Review Buku: Tanpa Senja oleh Algonz Dimas Bintarta Raharja

Hi readers. Kegagalan sebuah bangsa ditandai oleh keengganan masyarakat untuk membaca dan ketakutan masyarakat untuk menulis. Itulah mengapa kali ini MKM mau mengapresiasi seorang sastrawan muda. Review ini semoga bisa membangkitkan semangat sastrawan muda yang lain untuk terus berkarya.

Sebenernya kalo gak kenal yang nulis juga MKM males bikin reviewnya. Aloysius Gonzaga Dimas Bintarta Raharja biasa dipanggil Dimas, atau Samid. Tidak biasa dipanggil sayang. Katanya ia tak suka memonopoli cinta. Padahal aslinya emang gak laku aja.

Samid adalah teman MKM waktu SMA. Samid jadi salah satu orang yang memperkuat MKM dalam berkarya. Karena Samid, MKM jadi makin sadar kalau sastra bukan hal konyol yang sekedar menye-menye. Dan Samid adalah bukti nyata kalau cinta memang buta, tapi ganteng dan kaya itu perlu. Biasanya yang gak punya dua itu bikin puisi, trus nerbitin buku.

Tanpa Senja adalah sebuah buku kumpulan puisi sebagai refleksi hidup Samid. Kalau ingin tahu seperti apa, bayangkan saja gaya bahasa romantis milik Sapardi Djoko Damono yang disisipi ide-ide budaya Jawa dan Nasionalisme dari Sudjiwo Tejo.

Ini adalah pembukaan buku Tanpa Senja:

“Untuk mereka yang bebas berpikir, bergerak, dan berani lepas dari jerat kemarjinalan rindu….”

Aturan pertama dari buku sastra yang bagus adalah jangan kenal sama yang ngarang. MKM kenal deket sama Samid. Dan otomatis setelah baca kalimat ini otak MKM bilang, “Tai, Mid!”

Kata-katanya bagus, tapi jadi gak masuk karena ya kita gak bisa merasakan betapa seriusnya ia menulis ini sehingga otak kita otomatis bilang, “Apaan sih lu, tong!”

MKM lanjut. Buku ini dibagi jadi tiga bagian: Waktu, Perjalanan, Idealisme. Entah benar atau salah, tapi MKM memaknai Waktu sebagai kumpulan puisi-puisi rindu yang tak didukung oleh Waktu. Perjalanan adalah kumpulan puisi Samid yang sering traveling sebagai refleksi Perjalanan hidupnya. Idealisme adalah bagaimana Samid melihat dunia yang ia kenal sekarang, dari sekitar, hingga Negara.

Ada beberapa nama yang tak berubah seperti Dinda, Tantri, Mas Arya. Dan setiap kali menggambarkan manusia, Samid menggambarkannya dengan penuh kesederhanaan, tidak mewah, tidak berlebihan. Mungkin memang karena latar belakang Samid yang bukan dari keluarga kaya. Coba kalo Samid kaya, pasti gak bikin buku puisi, tapi bikin buku kiat-kiat sukses start-up bisnis online.

Beberapa nama Kota juga konsisten dibicarakan. Oslo dan Purwokerto misalnya. Oslo adalah ibukota Norwegia. Mungkin kalian yang baca pertama kali akan mengira bahwa Samid terjebak antara cinta dan kesenjangan sosial. SALAH! Samid cuma lagi mimpi jadi Dewa Nordic: Thor anak Odin.

Tapi MKM dan Samid seide tentang cinta. “Mencintaimu adalah ketidakharusan yang selalu melolong ingin disegerakan.” Andaikan setiap orang yang jatuh cinta berhenti egois lalu kembali pada hakikat cinta yang sebenarnya yaitu memberi diri.

Samid sudah sering melihat dunia dari berbagai sudut pandang. Salah satu efek positif dari membaca buku Tanpa Senja adalah kita bisa melihat dunia dengan lebih positif. “Tenanglah jika kau percaya bahagia itu ada.”

tanpa-senja-depan

“Aku hanya menunggu di antara sela kecil yang berimpit

Dalam sudut sempit yang hanya bernilai tanpa terlihat.”

“Aku selalu menantimu di limit terkecil yang kau buat….”

Rupamu, Mid! Asyu!

Ayo kita jawab penantiannya dengan membeli bukunya. cuma 50 ribu. Ayo dukung seniman-seniman muda untuk terus berkarya.

Kalian bisa pesan di bukalapak atau di indie book corner

Selamat membaca.

 

Harga Cabai Naik, Itu Artinya…..

Nah, judul di atas itu namanya Clickbait. Ini bikin orang penasaran, apasih isinya. padahal isinya juga gak penting. udah, close aja. lanjut belajar!

Well, sekarang MKM mau bicara fakta: Sekarang harga cabe naik jadi 100ribu per kilo (ya sekitar itu lah)

Banyak orang jadi gak bisa tidur. “Oke bu, bapak gak akan tidur. Nanti 3 jam lagi ibu bapak bangunin, kita gantian. Pokoknya cabe kita gak boleh diambil tetangga.”

Tukang gorengan juga jadi sensi, “Waduh mas. Beli gorengan Cuma satu, ngambil cabenya sepuluh. Lidahmu kapalen mas? Sini lidahmu tak korek biar kepanasen terus!”

Sebenarnya melalui matematika ekonomi, ini semua lumrah. Ini karena jumlah manusia semakin banyak dan jumlah bahan makanan semakin sedikit. Overpopulasi itu nyata teman-teman!

Over populasi nyata dan apa yang kita lakukan? Bikin anak terus! Kayak kucing.

Pemerintah bikin slogan dua anak cukup. Pemerintah lupa kalo yakult juga bilang Cuma boleh minum dua. Tapi yakult yang nikmatnya Cuma 10 detik aja bisa kita langgar, apalagi yang nikmatnya sepuluh menit?

Malah ada yang punya semboyan banyak anak banyak rezeki. Dari mana? Nyekolahin anak itu mahal, belum kalo dia masuk ke sekolah sok gaul yang anak-anaknya kalo 17 tahun harus party. Kalo gak party dia akan dikucilkan dari pergaulan. Maka semboyan yang bener itu banyak anak banyak utang!

Yang bilang banyak anak banyak rezeki cuma orang tua psycho. Ini orang tua yang investasi banyak anak biar bisa dijual ke black market. “Wah, anakku sudah besar. Saatnya dijual organ-organnya!”

Kalian boleh bilang MKM gila tapi, kita butuh kiamat. Lebih tepatnya, kita butuh diserang zombie banyak kayak di walking dead atau resident evil. Dengan begitu, populasi akan berkurang drastis. lalu kita jadi lebih sayang sama makanan.

Liat kita sekarang. Makanan dibuang-buang. Makanan sisa dikasih ke anjing. Kalo zombie menguasai dunia, kita gak akan berani nyisain makanan. Justru kita akan makan anjing kita.

Kalian pikir orang yang makan anjing itu jahat, jorok, kafir, immoral? Enggak! Kami bersiap untuk akhir dunia.

Semakin banyak warung sambel, semakin dekat kita pada zombie apocalypse. selamatkan bumi kita!

Liburan sudah mau habis

Menyadari bahwa Libur udah mau abis itu emang susah diterima. Sama susah diterimanya kayak menyadari bahwa Dj Butterfly 36 adalah wanita sexy dari Thailand. Ya. Thailand. menyesallah kalian lelaki yang suka mesumin dia di Instagram.

Kita menyesal karena apa yang kita lakukan. salah. Kita menyesal karena apa yang tidak kita lakukan. Atau mungkin keduanya. Ribet ya? ya emang gitu. Kayak matematika, teorinya ribet. Baru jelasnya kalo udah masuk ke contoh soal.

Maka MKM akan kasih contoh. Liburan.  Liburan kita sesali karena apa yang kita lakukan hanya bobo manis di rumah (which is sebenarnya perlu karena kerja, kuliah, sekolah, susah banget dapetin itu). Liburan kita sesali karena kita belum sempat nyobain wisata alam yang lagi hits di Instagram.

MKM paling gak bisa paham sama orang yang mau buang duit, tenaga, waktu buat ke pantai. Kamu berjuang segitu hebatnya cuma buat liat air. dan kerumunan orang. Udah gitu airnya asin. Makin asin karena ketumpahan keringet orang-orang yang kepanasan di situ.

Gimana? Udah ngerti karena contoh di atas? Masih belum? Coba cari bacaan lain. Blog ini kayaknya terlalu cerdas untukmu. Coba baca bobo.

Pemerintah kasih fasilitas cuti bersama agar rakyat bisa libur. Libur harus digunakan semaksimal mungkin. Jangan cari liburan yang bikin kamu tambah capek dan bete. Sebenarnya hal paling baik untuk dilakukan pada saat liburan adalah pergi pijit. atau yang lebih ekstrim, cobain Chiropractic (gini kalo gak salah nulisnya), terapi yang bisa bikin tulangmu bunyi semua. semacam ngebenerin letak persendian.

Well, MKM pernah potong rambut yang menawarkan jasa pijit. di ending pijitannya, mas-mas berperawakan bak preman yang mijit MKM mulai melakukan chiropractic pada leher MKM. Pernah lihat adegan film action di mana jagoannya matahin leher kroco-kroco penjahat? Nah. Itu dia. MKM takut banget. Dia putar sedikit leher MKM. “KRAK” Oooooh….. MKM ketagihan chiropractic!!!!!

Kalau memang kamu bingung harus habisin liburanmu dengan apa. coba ganti pertanyaannya dengan ini: “Dengan siapa kamu harus habiskan liburanmu?”

Liburan akan berkesan ketika kamu bersama orang yang kamu cintai.

Tapi liburan akan lebih berkesan lagi ketika kamu bisa berbagi kasih ke banyak orang. Dengan apapun yang telah Tuhan kasih ke kamu.

MKM Dikira Teroris

Hi readers. Tahukah kalian bahwa Indonesia termasuk penghasil terbesar makanan khas natal. Yang dari namanya aja udah natal banget. Yak! Natal de coco.

*Kalo MKM begini terus bercandanya, apakah blog ini masih akan dibaca netizen?

Natal tahun ini adalah natal paling berkesan buat MKM. Yak. Ini adalah natal pertama MKM setelah di-DO. Sengaja natal tahun ini menghindari keluarga besar karena takut ditanya, “gimana kuliahnya?”

MKM memilih untuk menutup diri di natal tahun ini. MKM pergi misa natal sendirian. Sengaja ke gereja yang lain dari biasanya biar gak ada yang kenal MKM dan sok nanya kabar. Orang lain pake baju baru yang rapi, MKM cuma pake jaket item. Ah. Yang penting hatinya.

MKM sudah dapet tempat duduk di gereja. Ibadah sudah mulai beberapa menit. Tiba-tiba seorang polisi datang menghampiri MKM. Dia tanya, “Mas, bukan orang sini ya? Boleh kami cek tasnya?”

FAAAK!!!! MKM DIKIRA TERORIS!!!!!!!

MKM sadar sih rupanya dandanan MKM emang kayak teroris. Bawa ransel item gede, pake jaket item, brewok ke mana-mana. Mungkin ini alasan utama kenapa MKM dulu Drop Out dari Universitas Kristen.

Awalnya MKM malu. Tapi lihat orang-orang mulai panik, MKM menikmati ketakutan mereka. Tiba-tiba orang-orang ibadahnya jadi lebih khusuk. Mereka merasa itu ibadah terakhir mereka.

Di sebelah MKM ada anak kecil. Awalnya dia main PSP, gak merhatikan misanya. Ketika MKM digrebek polisi, anak itu langsung matiin PSPnya. Dan dia gak berani lihat MKM. Akhirnya MKM duduk, deketin kepala sedikit ke arah anak itu. Terus, MKM doa pake Bahasa Arab.

“Allahuma lakasumtu, wabika amantu, al maida lima satu….”

Semua orang takut lihat MKM. Padahal polisi udah balikin tas MKM yang rupanya isinya cuma Al-Kitab. Mungkin karena MKM pake jaket. Orang-orang kayaknya takut kalau di balik jaket MKM ada bom. Ya udah, pelan-pelan MKM lepas resleting jaket MKM sambil pura-pura kepanasan.

Setelah misa, MKM sempatkan diri untuk ngobrol dengan pasukan keamanan di depan gereja. Kami ngobrol tentang sistem keamanan di gereja, juga Indonesia secara luas mengingat kegiatan terorisme yang marak. Lalu ada orang gereja yang nyeletuk begini, “Masnya ini tadi bikin tanda salibnya lancar. Nyanyi juga hafal. Kami merasa aman.” SIAL… SEJAK TADI RUPANYA MKM DIAWASI!!!!!

Ah. Setidaknya, orang-orang ini tadi benar-benar memikirkan keselamatan jemaat. Apalah kami yang memikirkan natal hanya masalah mau wisata ke mana dan pakai baju apa. ini bentuk natal yang benar. Memberikan semangat natal untuk melayani orang lain.

Selamat Natal.

img_20161224_183019

Ini Pak Tri Andoko, yang hampir “nangkep” MKM. Semoga anaknya sekeren bapaknya dan gak serandom MKM.

kalian tau gak sih kalau MKM punya ig:@aditmkm? Kenapa kalian tidak follow?

Surat Terbuka Untuk Sari Roti

Kepada Sari Roti.

Mengapa Roti Double Soft di daerah saya sulit sekali ditemukan? Setiap kali saya ke Alfamart, atau Indomaret, Double Soft selalu habis. Kadang ada, tapi tinggal satu. Padahal Roti itu enak sekali. Kasihan para jomblo yang membutuhkan sentuhan lembut rotimu. Sulit carinya.

Masih tentang produk roti tawar double soft. Teksturnya begitu lembut, hal ini membuat pelanggan kalian curiga. Tolong diklarifikasi. Apakah double soft ada hubungannya dengan softex?

Saya juga menyesalkan keputusan pihak Sari Roti untuk membuat roti sobek hanya berisi 4. Sungguh hal tidak berpihak pada power rangers. Power rangers yang beranggotakan 5 orang sungguh tidak bisa menikmati roti ini secara kekeluargaan. Saya harap Sari Roti bisa meniru apa yang dilakukan Yakult yaitu membuat satu pak isi 5.

Karena keputusan kalian ini, ranger hitam sering tidak dapat jatah roti. Tolong klarifikasi. Apakah ini bentuk rasisme terhadap orang hitam?

Tetapi saya mengapresiasi Sari Roti karena sudah mau memunculkan produk-produk dengan rasa Srikaya. Di tempat saya, Sri miskin. Hanya dengan sari roti, Sri bisa jadi kaya.

Saran saya untuk Sari Roti adalah mengganti segel yang kotak yang biasa dipakai untuk menutup plastik rotinya dengan karet gelang. Sungguh karet gelang lebih dibutuhkan oleh anak kos-kosan daripada segel kotak. Karena dengan karet gelang kami anak kos bisa mengikat indomi yang hanya kami makan setengah (untuk dibikin lagi besoknya).

Saran terakhir, abaikan saja berita miring tentang perusahaan Sari Roti. Cukup perbaiki kualitasmu, Sari Roti. Cukup rebut kembali kepercayaan kami terhadapmu dengan rasa.

Tertanda,

Pecinta roti yang juga gak peduli dengan aksi 212.

Adit MKM