Hal yang Ngangenin dari kota Malang

Hi readers, ada yang tahu hari ini hari apa? Hari rabu… yeyeye….!!!! uwuwu!!!! CUKUP KETIDAK LUCUAN INI!

Alun2_Tugu_(2)

nah, hari ini, 1 April 2015 adalah Hari ulang tahun kota Malang yang ke 101. Tepuk tangan buat kota Malang. Kota yang sudah membesarkan MKM hingga sekarang. Dan ternyata emang kota ini ngeselin. Ngambil hari ulang tahun tanggal 1 April. Kan susah kalo waktu acara ulang tahun, Wali kotanya pidato begini, “Selamat malam, hari ini hari Anniversary, tapi bukan Kota Malang, ini aniv-nya anak saya sama pacarnya yang ke 3 bulan. APRIL MOP….”

Pada kesempatan kali ini, MKM mau memperkenalkan kota Malang pada kalian. Lebih tepatnya, apa aja yang bikin MKM kangen sama Malang.

1. Bahasa Kebalikan (Boso Walikan)

Anak gaul Malang, pasti fasih berkomunikasi pake bahasa kebalikan. gimana itu bahasa kebalikan? ya sama aja. mirip sama Selow -> Woles. Malang juga punya. Arek Malang -> Kera Ngalam. jadi ini susah kalo dibanggain. contoh: “Bro… Gua nih…. KERA NGALAM!!!” “Ya lu semuanya lah, Kera, Monyet, Gorila, lu semua tuh!”

2. Pangsit Mie Dempo

Dempo… Sekolah MKM dulu. Di sebelahnya ada Mie ayam paling terkenal se antero jagat raya. Bahkan sebelum perang, Goku sama Freeza makan di sini dulu buat ngisi energi. Ini mie sebenernya biasa aja sih. Tapi suasananya yang enak dan nostalgia, harga terjangkau, ditambah kamu bisa ngeliatin dedek-dedek SMA lagi makan pake rok se paha, Makan di sini akan selalu jadi pilihan utama. Masih ada kuliner-kuliner lain yang enak di Malang. Mungkin one day bakal MKM post di blog. Tapi buat MKM, Pangsit Mie Dempo jadi nomor 1.

3. Car Free Day

Seperti yang sudah ada di kota-kota lainnya, Malang pun punya Car Free Day di hari minggu, tepatnya di Jalan Ijen. Jalan besar peninggalan Belanda itu emang pas banget buat jalan santai. Car Free Day ini biasanya dikuasai oleh 20% pejalan kaki,  10% sepeda, 20 % Mahasiswa penggalangan Dana, 50 % pedagang cemilan. Jadi kalo kalian berusaha diet dengan cara olah raga di Car Free Day, PERCUMA. Terlalu banyak makanan ringan yang enak yang gak akan bisa kalian tolak.

4. Wisata Malang Coret

Malang Coret adalah sebutan orang Malang untuk menamai daerah-daerah pinggiran Malang seperti Lawang, Turen, Pujon, Singosari, dsb (ya daerah-daerah yang Google Maps belum mampu menjamah). Tapi daerah ini adalah penyeimbang buat kota Malang sendiri. Kota Malang yang menjadi kota pelajar dan pekerja, tempat wisatanya ke mana? of course ke Malang Coret. Dulu Batu termasuk Malang Coret, tetapi sekarang dia udah jadi kota sendiri. Kebanyakan di sana, alam masih asri dan sejuk. Tapi kota Malangnya enggak! Malang dingin itu mitos! Malang coret dingin, KOTA MALANG PANAS!

5. Aremania

Ini dia yang bikin Kota Malang semakin dicintai. The Best Supporter of Indonesia, AREMANIA!!!!!! Kota Malang juga sering disebut sebagai Bhumi Arema (Tempat tinggal Arema). Arema sendiri sering ditafsirkan sebagai singkatan dari Arek Malang. jadi kalo mau tanya, “Kamu orang asli sini?” tanya nya lebih keren, “Kamu Arema?” Arema memang sudah jadi identitas penduduk Malang. Kota Malang menyediakan banyak toko yang menjual pernak-pernik Arema, bahkan untuk bayi pun ada. Tujuannya apa? agar anak bisa di”doktrin” Arema sejak kecil.

Orang Malang itu kalo sama sesama orang malang di luar kota, pasti jadinya akrab banget. trus mereka akan tiba-tiba bicara pake bahasa asing, “Wooo…. Umak Arema? Salam satu Jiwa!!! Ngalam’e endi? wah… deket hamur’e ayas….” Orang Malang yang bener-bener Malang, pasti orangnya ramah dan toleran.

Nah. itu tadi hal-hal yang bikin MKM kangen sama Kota Malang. Selamat Ulang Tahun Kotaku. Abah Anton, Kerja yang bener! Ngalam, ayas kangen Umak lop…….

#ShareTheLove #Salam1Jiwa #Shalom1Jiwa

#MKMspoiler 8 – Interstellar

Hi readers, udah sabtu nih …. It’s time for… MKM spoiler!! Well, let’s give a break for marvel thing. You know Christopher Nolan, right? After his entire mind-f*cking movie: Batman begins, The Dark Knight, Inception, The Dark Knight Rises, Man of Steel, and so on, last year, 2014, this genius director gave us another great job. Interstellar.

interstellar3

Here is the trailer.

Interstellar bercerita tentang bumi yang udah rusak. Global warming menyebabkan perubahan cuaca yang sangat mengerikan. Bumi jadi badai banget. Iya, badai, angin topan, tsunami, ulala…

Nah, atas dasar itu, Cooper (Matthew McConaughey) yang dulunya adalah pilot NASA, direkrut lagi oleh NASA untuk melakukan misi ke luar angkasa mencari planet baru untuk dihuni manusia. Ia ditemani oleh Amelia Brand (Anne Hathaway) dan 2 pilot lain. perjalanan ini dirancang oleh Professor John Brand (Michael Caine). Jadi kalo kalian sadar, kalian akan liat ada orang AIDS yang dibawa ke luar angkasa sama Catwoman gara-gara disuruh Alfred (Dallas Buyers Club-Batman).

Tapi buat kalian yang nonton ini Cuma buat liat lagi si maha sexy Anne Hathaway jadi seperti yang dia lakukan dengan Catwoman, kalian kurang beruntung. Di sini Anne Hathaway berperan jadi astronot. Jadi dari awal sampe akhir dia pake baju astronot. Buat pencari tonjolan-tonjolan, makan tuh tabung oksigen!

Perjalanan ini dimulai dengan anomaly grafitasi yang ada di rumah Cooper, tepatnya di kamar putrinya, Murphy Cooper (Mackenzie Foy), dibarengi munculnya wormhole di dekat saturnus. Di sini, Mackenzie Foy menebus perannya di Breaking Dawn sebagai anak vampire yang gitu-gitu aja dengan memerankan anak pilot NASA yang sangat terikat pada ayahnya. Kedekatan antara Cooper dan Murphy inilah yang akan menyayat hati penonton dari awal hingga akhir.

selain manusia itu, ada juga CASE (Josh Stewart) dan TARS (Bill Irwin). robot berbentuk kotak. literally kotak. bayangin aja ada kulkas yang bisa ngomong jayus ke kamu. kerennya robot ini bisa berjalan dengan mengubah bentuknya yang kotak-kotak itu.

Cooper menjalani perjalanan dalam relativitas. Tau relativitas kan? Ya. Semacam 1 menit di planet A sama dengan berapa tahun di bumi. Jadi buat kalian yang bingung gimana cara ngelupain mantan, pergi aja ke luar angkasa. Cari planet yang waktunya berbanding jauh sama bumi. Jadi kalian pergi sebentar, balik-balik mantan kalian udah mati.

Baru beberapa hari Cooper di luar angkasa, dia sudah mendapatkan rekaman surat dari bumi setelah beberapa tahun. Dan gara-gara surat inilah, penonton akan dibikin sangat sedih dan dipaksa menyeret kesedihan ini dari pertengahan hingga akhir cerita.

Di luar angkasa, Cooper bertemu dengan astronot yang lebih dahulu mengamati planet baru itu, Dr. Mann (Matt Damon). Yup, buat pengikut Bourne Trilogy, ini dia your favorite Jason Bourne! Tapi sayang dia gak melakukan aksi laga seseru di Bourne Trilogy. Dia Cuma pukul-pukulan kucing sama si Cooper. Tau pukul-pukulan kucing kan? Ya pukul-pukulan yang terjadi antara dua cabe-cabean yang rebutan posisi bonceng 3 di sepeda motor.

Film ini ditutup dengan Cooper yang tersesat di black hole. Dan ternyata, selama ini Cooper lah yang kembali ke masa lalu dan membuat kelainan grafitasi pada rumahnya. Dia membuat pesan buat Murph yang akhirnya membuat Murph bisa merumuskan teori manipulasi grafitasi yang akhirnya bisa menyelamatkan dunia. Jadi kalo grafitasi Murph ini bener-bener diaplikasikan, setiap kali kita nyanyi, “Cicak-cicak di dinding…” anak kita akan nyela, “Pah! Itu manusia!”

Well, film ini menang Oscars buat The Best Special Effect. Dan bener, penggambaran planet lainnya itu bener-bener real. Kerasa banget kayak di luar angkasa, gak dibikin-bikin. Well itu dibikin sih, tapi kerasa real.

Atas prestasinya yang luar biasa, dan plotnya yang sangat mind-blowing, dari 1 sampe 10, this movie deserve 9. Highly Recommended!

Satu hal yang menarik dari film ini. Ilmuwan bilang, Wormhole dan Blackhole tidak mungkin tercipta kalo bukan diciptakan. Tapi di film ini, awalnya mereka percaya kalo ada kekuatan lain yang ingin membantu manusia sehingga kekuatan itu menciptakan Wormhole. Tetapi nyatanya, orang yang membantu manusia adalah Cooper sendiri. Lalu, siapa yang menciptakan Wormhole? God. God will never abandon human, His creation. Trust in Him. He can make anything possible.

#Shalom1Jiwa #ShareTheLove

Ngomong dari belakang

Hi readers, taukah kalian bahwa beberapa orang di dunia ini punya hobi buat ngomong dari belakang? jadi ya gitu, mereka ngomongnya pake pantat. jadilah ngomong dari belakang… yuhu….

(cukup. hentikan ketidak lucuan ini)

Nah. ngomong dari belakang itu adalah kebiasaan orang Indonesia. Orang Indonesia itu masih susah buat mengkritik orang lain. Katanya, “ntar sakit…” bullshit. emang kalo cewe cantik nolak cowo jelek mereka bakal mikir, “ntar sakit…”? nggak! mereka mikirnya, “Nggak punya cermin nih orang….”

Seperti yang udah MKM katakan di artikel kemaren, orang yang hobi ngomongi orang lain dari belakang itu pengecut! Indonesia butuh orang-orang jujur yang berani melawan yang salah. Tapi mana? pemuda Indonesia aktifnya di sosmed doang, gak bisa aktif di dunia nyata.

Dan yang kasian dari kebiasaan ini siapa coba? Dosen! Dosen itu makhluk serba salah! Dateng ke kelas salah, “Yah… bapaknya kog dateng sih… kan males kuliah.” Gak dateng kelas pun salah, “Dasar Dosen makan gaji buta… berani dia bolos saat mahasiswanya gak bolos…”

30ahtenane

ada mitos mengatakan kalo lidah kita kegigit, berarti ada orang yang ngomongin kita dari belakang. Kalo mitos ini benar, semua dosen di dunia ini pasti menderita pendarahan di mulut. #MKMlogic

Ada lagi mitos, kalo kita bersin, itu artinya ada yang ngomongin kita dari belakang. Kalo mitos ini benar, semua dokter akan terindikasi Demam Berdarah atau bahkan Ebola. #MKMlogic

Ada lagi mitos, kalo kamu mimpiin orang, berarti orang itu tadinya abis ngomongin kamu. Anggaplah mimpi 1 jam tentang orang itu, dosen ngajar 3 kelas, masing2 20 orang. Mungkin Dosen ini gak akan pernah bangun dari tidurnya. #MKMlogic

Sebagai calon guru, MKM mengusulkan adanya pelatihan supernatural untuk para guru dan dosen. Pelatihan ini dilakukan agar guru dan dosen memiliki kemampuan super yaitu: Overheard (atau dalam bahasa aslinya: nguping). jadi skillnya gini, setiap ada yang ngomongin mereka dari belakang, guru/dosen ini bisa tau apa isi omongannya. nah skill ini banyak manfaatnya:

1. Membantu mahasiswa menyalurkan aspirasi

Banyak mahasiswa yang gak enakan buat mengkritik dosen. Evaluasi dari yayasan pun tidak ditanggapi dosen dengan serius. Maka cukup dengan ngomongin dosen dari belakang, aspirasi mahasiswa itu akan sampai ke otak dosen. misalnya, “Dosennya Ta* lah… masa ke kelas cuma bacain slide doang…” Nah siapa tahu Dosennya tergerak. Pertemuan selanjutnya dia gak cuma bacain slide, tapi dia bacain slide dan bacain textbook.

2. Memelihara kestabilan memori

Dosen itu makin lama makin tua dan makin pikun. Dengan otak yang dipaksa menerima informasi secara mendadak, otak akan dipaksa untuk berolahraga. maka resiko kepikunan bisa diperkecil. apalagi dengan hal ini, Dosen dipaksa untuk mengingat siapa yang ngomong itu buat dikurangin nilainya.

3. Mempererat tali persaudaraan alumni

berapa guru yang ketika si siswa udah lulus, dia lupa sama nama siswanya. Sedangkan guru akan selalu diingat oleh murid. Kan kesel kalo si siswa yang udah jadi alumni ini ketemu lagi sama gurunya dan menyapa gurunya tapi gurunya gak kenal. Dengan kemampuan ini, guru akan selalu terngiang tentang siswa yang pernah ngomongin dia dari belakang itu, “Ini nih… ini yang dulu nyumpahin aku gak masuk kelas gara-gara macet terus sakit jantung di tengah jalan… mahasiswa laknat!”

Nah. gimana? sudah saatnya memberdayakan para paranormal yang sudah kehilangan pekerjaan karena REG (spasi) Ramal sudah tak laku lagi. jadikanlah mereka pengajar untuk para calon dosen dan calon guru. semoga skill ini bermanfaat.

Dan buat kalian yang hobi ngomongin orang dari belakang… dikurangi… jangan sering-sering… enak sih, tapi kalian juga harus melakukan sesuatu untuk merubah keadaan. (tapi kadang emang ada keadaan yang enak diomongin, ngeselin, tapi kita gak mau itu berubah). So. Enjoy your life. Don’t disturb another life.

#ShareTheLove #Shalom1Jiwa

Fight Racism!

Hi readers, beberapa hari yang lalu BEM UPH baru aja merayakan hari diversity. Bagaimana perayaannya? Biasa aja. Hampir gak kerasa. Cuma kerasa posternya doang. Sama kayak Indonesia, katanya udah merdeka, tapi sampe sekarang rakyat masih dijajah bangsa sendiri. But anyway, nice try BEM… Nice try….

MKM sendiri punya pengalaman tentang diversity di UPH. Sebelum MKM cerita, MKM kasih backgroundnya dulu ya. UPH itu Universitas Pelita Harapan, tempat MKM kuliah. Udah banyak artis yang masuk ke Universitas ini, tapi sedikit yang lulus dari sini.

UPH emang tempat orang kaya kuliah. Uang kuliahnya emang mahal. Dan itu setara sama kualitas. makanya ada guyonan jalanan bilang, “UPH: Uang Papa Habis, Universitas Penguras Harta.”

Di satu sisi, UPH bikin program beasiswa 100% buat calon guru. Nah, MKM salah satunya. MKM emang punya kecerdasan matematis yang luar biasa dan emang pingin jadi guru. Target MKM sendiri adalah biar bisa mengajar di sekolah Internasionalnya UPH. tetapi banyak temen MKM (sebagian besar) adalah orang-orang dari keluarga gak mampu dari daerah terpencil yang sengaja dididik oleh UPH untuk dikembalikan ke daerah-daerah dan akhirnya mencerdaskan kehidupan bangsa.

Nah, di sinilah muncul sebuah kesenjangan sosial. Yang anak beasiswa merasa gak layak bergaul sama anak regular. yang anak regular merasa awkward bergaul sama anak beasiswa, malah ada beberapa yang jijik. literally jijik… bahkan ada anak regular yang kalo ketemu anak beasiswa langsung nyebut, “pahit… pahit… pahit…”

Suatu hari, MKM pulang kuliah sore. MKM naik lift bersama dengan beberapa anak beasiswa lain. Lift masih bisa diisi 3 orang lagi. trus lift berhenti tepat di depan gerombolan anak regular. apa yang mereka lakukan? mereka benar-benar gak mau masuk. Bahkan satu temen mereka didorong-dorong biar masuk lift, dan si kampret ini teriak dengan lantang, “gak… gak mau!” Semua diam dan akhirnya lift tertutup dan turun. Keluar dari lift, beberapa teman MKM ngomongin si kampret yang tadi, “itu anak anjing banget sih… kalo emang jijik sama kita biasa aja dong… dikira kita gak jijik sama dia..?”

Nah, ini yang salah siapa? anak regular atau anak beasiswa? anak beasiswa lah…. kenapa tadi gak keluar aja dari lift terus gampar si kamret itu? kenapa harus ngomong dari belakang, pengecut?

MKM sih gak tersinggung sama perlakuan si kampret itu. MKM mikirnya emang si satu ini punya kelainan kayak claustrophobia atau schizophrenia yang membuat dia gak bisa deket sama orang banyak.

So, racism will still exist if we are not taking this seriously. I have some tips:

1. Berani Melawan

Kalo kamu dikatain orang, “Cina anj*ng..!” bales aja, “Ambon bangs*t!!!” atau kalo emang gak tau dia suku apa, “Apapun suku lo, BANGS*T!!!” kenapa? pertama, kepuasan pribadi. kedua, orang-orang di sekitarmu sadar kalo rasisme itu ada dan gak baik dan harus dihentikan. orang tua yang mendengar teriakanmu pun pasti langsung ngomong ke anaknya, “jangan tiru kakak itu ya nak…” gak perlu kalian bikin poster kebersamaan antar suku yang akhir-akhirnya cuma dipandang sebagai bullshit. Show the world the reality. You will die as a hero dude!

2. Jangan generalisasi

Do not judge anyone else by their race. Gak semua orang papua bego. Gak semua orang jawa ndeso. Gak semua orang cina kaya. Well, most of the do, but “almost is never enough” to judge someone right? hinaan di atas gak kalah jahat sama hinaan ini: “Muslim itu teroris.” kalian gak akan denger ini di Indonesia, karena di sini Muslim jadi mayoritas. Kalo emang kalian gak suka sama mereka, gak sukalah karena apa yang mereka lakukan, jangan gak suka sama sukunya. kasih tau mereka kalo mereka salah. Misal kamu liat ada orang dayak jalan sama kamu bau badannya dia gak enak. ya kasih tau, “Bang… badan lu bau banget… besok-besok pake deodoran kek.” Kalo orangnya tersinggung dan malah memaki kamu, lakukan tips nomor satu, “DAYAK ANJ*NG!

3. cari temen sebanyak mungkin

Kalo udah temen, kamu mau bilang apapun ke dia, dianya gak akan marah. Sering kan kita ngobrol, terus ada temen kita becanda tapi gak lucu, kita jadi sok rasis, “Apasih Nias! selera humor kampungmu serendah itu ya?” Dan gak ada yang tersinggung? why? karena kita tau itu becanda. kita tau kita teman. Kalo ada pertemanan yang tidak saling memaki, ada yang salah dengan pertemananmu.

4. belajar budaya daerah lain

Fungsinya apa? pertama, Setiap daerah pasti punya makian daerah. seperti Jawa dengan “janc*k” nya, atau kalimantan dengan “tike*” nya. Jujur aja, daerahmu pasti juga punya. kedua, kamu jadi bisa bedain dengan sekali liat dia suku apa. MKM berani bertaruh, dari antara pembaca pasti cuma sedikit yang bisa bedain orang ambon, orang flores, dan orang papua. jujur, MKM pun gak bisa. they are like the same. nah, dari dua fungsi di atas, kamu akhirnya bisa menerapkan tips nomor 1. Ketemu orang yang ngeselin, maki aja dia pake makian daerahnya dia. MKM jamin dia gak akan bales, dia malah akan terharu, “kamu ngingetin aku sama kampung halaman ku..” akhirnya kamu nambah temen baru (tips no 3). Dan kalo dia ngeselin, kamu bisa kasih tau salahnya dia di mana (tips no 2).

Jadi gimana guys? berani melawan rasisme? Inget, Indonesia baru bisa merdeka saat semua pemuda dari banyak suku berbeda berkumpul dan sepakat bahwa kita berbangsa satu, bangsa Indonesia.

#Shalom1Jiwa #ShareTheLove #DieRacist well,

#SeninRohani – Nyari Tuhan ah….

Hi Readers, pernah denger temenmu bilang gini gak? “bro, aku ke gereja dulu. Nyari Tuhan.” Syiiiitt…. Tuhan dicari men… itu gimana? kamu dateng ke gereja, liat di bawah bangku, ketemu Tuhan terus bilang, “Ketahuan…. sekarang kamu yang nyari…” dikata petak umpet.

MKM sebenarnya benci banget sama klausa ini. ini agaknya menyamakan Tuhan dengan tukang gorengan gitu. “Anjir… gua laper nih… cari gorengan ah…” Ya sama… “Anjir… kerohanian gua kering nih, cari Tuhan ah….” ngeselin banget. Dikira Tuhan tukang semprot kerohanian?

Kayaknya manusia belum sadar kalo manusia itu sebenarnya gak punya kemampuan buat nyari Tuhan. serius! Setiap kali manusia “nyari Tuhan” seringkali yang mereka temukan bukan Tuhan, tapi malah keegoisan diri. Jadi gitu, doa awalnya, “Tuhan maha baik, maha penyayang…..” dan seterusnya. mungkin ada juga yang doanya gombalin Tuhannya, “Oh Tuhan, Kau bagaikan bulan…” trus Tuhan jawab, “Kan yang nyiptain bulan GUA! kenapa GUA dimiripin ama ciptaan GUA sendiri? ngeselin nih makhluk!” dan segala gombalan itu nanti hanya sebagai embel-embel untuk masuk pada perkara sebenarnya, “Tuhan…. aku udah lama sendiri, temukan aku dengan jodohku…” Get a life mblo!

anyway, Kita gak akan pernah bisa ketemu sama Tuhan kalo bukan Tuhan yang dateng ke kita. Kita gak akan pernah bisa mengenali Tuhan kalo bukan Tuhan yang menyingkapkan dirinya pada kita. Lalu yang bener gimana? Yakinlah bahwa Tuhan ada di pintu hatimu mengetuk setiap hari dengan senyum-Nya yang menyejukkan. agak creepy sih kalo dibayangin. apalagi kalo buat yang Kristen harus ngebayangin pria berjenggot ketuk2 di depan pintu rumahmu sambil senyum sepanjang hari. Well, Yesus gak semenyeramkan itu teman-teman. yang Dia bawa bukan ketakutan tapi kedamaian.

Nah, tapi dia gak mungkin masuk ke hati kita dengan kondisi hati kita penuh dengan urusan kita. Cara paling baik agar kita bisa bertemu Tuhan adalah dengan mematikan keegoisan diri. Saatnya untuk memberi diri untuk Tuhan dan sesama. Tolonglah orang dengan tanpa berharap imbalan, tanpa berharap pahala. kasihilah orang karena kalian tau betapa menyenangkannya untuk berkorban demi orang lain. Bukan biar kamu dapet gaji atau biar kamu masuk surga.

rasa damai saat harus berkorban itu gak mungkin datang dari otak manusia yang serakah. Itu datang dari Tuhan. so, let’s kill our egoism. let’s meet God.

#Shalom1Jiwa #ShareTheLove

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 41 other followers