MKM yang vegetarian merasa jika tanaman benar2 bisa melemparkan buah2nya seperti itu maka kasihan para petani yang memanen mereka. berapa petani yang sudah tercederai oleh lemparan semangka dan jagung?

namun ketika akhirnya Kadal memperkenalkan game ini ke MKM. MKM ketagihan. game ini keren!!!!! rasanya senang bisa menghancurkan zombie-zombie dengan bahan dasar rujak.

game ini sebenarnya punya pesan singkat bagi teman2 pembaca. kalian gak suka makan buah dan sayur? benci sama buah dan sayur? kalian gak ada bedanya sama zombie…..

Liburan Paskah 2013 hari kedua (Kisah Cinta Kadal)

oke. pengantar: MKM punya seorang adik angkat (sebut saja namanya Kadal) di Kediri. Kadal ini anak baik (walau kadang bodoh). Kadal habis putus dari seorang cewe (sebut saja G.A, Gadis Autis). inilah percakapan MKM saat harus membuat mereka balikan. (adegan ini dipersingkat, jadi maaf kalau ada beberapa bagian yang disensor)

MKM: jadi Kadal, kamu cinta sama G.A?
Kadal: wah, ya gak perlu ditanya mas.
G.A: terus kenapa kamu selama ini hilang?
Kadal: kalo dari dulu aku punya pacar di sini, pasti aku bisa kamu cari.
G.A: oh, jadi salahku?
Kadal: oh, jadi kamu merasa sebagai cewe yang seharusnya jadi pacarku?
MKM: (dalam hati) adikku frontal!!!!
G.A: (diem)
Kadal: ya kan, gak bisa ngomong. aku sebenarnya boleh nunggu kamu gak?
G.A: aku bingung.
MKM: bingung apa sih?
Kadal: bingung karena aku jelek, aku hina, aku kere, tapi kamu suka ya?
G.A: bukan!!!!!
MKM: (tepuk kepala)
Kadal: terus apa?
G.A: kak MKM, ajak aku pergi dari sini. di sini aku jadi gila.
Kadal: jadi gila karena aku ya?
MKM: iya2. aku tahu kog. emang deket sama orang yang kita suka itu bikin kita salah tingkah. (high five ke Kadal)
Kadal: (high five ke MKM)
G.A: (makin salah tingkah)
MKM: cie… G.A salah tingkah…. lalalala… (berlagak seperti bayi yang minta susu)…. mumumu… Kadal jangan pergi….
G.A: kita lanjutin ngomong besok ya?

dengan isi pembicaraan yang seperti itu ada dua kesimpulan yang bisa disimpulkan. 1. Kadal dan MKM rupanya sama2 ga punya malu kalo berhadapan ama cewe. 2. Kadal dan G.A masih sama2 saling suka. semoga dua pasangan ini segera menemukan jalan tengah untuk masalahnya. amin.

-intinya, seharian MKM ngeliatin dua orang ini deket. itu bikin iri. MKM ga ada cewe di Kediri. MKM cuma bisa nahan kangen sambil gulung2 baju n gigit kuku.-

Libur Paskah 2013 hari pertama (Akhirnya Ketemu Internet)

Cerita Liburan kali ini diawali dengan keberangkatan MKM ke kota asal MKM, Kediri. Kota ini makin absurd. MKM yang bokongnya udah panas (2 jam nempel terus ama motor), berusaha mencari tempat untuk makan. (cari yang ada gratisan wi-fi nya)

MKM melewati satu tempat yang sesuai kriteria. MKM menurunkan kecepatan dan berusaha masuk ke tempat makan tersebut. namun akhirnya MKM mengurungkan niatnya karena tulisan menu yang ada di depan tempat makan itu.

Menu:
Nasi goreng
Mie goreng
Tempe Penyet
AYAM STEK

(ada yang bisa bayangin ayam stek itu apa? bukannya stek itu cara menanam anggrek? mereka memperlakukan ayam seperti itu?)

akhirnya MKM mencari tempat lain. setelah ketemu, MKM segera mencari menu (berharap tidak menemukan menu aneh2 lagi). sudah terlanjur masuk dan MKM tak bisa mundur lagi. dalam hati MKM berkata, “MAHAL!!!!!!” segera MKM mencari menu penyelamat. MKM menemukannya. MKM berkata pada pelayannya, “Mbak, Ind*mi pake telor, satu… gak usah minum mbak, udah bawa sendiri” (emang Ind*mi paling mengerti hati para perantau)

langsung MKM buka laptop, dan buka website ini. MKM lihat keadaan blog ini. rupanya pencarian terbanyak di blog ini adalah “Hal-hal absurd yang dilakukan saat pacaran.” para pembaca, KALIAN BERHARAP MKM MELAKUKAN APA SAAT PACARAN??? apa kalian berharap MKM akan mengajak pacar MKM untuk harlem shake di tengah2 mall? (ide bagus sih, tapi kayaknya gak ada cewe yang mau MKM ajak begitu)

tak lama kemudian, semangkuk Ind*mi pake telor datang. MKM makan pelan2 sambil terus internetan (biar gak ketauan kalo MKM cuma numpang wi-fi). di warung itu, MKM membuat rencana singkat apa yang akan dilakukan MKM saat liburan.

tidak banyak yang bisa MKM lakukan karena kewajiban sebagai orang katolik untuk mengikuti misa 3 hari berturut-turut menyita waktu MKM. tapi bertemu dengan teman2 lama, pasti ada2 saja yang terjadi. ikuti terus apa yang MKM lakukan. baca themkm.wordpress.com.

Episode 2 – Survive

Sebelumnya, MKM mohon maaf karena episode dua baru bisa keluar sekarang. MKM sibuk banget, baru bisa buka internet waktu liburan. Atas kritik dari beberapa pembaca, MKM membuat episode dua lebih pendek daripada episode 1. Check this out! The Monkeyman episode 2, Survive.

“Sakit.”

Anak kecil itu tidak bisa berbuat apa-apa. Sebuah pintu baja baru saja menyambarnya. Anak itu tak sadarkan diri.

Cahaya. Perlahan sebuah gambaran visual masuk ke otaknya. Anak itu terbaring di sebuah ruangan yang penuh dengan cahaya.

Seorang pria bertanya kepadanya, “Kau sudah sadar nak?”

Mulutnya masih belum bisa ia buka. Luka yang ia dapatkan terlalu besar untuk ditanggung seorang anak kecil. Kendati demikian, ia mencoba menggetarkan pita suaranya sekuat mungkin. Ia berhasil mengucapkan satu kata. “Ayah.”

Satu kalimat diucapkan pria yang ada di hadapannya. Dan kalimat itu berhasil mencambuk amarahnya, “Ayahmu tidak ada di sini.”

Anak kecil itu mulai menyadari bahwa penglihatan yang ia lihat berbeda dari biasanya. Lebih jelas. Beberapa kalimat keterangan tiba-tiba muncul di penglihatannya saat ia melihat sesuatu. Ia mengangkat tangan kanannya agar kelihatan oleh matanya. Normal. Namun tidak demikian untuk yang sebelah kiri. Yang ia lihat adalah bukan tangan, namun rangkaian logam dan kabel.

Sebuah pemandangan yang mengerikan untuk dilihat seorang anak kecil. Ia ingin menangis, namun matanya sudah tidak bisa mengeluarkan air mata lagi. Mulai hari itu, anak itu menjadi seorang cyborg.

Tujuh tahun berlalu, anak itu telah menjadi kepala keamanan di Metropolis. Tujuh tahun berlalu dan dendam anak itu belum hilang. Dendam pada pembunuh ayahnya, dendam pada orang yang telah membuatnya menjadi seperti ini. Tujuh tahun berlalu, seekor manusia kera melompat keluar dari kantornya dan berhasil ia kejar. Tujuh tahun berlalu, akhirnya ia mendapatkan kesempatan untuk membalaskan dendamnya.

Kini ia berdiri di sebuah ruang kontrol di Fantasia. Lewat mata buatan yang ia sembunyikan di balik kacamatanya, ia memandangi ruangan itu. Ia menemukan sebuah panel rahasia. “Trik lama.” Ujarnya.

Di bawah ruangan itu, terdapat sebuah ruangan yang lebih besar dan lebih luas. Seorang pria dengan bandana merah di kepalanya berdiri di atas meja. Ia berseru pada sekitar selusin orang yang berkumpul di ruangan itu. “Kita merayakan tiga hal hari ini! Yang pertama, keberhasilan serangan kita. Dengan begini untuk waktu yang cukup lama, Metropolis akan bebas dari mecha-police.”

Orang-orang itu bertepuk tangan. Beberapa dari mereka bersorak kegirangan.

“Yang kedua! Kyta! The Monkeyman! Telah berhasil menjalankan misinya dengan baik.”

Tepuk tangan makin keras. Di ruangan itu ada seekor manusia kera berpakaian hitam. Orang-orang berlomba-lomba menjabat tangan dan menggosok kepala makhluk itu.

“Yang ketiga!” sorot mata pria besar itu berubah. “Hawk dan Kyta melihat wujud kepala keamanan Metropolis.” Ia menunduk. “Aku merasa berdosa harus melawan orang itu.”

Mereka terdiam. Sejak Hawk dan Kyta menceritakan ciri-ciri orang yang mereka lawan di ruang kontrol, Justice membuat sebuah hipotesa yang sama. Cyborg itu adalah anak yang diselamatkan oleh Lucius dan Raph tujuh tahun yang lalu. Ruangan itu menjadi hening. Sangat hening. Justice mengingat ingat dosa mereka. Sepanjang lebih dari tujuh tahun perlawanan mereka pada Metropolis, hanya sekali saja mereka membunuh manusia.

Matt melepas bandana merahnya, meremasnya di tangan kanannya. “Lucius, Raph. Di mana kalian?”

Selagi mereka masih termenung sedih. Sebuah pintu – yang merupakan jalan masuk satu-satunya ke ruangan itu – terlempar ke arah mereka. Beruntunglah pintu itu tidak mengenai siapapun.

Dari balik pintu itu muncul seseorang diikuti beberapa robot yang belum pernah mereka lihat. Orang itu memakai baju serba putih dan berkaca mata. Dengan suara pria yang masih muda, orang itu berkata, “Rupanya aku memang tidak berbakat membunuh orang dengan pintu.”

Dalam sekejap semua anggota Justice mengerti siapa pria itu. Itu adalah pria yang dilihat Kyta dan Hawk. Dalam sekejap juga pria itu menyalakan jetpack yang ada di punggungnya. Ia terbang melayang menuju Matt. Kini ia berdiri di meja yang sama.

Ia mencengkram leher Matt dengan tangan kanannya. Ia berkata pada Matt, “Kau telah membunuh ayahku.”

Sambil berusaha meraih nafas Matt menjawab, “Aku… Aku tak ber…maksud… A..ku hanya…”

“Diam!” Pria itu marah. Tangan kirinya yang tersusun dari logam dan kabel mulai berubah menjadi sebuah senapan. Ia mengarahkan senapan itu ke kepala Matt. “Kau harus menebus dosamu pak tua!”

“Balas dendam tidak akan mengembalikan ayahmu.” Ujar Matt.

“Tetapi membunuhmu juga akan membuat Metropolis lebih aman.” Seketika itu sebuah lubang tercipta di kepala Matt. Ia ambruk. Darah menetes pelan dari kepalanya. Bandana merah terjatuh dari tangannya. Sejak hari itu, Justice tidak punya pemimpin. Matthew Chasarvin, pemimpin Justice, telah gugur.

Orang-orang berteriak. Sebagian besar mulai berlari dan mengambil senjata mereka. Mereka berusaha menyerang cyborg yang berada di atas meja itu.

Cyborg itu menyentuh telinganya. “Kode Suara, Attacker G03 to G29, serang target.” Ia melepas kacamatanya. Matanya sudah bukan mata manusia lagi. Dari matanya ia mengeluarkan cahaya merah yang menyambar seluruh anggota Justice

Insting hewan Kyta bekerja. Ia melompat secara tiba-tiba. Dan rupanya benar, sesaat setelah ia melompat, sebuah ledakan terjadi di bawah kakinya. Robot-robot yang dari tadi hanya menunggu di jalan masuk sekarang mulai bergerak dan menyerang.

Jacques berteriak, “Kita diserang!” Dengan senjata yang sejak tadi melekat di lengannya, ia menyerang robot-robot itu. Robot-robot itu memang berbeda dari mecha-police. Tembakan Jacques tidak mampu merobohkan satu pun dari mereka.

Robot-robot itu semakin mendekat. Jumlah mereka lebih banyak dari anggota Justice. Serangan Justice pun semakin brutal. Namun tidak satu pun robot berhenti bergerak karena serangan itu. Robot-robot itu seakan-akan tidak memiliki titik kelemahan. Robot-robot itu berada di jarak tembak yang berbahaya. Hawk berteriak, “Mundur! Ke jalan darurat!”

Justice mundur. Sang Cyborg berkata, “Benar! Larilah! Kalian sampah tidak berguna! Buat hari ini makin menyenangkan! Sebab untuk hari inilah aku bertahan hidup! Hahaha!”

Pasukan pejuang keadilan itu sampai di jalan keluar darurat. Beruntunglah robot-robot itu tidak secepat mereka. Di tempat itu N.K berkata, “Aku akan menahan robot-robot itu di sini! Kalian pergilah!”

Kyta berteriak, “Tidak paman! Ayo lari!”

Jacques menahan Kyta, “Dia benar anakku, jika tidak ada yang menahan mereka, kita semua akan tertangkap. Untuk itu, aku dan N.K akan menahan mereka untuk kalian.”

Hawk menampar Jacques, lalu berseru pada yang lainnya, “Kita berpencar, dengan begitu robot-robot ini akan kebingungan mencari kita!” Ia menekan panel di sebelah kanannya. Pintu besar di hadapan mereka terbuka. Mereka berlari keluar.

Hawk berkata pada Jacques dan N.K, “Berjuanglah agar tidak mati!” lalu Hawk berlari meninggalkan mereka. Jacques hanya bisa tersenyum.

N.K memegang bahu Kyta yang masih menangis dan enggan pergi dari situ. N.K berkata, “Lari, MKM!” lalu N.K mendorong Kyta hingga ke belakang pintu. Walau pintu masih terbuka, mereka terpisah. Kyta di luar, N.K dan Jacques di dalam. Jacques menekan tombol untuk menutup pintu. N.K berkata pada Kyta, “Sayonara, Saru-Ningen.”

Kyta berteriak, “Paman N.K! Paman Jacques!” Ia berusaha menggedor pintu itu. namun tak ada jawaban. yang terdengar justru suara tembakan yang membabi buta. “Sial!” Kyta berbalik arah dan mulai berlari.

Kyta berlari. Ia terus berlari. Melupakan rasa sedihnya harus meninggalkan N.K dan Jacques. Ia tak tahu harus ke mana. Yang ia tahu sekarang hanyalah bertahan hidup. Menghindari robot-robot mengerikan itu.

Sementara itu, seorang cyborg duduk di atas meja. Ia meminum susu coklat yang tergeletak di meja. Lalu ia kembali mengontrol robotnya lewat monitor yang ada di tangannya. Ia menengadah ke atas dan berkata, “Setelah ini, Metropolis bebas dari pasukan sialan ini. Dan aku akan bebas melakukan rencanaku. Aku akan menguasai Metropolis!”

-Oke… sekian episode 2. Tunggu episode 3-Death City-