Liburan Hari Keempat (dari Bensin sampai Jarum Suntik)

tanggal: 27 – 12 -2012

kegiatan: Kumpul-kumpul gak jelas

 

MKM kembali bertemu dengan teman-teman masa kecilnya. setelah sekian lama tidak bertemu, MKM menjumpai teman-temannya yang semakin absurd.

dimulai dari munculnya sebuah aliran musik baru yang ngetren di Kediri. Metal Jazz. nampaknya tanpa MKM terangin juga pembaca tahu bahwa Metal dan Jazz bagaikan Kotoran Gajah dan Mencret Manusia. sama-sama Tai, tetapi wujud dan ukurannya berbeda. gak kebayang kalo dua hal ini dicampur. bagaikan mencampur kopi item dengan jus stroberi. (catatan: temen MKM dengan bangga menyebutkan bahwa band-nya menganut aliran absurd ini)

untuk mempertobatkan mereka, MKM mengajak mereka untuk beribadah di Pohsarang (kalo gak tau, cari di google). tirakatan jumat legi dimulai pukul 11.00 pm. MKM dan teman-teman berangkat pukul 09.00 pm. karena bensin yang menipis, MKM dan teman-teman mencari pom bensin terdekat.  pom bensinnya ketemu, tetapi mbak2 SPG yang biasanya menyambut hangat (dengan kata-kata yang sudah dilatih dan dipaksakan, “mulai dari nol ya mas.”) tidak ada di sana.

“KAMPRET! JAM SEGINI UDAH TUTUP! MAU DUIT GAK SIH?”

akhirnya sambil tetap bercanda, MKM dan teman-teman meneruskan perjalanan sambil bertekad: bila ada yang jualan bensin eceran, kita berhenti, kita beli. namun tekad hanya menjadi tekad. sudah 3 tempat jual bensin eceran terlewati karena kebanyakan bercanda. “Yang keempat kita harus berhenti teman!” akhirnya setelah tancap gas pelan, tampak satu lagi tempat jual bensin eceran. setelah kami menepi dengan penuh harap, bapak yang jualan berkata, “Maaf mas. habis.”

“KAMPRET!”

sesampainya di pohsarang, MKM dan teman-teman membantu sebagai penjaga tatib (semacam security) di sana. tirakatan dimulai 1 jam lagi. nganggur tak jadi alasan untuk diam. segera satu dari teman-teman MKM mengeluarkan kotak kebanggaannya. ia berkata, “Ayo Capsa! (Capsa: salah satu cabang permainan kartu)”

“Terkutuk rek! kau jadikan rumah Bapaku menjadi sarang penyamun!” -walaupun akhirnya MKM ikutan main juga-

tirakatan dimulai. kartu2 sudah tersimpan dengan rapi dengan janji akan dimainkan lagi setelah tirakatan ini. di akhir tirakatan, sebuah kecelakaan tak terlupakan terjadi. (dialog di bawah ini sudah diterjemahkan dari bahasa jawa kasar menjadi bahasa yang mudah dipahami)

MKM: “Rek! kayaknya ada kayu yang masuk ke tanganku.”
Teman1: “Bisa keluar?”
MKM: “Macet.”
Teman2: “Wah, kalo kelamaan bisa infeksi, kanker kulit, dll.”
MKM:  (takut) “Ciyus?”
teman2: “Ciyus C*K!”
MKM: “Gimana nih?”
teman1: “Keluarin pake jarum suntik!”
MKM: “mending pake pisau/gunting. aku takut jarum suntik.”
teman2: “tapi pake pinset udah gak bisa kan? ini jalan satu2nya.”
MKM: (lemas) “tidak.”

akhirnya, berkat jarum suntik, kayu sepanjang 3mm itu bisa keluar. oleh2 dari Kediri: sebuah luka tusuk sedalam 3mm di tangan. thanks my friends.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: