Hiking versi MKM

Gunung banyak, sebuah objek hiking yang cukup baik bagi pemula. MKM sudah dua kali ke sana.
Yang pertama adalah bersama dengan anak2 paskibra. Setelah berhasil membuat bendera Merah Putih berkibar dengan tidak terbalik, kami memutuskan untuk mengadakan syukuran besar-besaran di Batu. Dalam acara ini, MKM berperan sebagai pendamping para paskibra (walaupun kerja pendamping juga gak jelas apaan, pokoknya pembaca tahu bahwa MKM orang penting di sana).
Acara malam selesai jam 1 pagi dan kami langsung memulai hiuking jam 4 pagi. Bergaya sok militer dan sok kuat, kami mendaki sekuat mungkin secepat mungkin agar kami dapat melihat pemandangan sun rise yang (katanya) indah.
Ketika kami sudah mulai kehilangan gengsi militer karena kelelahan, mulai nampak kelakuan-kelakuan aneh dari teman2 paskibra. Salah satunya ada satu orang (sebut saja mawar) yang latah. Dan setiap kali ia kaget, ia selalu meneriakkan kata, “AYAM”
MKM berpikir, apa salah AYAM? Kenapa harus AYAM? Kenapa bukan sapi atauy monyet gitu? Apakah ini efek dari restoran ayam kanibal yang mulai terkenal (lihat: https://themkm.wordpress.com/2012/08/22/lebaran-versi-mkm-hari-pertama/).
Untung saja dia gak latah saat bertugas mengibarkan bendera. Gak kebayang kalo dia teriak AYAM saat yang lain nyanyi Indonesia Raya.
Sesampainya di atas, MKM yang kelelahan dan gerah melepas jaket dan merasakan angin yang sepoi-sepoi. Beberapa detik pertama rasanya memang seperti surga, namun setelah beberapa saat, MKM sadar bahwa MKM tidak punya lemak dalam kulitnya untuk menghangatkan tubuh.
MKM menggigil kedinginan. Dan emang dasar jam bodoh, MKM lupa bahwa MKM bawa jaket. Selama 5 menit MKM menggigil dan tidak menggunakan jaketnya. MKM malah berlatih kungfu seraya mukul-mukul angin untuk menghilangkan dingin.
Dan bodohnya, MKM baru sadar bahwa tampak di hadapan MKM sebuah pemandangan yang sangat eksotis, lebih eksotis daripada sun rise. Kabut. MKM menunggu satu jam lagi dan matahari mulai memberikan harapan palsu. Tampak sebentar lalu pergi di balik kabut. MKM menunggu satu jam lagi dan para pendamping dituduh sebagai pemberi harapan palsu yang menjanjikan sun rise yang indah.
Akhirnya kami turun, para paskibra mulai kehilangan harga diri mereka. Mereka turun sambil berlari sambil berkhayal bahwa diri mereka adalah The Flash yang punya kecepatan super. Dan terpeleset adalah hal yang tak terhindarkan.
Pendakian kedua MKM lakukan bersama teman teman kelas RIP (Rolas IPA Papat). Dan suasana pendakian itu benar-benar suram dan dekat dengan kematian. Kalau bersama teman-teman paskibra MKM merasa seperti anggota militer, kali ini MKM merasa seperti anggota tim SAR yang sedang menolong korban banjir. Berkali-kali MKM harus menjadi topangan bagi teman-teman yang kesulitan mendaki.
Saat sampai puncak, MKM merasakan sebuah perasaan yang berbeda dengan pendakian yang pertama. Panas. Serasa seperti di pantai. Matahari menyengat, angina seadanya, dan orang-orang narsis yang sibuk ambil foto.
Akhirnya MKM berjemur di atas. MKM mulai membuat kesimpulan bahwa gunung banyak ini adalah gunung yang galau akan statusnya sendiri. Secara tinggi gunung banyak ini tergolong BUKIT. Lalu kenapa namanya GUNUNG?
Dari nama banyak juga ambigu. Banyak dalam bahasa jawa berarti bebek. Dalam bahasa Indonesia artinya jumlah besar. Lalu mana yang benar? Apakah artinya bebek dalam jumlah yang besar?
Satu lagi yang menjadi bahan permenungan MKM. Ada satu teman MKM yang pernah curhat bahwa ia kehilangan celana dalam di sana. Sudah dua kali ke sana dan MKM belum menemukan barang itu. Bagi pembaca yang ke gunung banyak, jika ada celana dalam pria berwarna biru dengan corak kuning, segera hubungi MKM.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: