Archive | September 2012

Ujian Versi MKM

Bentar lagi SMA tempat MKM sekolah akan mengadakan UTS. dalam pengamatan MKM peserta ujian di semua sekolah memiliki ciri yang hampir sama.

ada 3 tipe peserta ujian. tipe pertama adalah tipe rajin. tipe ini punya ciri fisik yang mudah dikenali:

  • tasnya berat (isinya buku2 pelajaran lengkap)
  • bawa2 map yang isinya soal2 ke mana2
  • biasanya pake kacamata
  • kotak pensilnya lengkap isinya
  • mudah ditemukan di tempat-tempat berikut: perpus, kelas, dan tempat-tempat lain yang nyaman digunakan untuk belajar

Tipe 1 ini mempunyai rasa ketergantungan yang tinggi terhadap belajar dan les. hidup mati mereka seakan-akan ada di buku. pagi belajar sore les, bahkan tempat curhat mereka pun adalah guru les.

mereka mempunyai kebiasaan tidak pulang dulu sebelum pulang sekolah. mereka menawarkan diri mereka untuk belajar bersama dengan teman-teman. mereka memiliki kelompok sendiri yang sebagian besar adalah anak-anak tipe 1 juga.

tipe kedua adalah tipe pencontek. tipe ini adalah tipe yang paling banyak dijumpai karena jumlahnya yang kian marak. tipe ini juga mempunyai ciri fisik yang juga sangat kentara:

  • tasnya normal (isinya buku dan kertas-kertas kosong buat dijadiin contekan)
  • gerakannya halus dan sering tiba-tiba datang, tiba-tiba pergi. (sudah terlatih agar gerakannya tidak diketahui pengawas)
  • biasanya ramah dan bertampang tidak mencurigakan
  • kotak pensilnya penuh (contekan)
  • mudah ditemukan di segala tempat

tipe kedua ini memiliki teman yang sangat banyak. dari 5 teman mereka dapat dipastikan 1 dari teman mereka adalah peserta ujian tipe 1. hal ini sengaja mereka lakukan untuk menyiasati persediaan jawaban saat ujian.

tipe kedua ini juga enggan segera pulang dari sekolah. mereka pasang muka baik-baik dan rajin dengan pura2 belajar bersama teman2 tipe 1. setelah dirasa sekolah sudah mulai sepi, pengukiran jawaban di meja pun mereka lakukan. mereka melakukannya dengan sangat teliti. mereka sudah merencanakan koordinat letak jawaban yang tepat sehingga pengawas tidak mungkin melihat. pensil yang mereka pakai untuk mengukir jawaban pun khusus sehingga tulisan hanya bisa dilihat dari jarak dekat.

dan tipe terakhir adalah tipe penuh iman. di mana tipe ini punya prinsip: “orang pintar (tipe 1) kalah dengan orang cerdik (tipe 2), orang cerdik kalah dengan orang beruntung (tipe 3)” mereka memiliki ciri khusus sebagai berikut:

  • tasnya sangat ringan (karena hanya berisi alat tulis, buku tatibsi, dan buku agenda)
  • tidak pernah punya kotak pensil
  • masuk ruang ujian hanya bawa kartu ujian, bolpen, pensil yang sudah runcing dan tinggal setengah, dan penghapus
  • tidak pernah punya rautan pensil dan selalu pinjem 2 menit sebelum ujian dimulai
  • di ujung pensilnya diukir huruf2 gak jelas (karena pensil 6 sisi, biasanya huruf yang mereka ukir adalah A,B, C,D,E,X)
  • bertampang seadanya
  • sulit ditemukan karena jumlah pengikut tipe ini sangat sedikit

mereka sangat sulit dicari. bahkan kalian mungkin tak sadar bahwa salah satu dari teman kalian adalah pengikut tipe ini. tipe ini memiliki pensil ajaib yang senantiasa menolong mereka untuk mengerjakan soal. mereka tak pernah bersusah payah belajar karena mereka percaya bahwa SOLA FIDE! Iman yang Menyelamatkan.

namun MKM menyarankan untuk mengambil hikmah dari semua tipe. belajarlah dengan giat seperti tipe 1, berkawanlah dengan banyak orang seperti tipe 2, dan ketika ujianmu menemui jalan buntu gunakan pensil ajaib.

Hiking versi MKM

Gunung banyak, sebuah objek hiking yang cukup baik bagi pemula. MKM sudah dua kali ke sana.
Yang pertama adalah bersama dengan anak2 paskibra. Setelah berhasil membuat bendera Merah Putih berkibar dengan tidak terbalik, kami memutuskan untuk mengadakan syukuran besar-besaran di Batu. Dalam acara ini, MKM berperan sebagai pendamping para paskibra (walaupun kerja pendamping juga gak jelas apaan, pokoknya pembaca tahu bahwa MKM orang penting di sana).
Acara malam selesai jam 1 pagi dan kami langsung memulai hiuking jam 4 pagi. Bergaya sok militer dan sok kuat, kami mendaki sekuat mungkin secepat mungkin agar kami dapat melihat pemandangan sun rise yang (katanya) indah.
Ketika kami sudah mulai kehilangan gengsi militer karena kelelahan, mulai nampak kelakuan-kelakuan aneh dari teman2 paskibra. Salah satunya ada satu orang (sebut saja mawar) yang latah. Dan setiap kali ia kaget, ia selalu meneriakkan kata, “AYAM”
MKM berpikir, apa salah AYAM? Kenapa harus AYAM? Kenapa bukan sapi atauy monyet gitu? Apakah ini efek dari restoran ayam kanibal yang mulai terkenal (lihat: https://themkm.wordpress.com/2012/08/22/lebaran-versi-mkm-hari-pertama/).
Untung saja dia gak latah saat bertugas mengibarkan bendera. Gak kebayang kalo dia teriak AYAM saat yang lain nyanyi Indonesia Raya.
Sesampainya di atas, MKM yang kelelahan dan gerah melepas jaket dan merasakan angin yang sepoi-sepoi. Beberapa detik pertama rasanya memang seperti surga, namun setelah beberapa saat, MKM sadar bahwa MKM tidak punya lemak dalam kulitnya untuk menghangatkan tubuh.
MKM menggigil kedinginan. Dan emang dasar jam bodoh, MKM lupa bahwa MKM bawa jaket. Selama 5 menit MKM menggigil dan tidak menggunakan jaketnya. MKM malah berlatih kungfu seraya mukul-mukul angin untuk menghilangkan dingin.
Dan bodohnya, MKM baru sadar bahwa tampak di hadapan MKM sebuah pemandangan yang sangat eksotis, lebih eksotis daripada sun rise. Kabut. MKM menunggu satu jam lagi dan matahari mulai memberikan harapan palsu. Tampak sebentar lalu pergi di balik kabut. MKM menunggu satu jam lagi dan para pendamping dituduh sebagai pemberi harapan palsu yang menjanjikan sun rise yang indah.
Akhirnya kami turun, para paskibra mulai kehilangan harga diri mereka. Mereka turun sambil berlari sambil berkhayal bahwa diri mereka adalah The Flash yang punya kecepatan super. Dan terpeleset adalah hal yang tak terhindarkan.
Pendakian kedua MKM lakukan bersama teman teman kelas RIP (Rolas IPA Papat). Dan suasana pendakian itu benar-benar suram dan dekat dengan kematian. Kalau bersama teman-teman paskibra MKM merasa seperti anggota militer, kali ini MKM merasa seperti anggota tim SAR yang sedang menolong korban banjir. Berkali-kali MKM harus menjadi topangan bagi teman-teman yang kesulitan mendaki.
Saat sampai puncak, MKM merasakan sebuah perasaan yang berbeda dengan pendakian yang pertama. Panas. Serasa seperti di pantai. Matahari menyengat, angina seadanya, dan orang-orang narsis yang sibuk ambil foto.
Akhirnya MKM berjemur di atas. MKM mulai membuat kesimpulan bahwa gunung banyak ini adalah gunung yang galau akan statusnya sendiri. Secara tinggi gunung banyak ini tergolong BUKIT. Lalu kenapa namanya GUNUNG?
Dari nama banyak juga ambigu. Banyak dalam bahasa jawa berarti bebek. Dalam bahasa Indonesia artinya jumlah besar. Lalu mana yang benar? Apakah artinya bebek dalam jumlah yang besar?
Satu lagi yang menjadi bahan permenungan MKM. Ada satu teman MKM yang pernah curhat bahwa ia kehilangan celana dalam di sana. Sudah dua kali ke sana dan MKM belum menemukan barang itu. Bagi pembaca yang ke gunung banyak, jika ada celana dalam pria berwarna biru dengan corak kuning, segera hubungi MKM.

MKM bicara tentang tawuran

Dulu MKM emang jomblo galau yang suka mentertawakan kejombloannya dan menjelek-jelekkan orang yang pacaran. namun semua berubah semenjak si Ea menyerang. sekarang mau apa? mentertawakan kejombloan? kan udah gak jomblo lagi. menjelek-jelekkan orang pacaran? kan MKM juga udah punya pacar. jadi MKM berinisiatif buat cari bahan lawakan lain.

buat nambah uang saku, MKM sekarang dalam proses membuat sebuah novel. semoga aja kelar. dalam pembuatannya MKM browsing tentang beberapa hal.

hal pertama yang menarik perhatian MKM adalah tentang tawuran. tawuran itu bagi MKM keren. kenapa keren? karena hanya dengan bermodal helm, batu kerikil, sama suara yang lantang, kamu bisa masuk TV secara sensasional.

pelaku tawuran seringkali adalah cowo. dan seringkali alasan tawuran itu sangatlah sepele. dari mulai rebutan lahan parkir, rebutan cewe, rebutan bolpen, sampai rebutan tiket konser SM*SH.

kepikiran di otak MKM, mestinya cewe yang lebih sering tawuran. kenapa? karena cewe adalah makhluk yang mudah marah, mudah ngambek, dan mudah cari alesan buat marah dan ngambek. salah satu alesan yang paling sering dipake buat marah: “M”

mungkin suatu saat akan masuk berita di TV ada geng cewe berantem gara-gara pimpinannya lagi”M” terus ga sengaja liat pimpinan geng lain yang juga lagi “M” terus mereka berantem di tengah-tengah barang diskon.

cara tawuran pelajar Indonesia juga khas. kalau orang luar negeri tawuran dengan cara tembak-tembakan atau pukul-pukulan pantang mundur, Indonesia punya tarian khas. langkah-langkah: maju satu langkah, teriak-teriak gak jelas (boleh ngomong apa aja termasuk kampanye dukung Jokowi), ambil batu, maju satu langkah sambil lempar batu, mundur tiga langkah sambil teriak-teriak gak jelas lagi. dan hal itu diulang-ulang terus sampai pak polisi yang kejebak macet sampai di TKP.

berbeda dengan gaya tawuran orang barat yang terang-terangan tanpa pengaman dan bawa senjata api, Indonesia mempunyai satu perlengkapan wajib bagi peserta tawuran. “Helm”

MKM curiga, apa jangan-jangan tawuran di Indonesia sudah ada standarisasinya? dan peserta tawuran mungkin diwajibkan menggunakan Helm dan memiliki SIT (Surat Izin Tawuran). dan ketika kita lihat ada peserta tawuran yang tertangkap, lihatlah baik-baik, mereka pasti gak pake helm.

MKM (akhirnya) punya pacar

ni sekilas perjuangan The MKM buat ngedapetin cewe…

di blog ini panggil aja cewe itu Ea. si Ea ini anak baru di tempat MKM bersekolah. anaknya lucu, baik, walau keras kepala dan kalo udah tidur susah bangun.

pertama kali MKM kenal Ea adalah waktu MOS. MKM yang tidak berhasrat buat ngerjain adek kelas, begitu liat si Ea, langsung tertarik buat dikerjain. (mungkin) sejak itulah benih cinta tumbuh.

MKM yang jadi ketua panitia acara sekolah akhirnya merekrut Ea jadi panitia bagian dekorasi. gara2 itu, MKM sering nemenin Ea kerja sampe sore. pulangnya, MKM nganter Ea pulang. (jalan kaki sih, kan MKM kere)

akhirnya setelah hampir 1 bulan PDKT, MKM memberanikan diri buat mengajak Ea jadian. emang dasar si Ea nya jahat, MKM digantung selama 1 minggu. dalam penggantungan itu, MKM keliatan bego banget. lupa makan, lupa minum, lupa jalan pulang, lupa daratan, dan lupa diri.

seminggu berlalu, MKM yang sok melankolis bacain satu puisi di depan Ea. dengan polos akhirnya Ea menjawab, “IYA”

MKM seneng banget, kegirangan, salting, dan akhirnya pulang dengan wajah tersenyum.

sekarang MKM udah punya pacar bero.

hehe….